
Sudah seminggu ini zahfa menjalankan kewajiban nya sebagai istri jika di rumah bersama Al, dan berstatus pelajar jika di sekolahnya. setiap hari ia jalani dengan semangat untuk belajar menjadi istri yang Solehah.
Hari ini zahfa dan Al sudah bersiap-siap karena mereka akan mengunjungi orang tua Al, lebih tepatnya mertua zahfa sendiri.
"Za, sudah siap?" tanya sang suami
" Iya" ucap zahfa yang bersemangat itu
Zaza pun sudah rapih dan cantik dan membawa tas kecil, Al pun merasa heran terhadap zahfanya karena dia tidak membawa baju ganti sama sekali
" Za" panggilan Al
" Iya bang?" tanya zahfa
" Kamu ga bakalan bawa baju ganti di rumah Abi?" tanya sang suami
"lah emang mau nginep?" tanya zahfa
Al yang mendengarkannya pun langsung menahan tawa nya agar tidak pecah, karena di takutkan Zahfa kecilnya akan marah kepadanya.
" Kenapa bang Al, ga bilang sama Zaza sih" ucap zahfa cemberut
" Bukannya kamu itu suka pelupa ya" ucap Al dengan senyumannya.
Zahfa yang mendengar itu hanya cengengesan saja, karena memang di akui Zahfa sendiri, semenjak menikah Zahfa suka lebih pelupa dalam hal kecil ataupun hal sekarang ini, pergi untuk menginap ke rumah mertuanya itu.
" Yaudah, Zahfa beres2 dulu baju yang mau di bawa ya" ucap Zahfa melangkahkan kakinya untuk menuju kamar
" Jangan, saya sudah membereskan semuanya" ucap Al dengan menahan tangan zahfa
Zahfapun heran kepada suaminya itu, kapan dia membereskan bajunya, perasaan dia sibuk terus, banyak pertanyaan yang keluar di dalam fikiran Zahfa itu.
Al yang sudah mengerti, dengan raut wajah sang istri terkecil nya langsung menyunggingkan senyuman nya
" Malem saya yang beresin, waktu kamu udah tidur, kamu akhir-akhir Minggu ini keliatan cape banget, makanya saya ga tega ngebangunin kamu waktu tidur" jelas Al
Zahfa yang mendengar penjelasan Al tersebut, langsung menghampiri Al dan memeluk dengan erat nya.
" Makasih Abang" ucap zahfa di dalam pelukan Al
Al pun tersenyum merekah, mendengarkan kata terimakasih dari zahfa
" Iya, mending sekarang kita jalan yuk, takut keburu macet, kan sekarang hari weekend" jelas Al
"Ayok" ucap zahfa
Dan merekapun berjalan ke arah parkiran di apartemen Al itu, Al memasukan barang2 bawaannya ke bagasi yang ada di belakang
------------
Tak kerasa waktu perjalanan menempuh hampir satu jam setengah, dengan di suguhi pemandangan yang menakjubkan, melewati kebun teh yang sangat luas dan pepohonan yang sedang tertiup angin yang sepoi-sepoi, seakan-akan menyambut kedatangan mereka.
Tak lama Al dan Zahfa sampai di perkarangan rumah, yang di hiasi dengan tanaman bunga-bunga yang indah, dan beberapa orang sedang menanam bunganya.
Al dan Zahfa turun dari mobilnya, dan langsung di sambut oleh santri kepercayaan sang Abi, siapa lagi kalo bukan kang Andi.
" Assalamualaikum bang Al" ucap Andi
" Waaalaikumsalam, Abi sama ibu dimana kang?" tanya Al
" Di lebet rumah bang ( Di dalam rumah ), duh ayeuna mah si Abang teh Atos nyandak gandengan halalnya ( duh, sekarang mah si Abang udah bawa pacar halal) " ucap Andi dengan logat Sundanya.
