
" yang bilang Istri ga bisa masak,gpp namanya juga masih belajar membangun rumah tangga bukan rumah makan ya"
-Al
----
pagi itu setelah mereka selesai membersihkan diri, mereka langsung menuju dapur apartemen Al.
zahfa membuka kulkas yang berisi wortel, sosis dan telor.
sedangkan Al hanya duduk memerhatikan zahfanya.
"bang cuman segini bahan² dapurnya?" tanya zahfa sambil mengeluarkan beberapa bahan yang ada di kulkas.
" Iya za, saya belum belanja lagi" ucap Al
" Yaudah, aku bikin nasi goreng sosis aja ya " ucap zahfa sambil menatap Al
" iya, tapi kamu emang bisa masak ?" selidik Al
" sedikit bisa bang, tapi di jamin enak ko" ucap zahfa mengangkat jempolnya
" eh, ada nasinya enggak?" tanya nya lagi
" ada tuh di rice cooker" ucap Al
" saya bantuin ya" ucapnya lagi
" yaudah Abang, kupasin bawang putih dan bawang merah ya " ucap zahfa
" siap Bu bos" ucap Al semangat
" kalo udah di kupas, Abang duduk manis aja ya, semuanya biar Zaza yang selesain" jelas Zaza
Al pun duduk memerhatikan zahfa yang sedang sibuk memasak dengan telaten.
dan akhirnya masakan nasi goreng sosis spesial buatan zahfa sudah jadi.
zahfa pun membagi dua porsi makan, yang satu untuknya dan satu lagi untuk Al.
" bang ini udah jadi" ucap zahfa menyodorkan piring yang berisikan nasi goreng kepada Al
" maaf ya, kalo bumbunya kurang, tapi kata aku mah pas hehe" ucap zahfa sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.
Al pun mencium aroma nasi goreng di hadapannya, tentu menurutnya sangat menggoda untuk di masukan ke dalam mulutnya.
Al pun membaca bismillah dan membuka mulutnya, satu sendok lolos ke dalam mulut Al, Al terus mengunyah dengan pelan-pelan dan tak lama Al pun menyunggingkan senyumnya.
__ADS_1
" enak za" ucap pertama Al ke zahfa.
" aslian bang?" tanya zahfa
" iya, setiap hari buatin saya terus ya" ucap Al sambil melahap makanan nya.
" siap bang, tapi makasih ya" ucap zahfa tiba-tiba.
" makasih untuk apa?" tanya Al
" sudah mau makan, buatan Zaza hehe" ucap zahfa
" sudah kewajiban saya za, sebagai suami kamu, buat nyicip makanan buatan istrinya sendiri" jelas Al
" yaudah kalo gitu abisin ya" ucap zahfa
dan mereka berdua makan bersama dengan keheningan.
" biar saya yang cuci piring " ucap Al tiba-tiba
" tapi?" tanya zahfa
" biar adil, tadi kamu udah masakin saya, sekarang giliran saya" jelas Al
" kamu duduk aja di sofa" tambahnya lagi
zahfa pun meninggalkan Al, Al pun mencuci piring tanpa ada yang tersisa.
mereka berduapun sedang menonton tv, walaupun sebenarnya dari tadi zahfa hanya mengutak ngatik remote TV nya, Al yang sedang mengecek email yang masuk di laptopnya pun menoleh ke arah zahfa.
" kamu kenapa ?" tanya Al
Al memerhatikan zahfa yang sedang uring²an gak jelas itu.
" BOSEN" rengek zahfa sambil mendekatkan diri terhadap Al.
Al pun mengacak rambut milik zahfa
" bagaimana kalo kita belanja bulanan bang, lagian bahan² di dapur udah pada habis" usul zahfa mengingat bahwa bahan² di dapur nya memang sudah pada habis.
" Hem, tapi ada syaratnya" ucap Al jahil
" apa ?" ucap zahfa antusias
" sun dulu dong" ucap Al
" dasar mesum" ucap zahfa cemberut.
__ADS_1
" yaudah kalo mau ya" ucap Al enteng
zahfapun berniat mendekati Al dan
cup
zahfa mencium pipi Al.
" ayok" ucap zahfa memelas
Al pun tersenyum puas dengan reaksi zahfa yang menurutnya sangat langka.
Al dan zahfa pun berjalan menuju keluar apartemen untuk membeli bahan-bahan ke supermarket.
------
" za apa lagi?" tanya Al
Al yang sudah satu jam berada di supermarketpun merasa lelah, karena dia harus mengikuti kemana zahfa pergi, dan lebih parahnya dia yang sudah membawa satu troli belanjaan yang sudah penuh itu.
" bumbu dapur udah, susu udah, sarden udah, semuanya udah lengkap" ucap zahfa antusias
" beneran nih?" tanya Al selidik, karena ia tak mau harus bulak balik mengambil barang yang di inginkan zahfa.
" iya bang" ucap zahfa
dan merekapun berjalan ke kasir untuk membayar semua belanjaan yang mereka beli.
-----
Al dan zahfa sudah berada di mobil untuk pulang ke apartemen mereka.
" bang, maaf ya " ucap zahfa
" pasti Abang kelelahan gara-gara tadi" ucapnya lagi
" enggak za, Abang malah senang, jadi setiap hari ada yang mau masakin haha" ucap Al dengan tertawa renyah.
zahfa pun memeluk Al dengan perasaan bersalah, Al pun kaget namun tak menyia-nyiakan kesempatannya, lalu dia pun membalas memeluk zahfa dan akhirnya mereka saling bertatapan lama dan
cup
Al mencium bibir milik zahfa yang seksi itu, menurutnya sangat menggoda dan menggemaskan.
bersambung :)
insyaallah aku besok up lagi ya, semangatin dong biar teratur up nya hehe
__ADS_1
dan jangan lupa kasih likenya+ vote dan juga rating nya
semoga berkah ya hehe