
Kemanapun kau pergi kita akan melihat langit yang sama
- Al
--------
Sudah dua hari Al dan Zahfa menikah, dan sudah dua hari juga Zahfa dan Al tinggal di rumah pak Danil, dan saat ini waktu yang tepat untuk pindah ke apartemen milik Al
Zahfa yang berada di kamar sedang membereskan pakaiannya dan pakaian milik Al untuk di bawa ke apartemennya.
" Za, saya bawa cemilan nih, makan dulu, nanti beresin dulu" ucap Al dengan menenteng makanan ringan
" Iya, bang tanggung" ucap Zahfa kembali membereskan pakaian nya
" Dari tadi kamu blom makan apa², saya takut kalo kamu sakit" ucap Al
" Iya bang " ucap Zahfa berdiri menghampiri Al yang duduk di sofa, karena walaupun kamar Zahfa kecil, masih muat untuk sofa.
" Saya akan bantu nanti" ucap Al
" Sini" ucapnya lagi sambil menepuk sofa di samping nya.
Zahfapun menurut. Dan Zahfa langsung memakan makanan yang di berikan al.
" Pelan2 za, tidak ada yang mau ko" terkekeh Al dengan senyuman nya
"Anusnya ini cemilan kesukaan Zaza bang" ucap Zahfa
" Kalo mamah sama ayah beli, Zaza sama ka Dinda pasti rebutan, tapi tetep Zahfa yang menang ehhe" ucap Zahfa polos.
" Nanti saya belikan yang banyak, kalo kamu suka, tapi jangan sering-sering makan kaya ginian ya, soalnya ga sehat buat tubuh kamu" jelas Al
" Iya deh bang, tapi masih boleh makan kan? Zaza, janji ga bakalan banyak²" ucap Zahfa
" Iya za" ucap Al mengamati Zahfa yang sedang mengunyah makanan nya.
----------
" Kalian yakin mau pindah rumah?" Ucap Bu Lia
" Iya mah, lagian saya sama Zahfa biar bisa mandiri" ucap Al
" Kalo begitu ayah gimana kalian saja" ucap pak danil.
" Tapi harus sering-sering yah maen ke rumah kita " ucap Bu Lia
" Mamah huwaaaaaaaa" tangis Zahfa pecah
" Kenapa sayang?, Sekarang kamu ga sendirian lagi ada Al yang nemenin kamu saat takut gelap" ucap Bu Lia
" Zahfa sedih" ucap Zahfa
" Jangan sedih,nanti mamah,ayah dan kakak pasti sering nengokin kamu kesana " ucap pak Danil
" Iya ayah, " ucap Zahfa
__ADS_1
" Jangan cengeng anak manja " ucap Bu Lia tertawa.
" Udah yu" ucap Al
" Ayok" ucap Zahfa
Al dan zahfa pun menarik koper mereka dan membawa ke bagasi mobil mereka.
" Hati-hati sayang" ucap Bu Lia dan melambaikan tangan nya.
" Iya mah love you" teriak Zahfa di dalam mobil.
-------
Sesampainya di basement apartemen, Al memarkirkan mobilnya dan langsung membuka bagasinya.
" Biar Zahfa bantu bang" ucap Zahfa memulai percakapan.
"Kamu duluan saja, kasian kamu cape " jawab Al .
" Gpp sini" ucap Zahfa dan menarik satu kopernya.
Dan mereka pun berjalan ke arah lift.
Liftpun menuju lantai 5 sesampainya di depan kamar, Al pun memasukkan password untuk membuka pintu apartemennya.
" Ayok masuk" ucap Al
Zahfapun masuk di belakang Al, Zahfa mengedarkan pandangan kesana kemari, dengan ruang tv yang sangat luas, dan dapur yang begitu cantik menurutnya.
" Kenapa?" Tanya Al
" Bang tinggal sendiri disini?" Tanya Zahfa
" Enggak" jawab Al menuju dapur karena haus dan duduk di sofa. Langsung di ikuti zahfa.