" Makanya kang, cepet mukim sana biar gak jomblo terus" kekeh Al
__ADS_1
" Nanti saya mah bang, belum waktunya hehe, sini bang barang bawaannya biar saya yang bawa" ucap Andi
"kamu mau bantuin saya? yaudah deh ini" ucap Al dengan menyodorkan tas untuk di bawa Andi
" Mari bang" ucap Andi dengan berjalan menuju rumah utama.
Zahfa yang melihat sekeliling bangunan yang luas itu, tak banyak perubahan seperti waktu beberapa lalu dimana dia pertama kali mengunjunginya, untuk mengikuti Kedua orang tuanya, hanya saja beberapa bangunan yang sudah di cat dengan warna baru, Zahfa menatap kagum, banyak sekali santri yang ingin menimba ilmu disana, andaikan dia dari dulu ingin lebih memilih untuk pesantren di banding dengan sekolah umum.
" Ayok" ucap Al membuyarkan lamunan Zahfa
dan tak kerasa mereka sudah berjalan hingga depan rumah Abi
" bang, saya sampai sini aja, masih banyak yang saya urus soalnya" ucap Andi
" Makasih ya kang Andi" ucap Al
" Iya, sama-sama bang Assalamualaikum" ucap Andi dan meninggalkan mereka bedua
" Waaalaikumsalam" ucap Zahfa dan Al berbarengan
"Bang,Zahfa gugup ketemu sama Abi sama ibu bang Al" ucap Zahfa sambil mengeratkan genggaman tangannya kepada Al
"Tidak apa-apa Za, Abi dan mamah bang Al, baik ko apalagi sama kamu" ucap bang Al
" Kita ketuk ya" ucap bang Al
Zahfa hanya mengangguk kepalanya dan bersembunyi di balik punggung sang suami tercinta
" Assalamualaikum" ucap bang Al
Tak lama orang yang berada di dalam rumah keluar dan betapa kagetnya siapa yang datang, siapa lagi kalo bukan anak bungsunya itu
"Waaalaikumsalam, anak mamah ngeyel yah, mentang-mentang udah punya gandengan halal, tapi ga pulang" omel sang ibunda ialah Ibu Laila
"Salaman dulu dong sama orang tua" ucap mamah Laila di sela-sela tawanya
Al pun salaman dan Zahfa yang bersembunyi di balik punggung Alpun, ikut mengalami sang mamah mertua nya itu.
"Sayang, kenapa kamu sembunyi gitu" ucap mamah Laila
"Zahfa, malu ketemu sama mamah" ucap Zahfa gugup
" Sini sayang masuk yuk, mamah ga bakalan marah² ko, sama menantu mamah yang cantik ini" ucap mamah Laila dan menggandeng tangan zahfa untuk masuk rumahnya.
Zahfa dan Al pun duduk di ruang tamu utama itu, disana tidak ada satu orang pun yang berada disana, karena mungkin hari ini hari weekend, jadi menurutnya kakak-kakak bang Al sedang berlibur dengan keluarganya masing-masing.
Mamah Laila sedang membuat minuman dan mengambil makanan di dapur, Abi sendiripun belum terlihat di rumah itu.
"Abang ngantuk Za" ucap Al dengan menguap
"Tidur di kamar, nanti Zahfa nyusul Abang, ga enak sama mamah Abang" ucap zahfa
" Gak ah saya mau tidur disini" ucap Al dengan merebahkan kepalanya di atas paha milik Zahfa.
Zahfa kaget? pasti iya, karena ini baru pertama kalinya Al tidur di atas paha Zahfa.
" Abang malu, nanti kalo mamah kesini gimana?" ucap Zahfa panik, dengan menggoyangkan kepala milik Al
"Sebentar saja,elus-elus Za, kepala saya" ucap Al dengan membenamkan wajahnya di perut Zahfa
Zahfa pun menuruti keinginan Al dan mengelus-elus kepala Al, dan tak lama dengkuran halus pun terdengar oleh Zahfa sendiri.
Mamah Laila pun datang dan melihat kemanjaan sang anak bungsunya.
