Mantu Kiyai

Mantu Kiyai
Malam yang Indah


__ADS_3

Tak kerasa siangpun berubah menjadi malam yang sangat indah, dimana dua sejoli ini masih keadaan tertidur yang pulas. hingga Suara ketukan pintu terdengar dari luar


Tok


Tok


Tok


Al menggeliat merenggangkan ototnya, melihat ke arah Zahfa yang masih terlelap dengan keadaan tenang dan damai.


Suara ketukan pintupun terdengar kembali


Tok


Tok


Tok


Alpun berdiri melangkahkan kakinya untuk membukakan pintu kamar mereka.


"ada apaa?" tanya Al dengan mengucek matanya.


"ngerem terus di kamar" ledeknya sang kaka, siapalagi kakak yang paling usil, ialah Ka Hasyim


"Kita makan bersama udah di tungguin sama Abi dan ibu" ucap ka Hasyim


"siapa bang?" tanya Zahfa dari dalam, ternyata Zahfa juga sudah terbangun karena, mendengar pembicaraan adik kakak itu.


"Ka Hasyim Za" ucap bang Al di pintu


" Yaudah Abang kesana duluan, nanti kamu bareng sama Zahfa ya" ucap ka Hasyim lalu meninggalkan Al, Alpun berbalik dan Langsung tidur kembali, di hadapan Zahfa


Zahfa yang kesadarannya belum terkumpul, terlonjak kaget melihat reaksi Al.


" Bang, bangun ih, aku lapar" rengek Zahfa


" Kamu lapar?" tanya Al mengangkat sedikit wajahnya


" Hm, iya" ucap Zahfa


" Saya sun dulu dong,nanti kita makan bersama sama Abi dan ibu" Jelas Al


Tanpa di beri aba-aba pun Zahfa mengecup sekilas bibir seksi milik Al, Al pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Al memegang tekuk leher milik Zahfa, ciuman sekilaspun berubah menjadi Panas, padahal di dalam kamar itu sudah berada pendingin ruangan, Zahfapun meronta-ronta, ia pasti belum terbiasa dengang hal itu, Alpun melepaskan ciuman itu, untuk mengatur nafas mereka masing-masing.


Al tersenyum merekah, melihat reaksi Zahfa tadi.


"Saya dulu ya, ke kamar mandinya apa mau bareng?" goda Al


"Apaan sih,tapi cepet ya, soalnya waktu magrib kan sedikit lagi" ucap Zahfa


"Iya, sayangku" ucap Al meninggalkan Zahfa yang sudah merona dengan panggilan sayangku.


setelah keduanya bersih-bersih untuk mandi, merekapun solat magrib berjamaah bersama dengan khusyuk.


"Ayok Zahfa, kayanya mereka udah nunggu kita dari tadi" ucap Al dengan melipat sarungnya.


"Iya, ayok" ucap Zahfa beranjak dari sejadahnya dan melipatkan mukenanya.


---------


Sesampainya di meja makan, ternyata benar mereka sudah menunggu kedatangan Zahfa dan Al


" Lama bener nih aten Bayu" goda ka Ula


"Hush, sini nak duduk" ucap mamah Laila


"Assalamualaikum Abi"ucap zahfa dengan menyalami tangan sang Abi mertua Abi Sanusi


"Waaalaikumsalam, sini nak duduk Deket Abi" ucap Abi Husain


Semua berada disana tersenyum terharu, melihat kedekatan Zahfa dengan sang ayah mertuanya itu termasuk para istri-istri kakaknya Al sendiri, mereka tidak memiliki rasa iri sedikitpun, karena keluarga Al tidak membeda-bedakan mana menantu kesayangannya, semuanya sama.

__ADS_1


Merekapun makan bersama dengan diiringi canda tawa dari kekonyolan sang Kakak sulung ka Hasyim.


Setelah makan merekapun duduk di ruang keluarga dan berbincang kesana kemari.


Al terus menggenggam tangan milik Zahfa, begitu pun dengan Zahfa juga membalas gengaman tangan Al


" Jadi, kayanya ibu bentar lagi mau punya cucu nih, setelah Abang Hasyim punya anak kakak Tiara sama baby Dio sedangkan Bang Ula punya adik jino yang masih kecil, terus nanti dari kamu Al, " Jelas mamah Laila tersenyum


"Iya nih baby Dio, mau punya keponakan nih, iya ga baby" ucap istri bang Hasyim dengan gemas


"bababababa" ucap baby Dio yang berada di pangkuan sang istri Ka Hasyim.


Zahfa yang mendengarnya ikut tersenyum


" tututataaa aja gua belom mah" ucap Zahfa dalam hatinya.


"Ateu, maen yuk sama Tiara" ucap bocah 6 tahun itu anak dari Ka Hasyim dan istrinya.


"Ateu ayok" rengek Tiara kepada Zahfa


Zahfa melirik ke arah Al sekilas, Al pun mengangguk kepalanya tanda menyetujuinya.


" Ayok sini" ucap Zahfa


" tapi pengen di gendong" rengek Tiara


" Berat sayang ga boleh, kasian ateu Zaza nya" Ucap sang ibu Tiara


"Gpp, mba biar Zahfa gendong" ucap Zahfa


Zahfa pun menggendong Tiara dengan hati-hati meskipun badan Tiara kecil, tapi cukup berat untuknya.


Mamah Lailapun tersenyum bersamaan dengan istri Ka Hasyim itu.