" Terus sama siapa ?" Tanya Zahfa lagi
" Wah, bochilnya Abang udah mulai kepo ya" ucap Al dengan mencubit hidungnya Zahfa.
" awwwww sakit tau" ucap Zahfa cemberut.
" iya maafin ya" ucap Al dengan mengacak rambut milik zahfa
" ih, Abang jawab aku tadi ?" ucap Zahfa
" tapi ada syaratnya" ucap Al
" apaan syaratnya?" tanya Zahfa
" cium dulu ini" ucap Al menunjukkan pipi kanannya oleh tangannya
Zahfa pun cemberut dan hanya diam, Al pun mengerti bahwa Zahfa belum terbiasa dengan itu.
" saya tinggal disini sendiri za, saya jarang sekali pulang ke rumah Abi, karena saya lebih suka tinggal di apartemen daripada di rumah sendiri" jelas Al dengan menatap Zahfa
__ADS_1
hanya hanya manggut-manggut tanda mengerti.
" yaudah, Abang mandi gih bau tau, biar Zaza yang beresin baju ke lemari " ucap Zahfa sambil memencet hidungnya, padahal Al tidak bau hanya saja akal²an zahfa.
Zahfa pun berdiri melangkah kan kaki
" emang kamu tau kamar nya Dimna ?" tanya al.
Zahfa pun menoleh hanya memperlihatkan deretan giginya yang putih.
" ayok" ucap Al
Zahfa pun mengekori Al dan sampai di depan kamar Al
" kalo kamar Zaza yang mana bang?" tanya Zahfa polos
" emang kamu mau pisah ranjang sama saya ? " tanya Al menyipitkan kedua matanya
" eh" ucap Zahfa kikuk
" disini cuman ada satu kamar saja, dan kamu za tidak boleh pisah ranjang dengan saya" ucap Al tegas
" iya bang " ucap Zahfa
" bagaimana mau memproduksi kalo jadinya saya sama dia pisah ranjang" gumam Al dengan melengos
" memproduksi apaan bang?" tanya Zahfa
" eh, bochil jangan tau masih kecil" ucap Al ambigu.
Al pun berlari kecil untuk menuju kamar mandi agar tidak di tanya lagi oleh Zahfa.
Zahfa pun yang merasa aneh dengan tingkah Al hanya menggelengkan kepalanya saja
" dasar bang bunglon" gumam zahfa sambil Merapikan bajunya dan baju Al ke dalam lemari.
bersambung :)
happy birthday to me, happy birthday to me :) di hari ulang tahunku ini saya mohon doanya yah dari para readers ku sekalian, semoga saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan lebih dewasa lagi ya, dan segala urusan nya di gampangkan aamiin
doain juga semoga hari ini up banyak enggak cuman 1 hari 1 kali up wkwk,di hari yang spesial ini pokonya doain yang terbaik ya :')
pengen di ucapin dong sama para readers doanya hehe *tapi ga maksa ko
A : gua mah bingung kaga ada yang ngucapin sedih banget, apa blom yah kan ini masih subuh, gua fikir ada yang ngucapin jam 00:00 wib eh padahal zonk wkkwk
N : si jamileh ngebet pengen di ucapin wkwk sedih banget luu author sayang, nih kita para n*****en mau ngucapin " HAPPY BORNDAY"
PU nya sekarang buat kite² banyakin up ya, udah tau nunggu itu menyebalkan hikshiks
A: huwwaaaaa jamileh jadi terharu 😫 jangan lupa kadonya wkwk gpp, like komen dan vote yang kenceng banget yaa :') huhu berharap nich
N : ujung² nya ada mau nya nih wkwkk, iya kite² para n*****en nanti di boom like and vote jugaa
A : sarangeheo ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
intinya gua ngucapin buat diri gua sendiri wkwk :)