__ADS_1
" Ini sayang minumannya, gpp gak usah malu sama mamah sendiri ini, emang Al kalo lagi cape suka kaya gitu, pengen di elus-elus kepalanya" jelas sang mamah mertua
Zahfapun tersenyum dan menampakkan wajah yang memerah merona.
" Sama mamah ga usah malu Za, Zaza itu udah di anggep seperti anak sendiri sama mamah Za, jadi gak usah canggung gitu, kalo butuh apa-apa tinggal bilang aja sama mamah ya, nikmati libur Zaza disini yah" jelas mamah Laila
Al pun tiba-tiba terbangun mendengar suara dari mamahnya, Zahfa yang kesemutan itu hanya bisa menahannya dengan menggigit bibirnya.
" Eh ada mamah" jelas Al dengan menguap
" kamu itu kalo ngantuk tidur di kamar sana, jangan di paha Zahfa kasian dia jadi kesemutan" ucap mamah Laila dengan tersenyum
" kamu pegel ya, maafin saya " ucap Al dengan memegang pipinya.
" kalo mesra-mesraan jangan disini, kasian nanti santri banyak yang liat, sana di kamar" ucap mamah Laila dengan tertawa terbahak-bahak.
zahfapun hanya tersenyum mendengar ucapan mamah Laila itu.
" Ayok, Za kita ke kamar" ucap Al dengan berdiri dan memegang tangan milik Zahfa.
" tapi kan ?" ucap Zahfa melirik kearah mamah mertuanya itu.
" gpp ke kamar aja Za, istirahat nanti kita makan bersama pasti ada kakak-kakak Al, dengan abinya," ucap mamah Laila
" emang pada kemana mah?" tanya Bang Al
"Abi sama abang kamu itu lagi mancing sama piknik, mamah ga ikut soalnya kan mau ada kalian" jelas mamah Laila
Al hanya berO ria saja
" Ayok" ucap Al
Zahfa dan Al pun berjalan menuju tempat kamar Al, Al pun lalu membukanya, dan melihat ke sekeliling kamar itu, nampaknya tidak ada perubahan pada kamar itu, rapih dan bersih seperti sebelumnya.
" Za kamu istirahat di atas kasur ya, saya mau ke kamar mandi dulu" ucap Al
Al pun ke kamar mandi dan Zahfa berjalan menuju tempat kasur, dan menghempaskan tubuhnya ke atas kasur itu.
" Lelah banget gue" gumam Zahfa
Zahfa pun tertidur dengan keadaan kaki yang masih mengayun ke lantai.
Al yang sudah keluar dari kamar mandi pun melihat ke arah Zahfa dan berinisiatif untuk membenarkan posisi zahfa. Al pun merebahkan tubuh Zahfa di posisi yang sangat nyaman, dan membuka kaus kakinya dan membuka Jaket milik Zahfa.
Zahfa menggeliat merasakan ada yang membuka jaketnya, lalu pelan-pelan membuka matanya dan nampaklah seorang yang tampan yaitu Al
" tidurlah" ucap Al dengan menempelkan kening miliknya dan kening milik Zahfa.
Zahfa yang setengah sadar dan tidak pun, langsung memeluk Al hingga ia ambruk di samping Zahfa, Al pun menatap Zahfa sekilas dan mencium bibir milik Zahfa sekilas.
Dan mereka pun tertidur pulas dalam keadaan berpelukan dengan erat satu sama lain hingga malam hari.
bersambung :')
ini rekor terbaru sampe 1500 kata wkwk
makanya jangan lupa vote yah, sama like nya dan fav, dan ratingnya. nanti ada feedback nya tenang aja, setiap perbuatan pasti ada balasannya hehe
semoga Allah mempermudahkan urusan kita semuanya ya, apalagi yang terkena pandemi ini, semoga di lancarkan segala urusannya
Aamiin
Dan kalo yang nanyain ig aku namanya ig: istialtfh mangga di follow nanti sama aku di follback, dm aja dengan hastag #MISK1 yah :")
__ADS_1
jangan lupa kasih saran yang bisa membangun ya :')