Mantu Kiyai

Mantu Kiyai
Bertemu


__ADS_3

Sudah dua hari ini Zahfa menginap di panti, iapun selalu membantu Pekerjaan Bu Siti, dari mulai ia harus menyiapkan untuk makanan anak panti, membantu mencuci pakaiannya, dan iapun kadang menyempatkan bermain dengan anak panti, bahkan ia sekarang sudah hapal nama-nama anak panti, dari mulai yang masih kecil hingga yang beranjak sekolah Dasar, meski ia kadang keliru, atau salah menyebutkan nama pada awalnya. Apalagi Salma anak kecil yang sudah akrab dengan Zahfa, kadang jika ia merengek meminta di gendong oleh Zahfa, Zahfa menerimanya dengan senang hati, meski ia harus kerepotan untuk menyelesaikan pekerjaannya.


Semua itu tak luput dari penglihatan Bu Siti dan Adnan, Hati mereka terenyuh melihat pemandangan itu, bagaimana tidak, Zahfa yang usianya masih muda, bisa selihai itu. Jika di luarnya pasti seumuran Zahfa hanya bisa menghamburkan uang milik orang tua, tapi tidak dengan Zahfa. Seperti halnya ia memasak untuk anak panti, anak pantipun senang dengan masakan Zahfa, ternyata bukan hanya pintar tetapi ia juga jago memasak, pantas saja Salma tidak mau berjauhan dengan Zahfa.


" Bu ayok kita makan" ucap Zahfa.


" Adnanpun" ucapnya.


Merekapun, berjalan menuju meja makan disana sudah tersedia nasi dengan lauk pauk yang sudah lengkap meski itu hanya makanan sederhana.


" anak- anak masih pada kenyang, mereka lagi bermain di taman depan" ucap Bu Siti.


" Wah, menggiurkan" ucap Adnan.


" Makanya makan yang banyak" ucap Zahfa Terkekeh.


" Siapa yang ngajarin kamu masak?" tanya Adnan dengan memakan tempe bacem.


" Abang Al " ucap zahfa.


" Suami mu?" tanya Adnan.


" hush kalo makan jangan sambil ngomong" tegur Bu Siti.


Zahfa hanya tersenyum mendengar perkataan Bu Siti.


" Ateu Ama mau makan di cuapin Ama ateu ya ya yaaya " ucap Salma dari gendongan Zahfa.


" Sama ibu saja ya Salma" Bujuk Bu Siti.


" Nda mau Ama mau sama ateu tantik" ucap Salma cemberut.


" Tidak apa-apa Bu, Zahfa enggak kerepotan" ucap Zahfa.


" Salma betah banget sama Zahfa" ucap Adnan.


" Ama kakak mau nanya, kalo ateu Zahfa pulang bagaimana?" ucap Adnan.


" Pulang kemana akak?" tanya Salma polos


" Pulang ke kota ama" ucap Adnan.


" Ama gak mau jauhan sama ateu Zahfa gak mau hiks hiks hiks" tangis Salma pecah.


" Adnan kamu si" tegur Bu Siti.


" Cup cup sayang, udah ya jangan nangis lagi, ateu gak bakalan ninggalin Ama, kalo mau Ama boleh ikut ke kota" ucap Zahfa.


" Mau ateu mau" ucap Salma berbinar.


" Bu apakah boleh Salma ikut denganku?" tanya Zahfa kepada Bu Siti.


Bu Sitipun berkaca-kaca, ia tak mengira bahwa bocah kecil itu ingin ikut dengan Zahfa.


" Jika kamu bisa merawatnya, silahkan" ucap Bu Siti terharu.


" Terimakasih" ucap Zahfa terharu.


--------------


Al dan Ido hari ini ia sesuai pelacakan mereka kemaren, merekapun akan mengunjungi Panti Kartika Putri. Dalam perjalanan Al sangat cemas ia ingin sekali langsung menemui Zahfa, tapi Medan perjalanan yang sangat curam, membuat mereka memperlambat mobil yang di kemudikan oleh Ido.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang Al dan Idopun, sampai dimana tempat Panti Kartika Putri itu berada. Ia memparkirkan mobilnya di pinggir jalan, agar bisa mudah untuk parkirnya.

__ADS_1


Ido dan Alpun turun dengan sangat cool. Ia melihat pemandangan yang sangat menakjubkan, banyak persawahan terhampar luas dan gunung yang tinggi menjulang.


