Mantu Kiyai

Mantu Kiyai
kado


__ADS_3

pagi ini Zahfa menggeliat dan membuka matanya perlahan-lahan, merasakan berat di atas perutnya dan melihat ke arah samping menatap sesosok wajah tampan yang sedang tertidur pulas di sampingnya dengan keadaan memeluk perut Zahfa dengan erat.


zahfapun menatap hingga tak berkedip, Zahfa mengelus pipi berwajah tampan itu, seketika Al langsung membuka matanya


" udah mainin pipi akunya?" goda Al


" eh" ucap Zahfa refleks, dan langsung menurunkan tangannya.


" selamat pagi" ucap Al dengan suara seraknya.


" selamat pagi juga bang" ucap Zahfa malu


" bang berat ih" ucap Zahfa tiba-tiba


" gpp, sebentar saja saya begini" ucap Al dengan melingkarkan tangannya kembali kepada perut Zahfa.


" bang mending mandi" ucap Zahfa sambil menegelamkan wajahnya ke bidang dada Al.


" mau mandi bareng?" tanya la kembali


" mana balik nanya lagi" ucap Zahfa kesal.


" maksud Abang mandi, setelah itu aku yang mandi, terus kita buka kado deh bareng²" ucap Zahfa panjang lebar


" yakin gamau mandi bareng?" goda Al kembali


" gak " ucap Zahfa kembali


dan Al pun melepaskan pelukannya dan berjalan ke kamar mandi.


setelah beberapa menit di kamar mandi Al berjalan keluar kamar mandi dengan rambut yang sudah basah, dan Al pun menggosok kan rambut dengan handuknya.


" udah selesai? " tanya Zahfa


" udah" ucap al


sekarang giliran Zahfa untuk ke kamar mandi, dan dia pun meninggalkan Al menuju kamar mandi


--------


Zahfa keluar dengan baju santai nya dan handuk yang di lilit di atas kepalanya, Al yang sudah menunggunya itu pun menoleh ke arah Zahfa.


" sini biar saya bantu" ucap Al


Zahfa pun hanya mengangguk saja


Al membantu mengeringkan rambut Zahfa yang basah lalu menyisirnya di depan kaca rias.

__ADS_1


" cantik" ucap Al


Zahfa yang mendengar itupun tersipu malu.


tok tok tok


" za, Al makan dulu ya, kita udah nunggu di bawah" ucap mamah Lia


Zahfa dan Al pun keluar untuk makan bersama yang kebetulan keluarga pak kiyai Husain juga masih ada.


" hawa nya beda nih pengantin baru " ucap ka Ula


" gimana Al enak?" tanya ka Hasyim


Al hanya tersenyum. sedangkan Zahfa hanya menatap dengan polosnya.


" yaudah yuk sekarang kita makan bersama" ucap pak kiyai dan pak Danil berbarengan dan merekapun tertawa bersama, kecuali dengan Dinda yang lebih banyak diam dan menatap Zahfa penuh kebencian.


-------


Di kamar Zahfa


" bang kita buka kado yuk" ucap Zahfa yang sudah duduk di tepi ranjangnya


" Hem" ucap Al


satu persatu kado di buka oleh mereka, ada yang memakai kartu ucapan


" *selamat zahfa dan suami semoga langgeng ya "


" samawa Zahfa dan suami "


" happy wedding day, semoga di beri momongan ya*"


dan masih banyak lagi yang Zahfa baca kartu ucapan itu, Zahfa hanya terkikik geli membaca nya.


Al pun tersenyum melihat Zahfa gemas dan mendekatkan diri kepada wajah Zahfa


cup .


Al mencium singkat kening Zahfa


" jadi istri yang baik dan dan patuh pada suami yah " bisik Al


Zahfa hanya tersenyum malu mendengar kan perkataan al. dan Al pun mencubit hidung mancung milik zahfa.


" ayok kita buka lagi" ucap al.

__ADS_1


Al pun membuka kado dan ternyata kado itu dari sahabat²nya zahfa. Al penasaran dengan isi kado tersebut dan membukanya.


Al terkejut dan lalu senyumnya mengembang saat melihat kado yang di berikan sahabat² zahfanya.


Zahfa pun melihat reaksi Al, dan betapa terkejut melihat isi kadonya itu dan dia langsung meraih kado itu, dan membaca kartu ucapannya.


" temen gue yang udah sold out , selamat yak, semoga malem pertama nya menyenangkan dan Jangan lupa pakai baju itu dan bikin keponakan yang ganteng dan cantik buat kita berdua "


Begitulah isi kartu ucapan tersebut.


Al memperhatikan wajah Zafa yang sudah menjadi kepiting rebus itu, Al hanya bisa menahan tawanya karena takut bochil kecil itu akan marah jika dia sedang menertawainya.


" nanti malem pake ya" bisik Al kepada zahfa


" gak " ucap Zahfa cemberut


" kenapa ?" ucap Al di buat kecewa.


" baju apaan ini kurang bahan" ucap Zahfa


"hahaha" ketawa Al pecah


" Abang kenapa ketawa ?" tanya Zahfa


" enggak saya merasa lucu melihat tingkah kamu " ucap Al


" lebih baik Zaza, pake baju tidur Doraemon daripada yang beginian " ucap Zahfa polos


" yaudah, terserah mau pake apa aja yang penting nyaman di tubuh kamu" ucap Al menyerah.


dan mereka pun menghabisi waktu di dalam kamarnya dengan bercerita kesana kemari .


bersambung :))


A : uwe lebih baik pake baju tidur warna kuning daaa WKWK


N : biar apaaan dah warna kuning ih WKWK


A : biar ngambang haha WKWK


jangan lupa kasih like+ vote+ rat5 yaa


maaf bener pake asli pake shod sibuk banget tauuu aku teh :(


siapa yang mau bantuin itiw bikin tugas huhuuuuuuuu


pengen nangis dahhhh

__ADS_1


__ADS_2