" Dia mempunyai hati yang tulus" Ucap mamah Laila


"Ibu tidak salah memilih menantu" kekeh Istri Ka Hasyim


" Hasyim sama Ula dimana?" tanya Mamah Laila


" Biasa Bu ada di belakang" Ucap Istri Ka Ula


------


" Ateu Tiara ngantuk" Ucap Tiara sambil menguap


" Mau tidur sama tante" Ucap Zahfa dengan lembut


"Sini, ateu peluk" Ucap Zahfa


Tiara pun mendekatkan diri dengan Zahfa,


Zahfa segera menyelimuti tubuh Tiara dan memeluknya. Tak begitu lama suara dengkuran halus pun terdengar oleh Al dan Zahfa.


Zahfa pun tersenyum melihat kecantikan Tiara yang mempesona.


"Bang, ngantuk?" tanya Zahfa


"Hm" ucap Al


" Kenapa?" tanya Zahfa


Alpun mendekatkan dirinya terhadap Zahfa, dan memeluknya,


" Pelan-pelan, nanti Tiara bangun" ucap Zahfa memperingati Al


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


Suara ketukan pintu terdengar dari luar, Zahfa pun melepaskan pelukan sang suami dan berjalan menuju keluar kamar


" Za, mau bawa Tiara" Ucap ka Hasyim


"Iyaa bang, silahkan" Ucap Zahfa


Bang Hasyim pun masuk ke dalam kamar Al


" Ganguin orang Mulu nih" Gerutu Al nampaknya masih bisa di dengar oleh Hasyim


" Sabar Al, abis ini loh boleh ngelanjutin senamnya" Ucap Hasyim terdengar ambigu.


Alpun mendengus kesal dengan perkataan Hasyim abangnya sendiri, Hasyim menggendong Tiara dan berjalan keluar.


Alpun segera berdiri melewati Zahfa dan menutup pintunya lalu menguncinya.


Dan Zahfa di gendong olehnya, dan di rebahkan di atas kasur, Zahfa yang melihat reaksi Al pun kaget.


Alpun membisikkan sesuatu kepada telinga milik Zahfa dengan lembut


"Saya menginginkan kamu zahfa" ucap Al dengan tatapan sendu


Zahfa yang mendengar bisikan Alpun meneguk salivanya


" Apa ini yang di maksud Cica" gumam dia dalam hati


"Za" ucap Al memohon.


Zahfa pun menganggukkan kepalanya saja tanda mengizinkan.


"Tapi ada syaratnya" Ucap Zahfa menatap Al


"Yang pertama, Jangan selingkuh, yang kedua harus sayang sama Zahfa, dan yang ketiga tidak boleh ada istri-istri yang kedua atau ketiga" jelas Zahfa


" Emang siapa yang ingin selingkuh" jawab Al terkekeh pelan


"Aku takutkan bang" lirih Zahfa degan memalingkan wajahnya


"Za, kamu harus percaya sama saya, apapun yang terjadi kedepannya kita akan hadapi bersama-sama yah" Ucap Al


" Kita solat dulu yuk" Ucap Al


" Si mesum masih aja inget solat yah" ejek Zahfa


"Saya lelaki normal Za, saya susah nolak kalo tidur di Deket kamu za" jelas Al dan mengelus kepala Zahfa.


Dan merekapun bergantian untuk berwudhu, dan solat berjamaah bersama meminta keridhoan Allah SWT


Setelah selesai Solat, Al melipatkan sejadahnya dan Zahfa melipatkan mukenanya dan terjadi kecanggungan diantara mereka.


Al pun menuntun Zahfa hingga kasur dan membaringkan tubuhnya di atas kasur, Al pun membisikkan doa di telinga Zahfa, lalu ia mencium dahi Zahfa dengan lembut.


Zahfa memilih memjamkan matanya saat Al mempersempit jarak diantara keduanya, sentuhan-sentuhan lembut dari Al yang semakin membuat Zahfa melayang terbang.


Kecupan-kecupan lembut untuk Zahfa, Al lakukan, dan tubuhnya semakin menghangat karena se sosok yang mampu buat hatinya melunak berada di atasnya, menuntunkan untuk melakukan ibadah yang tengah halal di keduanya.


Zahfa tidak menyangka jika saat ini ia telah menyerahkan apa yang ia jaga selama ini. Al melakukan nya dengan sangat lembut, meskipun zahfa merasa sedikit tidak nyaman, namun Zahfa akan tetap melakukan kewajibannya sebagai seorang istri yang sah. Zahfa memberanikan memeluk Al dengan erat. Entah berapa kali mereka melakukannua dan Zahfa baru menyadari bahwa sosok yang menjadi suaminya itu tak henti-hentinya melakukan nya hingga ia sangat lelah.


" Terimakasih Zahfa" Bisik Al


"Iya bang"Ucap Zahfa


"Untuk saat ini dan seterusnya jangan panggil saya Abang lagi, panggil saya dengan hubby" jelas dengan memeluk Zahfa


"Terimakasih Hubby"Ucap Zahfa


Setelah mereka melakukan pergaulatan panas, akhirnya Zahfa terlelap karena lelah, Al pun mengeratkan pelukannya, tak lama Al pun menyusul Zahfa dengan tertidur lelap.


Note : Aku gatau adegan panas, cukup segitu aja lagian disini yang baca bukan orang dewasa semuanya paasti ada juga anak2nya


dan sebenarnya ini aku udah update dua hari yang lalu, tapi kenapa masih di review :") pokoknya vote rating, fav like nya

__ADS_1


__ADS_2