
Zahfapun pulang dengan menaiki Scoopy kuning kesayangannya. Sesampainya di rumah keluarganya.
" Assalamualaikum mah yah Kaka Zaza yang cantik pulang" teriak Zaza di ambang pintu
" waalaikumsalam heh Lo udah pulang?" tanya ka Dinda menghampiri Zahfa
" lah ini buktinya apa ka " ucap Zahfa
" oiya mamah mana ka?" tanya Zahfa lagi
" lagi ke pasar beli keperluan dapur " ucap ka Dinda
" tumben amat tuh mamah," ucap Zahfa sambil duduk di sofa ruang keluarga.
" kata mamah si,nanti bakal ada tamu ke rumah kita dek" jelas ka dinda
" ohhh, yaudah ka gue ganti baju dulu ya lengket ini" ucap Zahfa
" sono noh punya Ade jorok banget deh" ucap Ka Dinda
" wleeee jorok juga masih cantik ka" ucap Zahfa menjulurkan lidahnya "dah" melambaikan tangannya menuju ke arah kamarnya
Ka Dinda hanya menggelengkan kepalanya.
Tiba-tiba dari arah pintu mamah Lia Rachman.
" Assalamualaikum ka, bantuin mamah dong bawain ini" ucap mamah Lia
" waalaikumsalam,sini mah kita bawa ke dapur " ucap ka Dinda menghampiri mamah
" si bontot kemana nih, seharusnya dia udah pulang?" tanya mamah Lia
" udah mah, dia lagi di kamarnya" ucap ka Dinda.
mamah Lia dan ka Dinda pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan.
Kamar Zahfa
Zahfa mengganti bajunya dengan pakaian santainya, diapun melirik ke arah ponselnya yang berwarna gold itu.
" Hm, apa cuman gue yak yang ngarepin dia" gumam Zahfa " gue harus bisa lupain, semangat zahfaaa" ucap Zahfa menyemangati diri sendiri.
zahfapun meninggalkan kamarnya menuju dapur.
" mah lagi buat apaan?" tanya Zahfa
"buat makanan lah nanti kan ada tamu spesial" ucap mamah Lia
__ADS_1
" mah siapa sih kepo nih Kaka" ucap ka Dinda
"palingan temen-temen mamah yang arisan itu kan" selidik Zahfa
" suudzon Mulu nih sama orang tua, daripada kalian ngoceh nggak jelas disini, mending kalian siapin baju buat ntar, biar mamah sama bibi yang buat makanan, hush hush " jelas mamah Lia
" yaudah by kalo gitu mamah tersayang" ucap Zahfa. " by mah " ucap ka Dinda.
" assalamualaikum mah ayah pulang" ucap ayah Daniel
" waalaikumsalam eh ayah " ucap mamah Lia menghampiri dan menyalami tangan sang suami
" mana anak-anak mah" tanya ayah Danil
" di dalem kamar nya?" ucap mamah Lia
" gimana sama keluarga pak Husain? ,jadi kan kesini nya?" tanya mamah Lia
" katanya jadi, kita tunggu aja mah" ucap ayah Daniel
flashback on
" pak Danil saya memperhatikan Al dengan anak pa Danil Zahfa kayanya mereka lebih dekat deh" ucap ibu Laila
" oh masa sih Bu" ucap pak Danil sambil tersenyum
" bagaimana kalo kita jodohkan mereka berdua pak Daniel Bu Lia " ucap pak kiyai Husain
" kalo masalah itu gampang yang terpenting kebahagiaan mereka berdua yang utama," jelas Bu laila
" kalo mamah sih nurut-nurut aja hehe" ucap mamah Lia sambil tersenyum
" kalo gitu Minggu depan kita ke rumah pak Daniel ya, kita akan membahas persoalan ini" ucap pak kiyai Husain
" iya silahkan pak kiyai, suatu kehormatan bagi saya" ucap pak Daniel dengan ramahnya.
flashback off
di kediamannya rumah pak kiyai
" mah,bi beneran kalian mau ngejodohin Al sama Zahfa" ucap Al di ruang keluarga
" iya nak Abi sama mamah udah ngerencanain ini semuanya" jelas pak kiyai
" bagaimana kalo Zahfa menolak bi, lagian Al dari acara kemaren, Al belum sempet ngabarin Zahfa lagi" jelas Al prustasi.
" nanti Al di sangka tamu tak di undang" ucap Al lagi.
__ADS_1
" gampang itu urusan Abi mu al" ucap ibu Laila
" cie yang mau lamaran nih" ucap Ka Ula
" apa sih ka" ucap Al
" cepetan siap² Al " goda Ka Ula
" KA Ula bawa Andi ya salafi itu" ucap Ka Ula
" yaudah sok aja" ucap Al meninggalkan ka Ula yang sedang mengejeknya.
di dalam kamar Al.
Al terus berjalan kesana kemari dengan khawatir nya .
" apa gue kasih kabar aja ya ke si bochil" gumam Al " tapi ga mungkin" ucapnya kembali
" sialllll, kenapa harus begini sih" ucap Al nada prustasi nya .
" semangat Al ayok " ucap Al menyemangati diri sendiri. Al pun bergegas ke kamar mandi dan menyegarkan badannya.
----------
Tiga mobil pun akan bersiap-siap untuk pergi ke rumah pak daniel. dengan segala bawaannya, satu mobil di isi kedua orang tua Al dan juga Al sendiri yang jadi sopir nya. Ka Ula dengan istrinya dan juga Andi, dan satu mobil lagi di isi oleh sang Kaka yaitu KA Hasyim dengan istri dan anaknya .
" ayok kalian udah siap" tanya pak kiyai
" udah bi" ucap mereka bersamaan.
" Al jangan gugup dong" ucap sang Kaka pertama yaitu KA Hasyim
" sayang ga boleh begitu, kasian Al nya " ucap Dina sang istri kakanya .
" maaf sayang hehe" ucap ka Hasyim
dan mereka pun berangkat menuju kediaman rumah pak daniel.
di perjalanan tak henti-hentinya Al berdoa dalam hatinya.
" ya Allah jika memang dia jodohku maka dekat lah kan aku dengannya,dan jika dia bukan jodohku maka jangan pernah aku menyakiti perasaan nya ammin" gumam Al dalam hati
" Al jangan gugup gitu, Abi dan mamah yakin kamu pasti bisa" ucap Abi meyakini putra bungsu nya.
bersambung :")
besok aku up lagi ya :)
__ADS_1
jangan lupa kasih komentar nya vote nya sama like nya juga ya hehehe
makasih :)