
Hari ini sudah satu Minggu, Ali tak pernah menghubungi Zahfa begitu pun dengan Zahfa dengan mengharapkan kabar dari Ali. mood Zahfa yang selalu cemberut dan murung bahkan Zahfa rela mengurangi porsi makannya. Namun, kemurungan Zahfa itu di perhatikan oleh sang mamah tercinta siapa lagi kalo bukan mamah Lia Rachman.
" Sayang kamu sakit?" tanya mamah Lia
" enggak mah yaudah Zaza berangkat sekolah dulu ya" ucap Zaza
" tumben Lo" ucap KA Dinda
" hemmmm assalamualaikum" ucap Zahfa sambil melangkah kakinya meninggalkan mereka di meja makan
" waalaikumsalam " ucap mamah dan KA Dinda
" oiya ka nanti sore bakal ada tamu ke rumah kita" ucap mamah Lia
" siapa mah?" tanya KA Dinda
" nanti juga kamu bakalan tau, mending sekarang bantu mamah yuk rapihin nih meja makan" ucap mamah Lia
dan KA Dinda pun mengangguk tanda patuh..
Di sekolah Darma Bangsa
Zahfa pun tiba di parkiran sekolanya dan memarkirkan motor Scoopy kuning nya
" woy " ucap cica menghampiri Zahfa
" eh ngagetin aja" ucap Zahfa " kalian baru sampai ?" tanya Zahfa
" iya nih kita baru sampai " ucap dea
" yaudah kita ke kelas sekarang yuk" ucap cica. dan mereka pun menuju kelas mereka.
bel sekolah berbunyi
semua siswa dan siswi pun mulai memasuki kelas nya masing-masing. dan tak lama para guru pun berjalan untuk memasuki kelasnya masing-masing.
" Zahfa dari tadi saya perhatiin kamu bengong Mulu " ucap guru matematika itu dengan sinisnya
" Zahfa" bentak guru matematika itu
cicapun menyenggol lengan Zahfa sambil terdengar ringisan Zahfa
" kenapa sih?" tanya Zahfa ke Cica
__ADS_1
" itu kata Bu Desi" ucap cica
" Zahfa " ucap guru matematika yang tak lain Bu Desi itu
"kamu denger ucapan saya tadi?" tanya nya sekali lagi
" eh anuu Bu" ucap Zahfa gugup
" SEKARANG KELUAR LARI 10 Keliling lapangan" ucap Bu Desi
" tapi buk" ucap Zahfa sambil menggigit bibirnya
" atau saya tambah hukuman nya" sela bu Desi
" baik Bu, permisi" ucap Zahfa pasrah
dan Zahfa pun meninggalkan kelasnya.
Zahfa mengelilingi lapangan yang luas itu dengan di temani matahari yang panas sekali. tak sedikit keringat Zahfa yang bercucuran di dahinya
" gue harus semangat ga boleh kaya gini" ucap Zahfa sambil menyemangati diri sendiri
" semangat Zahfa ini, Zahfa kuat" ucap Zahfa kembali
tiga keliling
sembilan keliling
" semangat za, gua semangatin lu" teriak cica dan Dea
Zaza pun menghampiri cica dan Dea dengan lemas
" gue haus " ucap ziza
" ini minum dulu" ucap Dea
Dea pun memberikan minuman kepada Zaza
" berapa puteran lagi?" tanya cica
" satu,tungguin disini gua bentar lagi beres " ucap zahfa sambil meneruskan larinya
" oke " jawab mereka serempak.
dan akhirnya hukuman Zahfa pun selesai
__ADS_1
" yuk kita ke kantin" ucap Dea
" ayok gue juga udah laper nih" ucap Zahfa sambil menarik nafasnya
dan mereka pun berjalan ke kantin dan memesan makanan yang mereka makan .
" eh za Lo tuh kenapa ya akhir-akhir ini sering bengong" ucap cica sambil memakan baksonya.
" iya nih awas nanti kemasukan jin iprit" ucap Dea
" Hem gak papa " ucap Zahfa bohong
" eh dengerin ya, Lo tuh bukan ahli bohong kalo di depan kita-kita" ucap cica
" atau jangan-jangan lu itu lagi mikirin Abang yang waktu itu ya" selidik Dea
" apaan sih" ucap Zahfa mengelak
" yaudah sama kita mah jujur aja za" ucap cica
" gue bingung sama diri sendiri" ucap Zahfa tiba-tiba "di saat gue lagi nyaman sama orang,orang itu malah menghilang tanpa kabar" ucap Zahfa menunduk
" Hem yaudah Lo yang sabar ya, apapun masalah Lo jangan di tutupi sama kita ya," ucap Dea
" utayangggg aku ternyata lagi galau " ucap cica sambil memeluk Zahfa
" peyukan dong" ucap Dea sambil menirukan gaya anak kecil
" gue sayang kalian" ucap Zahfa
" gue juga " jawab mereka bersamaan.
dan tak lama bel sekolah pun berbunyi kembali menandakan bahwa pelajaran akan di mulai kembali.
bersambung :) .
jangan lupa tinggalin komentar ya, like nya sama vote nyaa hehe
ini baru awal kisah yang mengharukan masih banyak lagi kisah yang kalian harus di tunggu. pokonya kasih komentar sebanyak-banyaknya dan like nya ya.
semoga sehat selalu dan berkah ya Aamiin
salam hangat dari itiw cantik :)
ig: istialtfh_
__ADS_1