Al melihat ke arah depan Panti itu, ada beberapa Anak kecil yang sedang bermain di taman. Iapun melangkahkan kakinya dengan di buntuti Oleh Ido dari belakang.


" Permisi adik-adik" ucap Al.


Semua anak panti yang berada disanapun mendekati Al dan salah satu dari mereka bertanya.


" Kakak siapa?" tanya anak itu.


" Apakah kakak mau ngambil salah satu dari kita?" tanya yang ada dari belakangnya.


" Oh, bukan sayang" ucap Al langsung jongkok menghadap Anak itu.


" Apakah kamu kenal kakak ini?" tanya Al.


" Kakak Zahfa cantik?" tanya anak itu.


" Iya itu benar" ucap Ido.


Tak lama Zahfapun keluar untuk bermain bersama anak lainnya, dengan menggendong Salma.


" Zahfa" teriak Al.


Zahfa yang sempat sibuk dengan Salmapun menoleh, dan betapa terkejutnya Bahwa Al menjemputnya.


" Abang Al" ucap Zahfa berkaca-kaca. Iapun berlari menghampiri Al dan masih keadaan menggendong Salma.


Zahfa menghamburkan ke pelukan Al bersama Salma, seketika tangis Salma pecah.


" Huwaaaa, Ama takut" ucap Salma


" Sayang ini siapa?" tanya Al menguraikan pelukannya.


" Salma, Ama jangan nangis ya, ini om Al dan itu om Ido, mereka semua baik Ama, nanti Ama bakalan di kasih permen lollipop mau?" tanya Zahfa.


" Aku juga mau ateu Zahfa" ucap dari mereka.


" Aku mau mau" teriak yang lain.


" Nanti om dan Ido belikan ya" ucap Al lembut.


" Sayang, kau semakin gemuk saja, padahal cuman dua hari disini" ucap Al.


" Hehe, Masa sih?, ko abang tau Zaza disini?" tanya Zahfa heran.


" Abang punya asisten yang bisa di andkan sayang" terkekeh Al.


" Jiwa jombloku meronta-ronta" ucap Ido tertawa terbahak-bahak.


" Duh, ada siapa ini?" tanya Bu Siti yang datang dari belakang rumah.


" Eh, ibu saya suaminya Zahfa Al" ucap Al menyalami Bu Siti.


" Eh, ternyata enggak cuman ganteng tapi baik hati juga ya" terkekeh Bu Siti.


" Ayok masuk" ucap Bu Siti ramah.


Merekapun masuk kedalam rumah panti itu. Dan Bu Sitipun menyuguhi makanan yang seadanya.


" Bu saya tidak akan lama-lama disini, saya disini cuman mau menjemput Zahfa, maaf sekali Zahfa sudah merepotkan Ibu" Jelas Al.


" Ibu tidak apa-apa nak, ibu sangat bahagia bisa kenal dengan Zahfa, Zahfa anak yang baik" Ucap Bu Siti senyum tulus.

__ADS_1


" Ibu saya akan usahakan setiap bulannya, saya akan mengunjungi Panti ini, dan saya akan mengirimkan donasinya juga" Jelas Al.


" Tidak apa-apa nak" ucap Ibu sopan.


" Saya tidak mau menerima penolakan Ibu, jadi harap akan menerimanya" Jelas Al.


" Kalo gitu saya mau pamit ya Bu, Zahfa ayok" Ucap Al.


" Bu, maafin Zahfa ya, Zahfa merepotkan ibu, Zahfa udah sayang sama Ibu, Zahfa akan mengunjungi ibu ko" ucap Zahfa sedih.


" Iya nak, semoga kalian selalu ada dalam kebahagiaan" ucap Bu Siti.


" Salma mau ikut Ama ateu Zahfa, Ama mau ikut hiks hiks hiks" ucap Salma dengan tangisan yang pecah.


" Ibu bolehkah?" tanya Zahfa berhenti.


" Jika Salma menginginkannya silahkan Nak, jaga dia baik-baik" ucap Ibu berkaca-kaca.


" Makasih ibu" ucap Zahfa.


" Abang Al boleh bawa Salma ke apartemen kita?" tanya Zahfa memelas.


" Tapi, siapa yang akan menemaninya nanti?" tanya Al.


" Kita cari baby sister aja, kalo enggak kita ke rumah mamah dulu aja" ucap Zahfa.


" No,kita cari Baby sister terbaik" ucap Al. karena takut terjadi sesuatu apalagi masih ada Dinda disana.


" Ido carikan baby sister" ucap Al.


" Baik" ucap Ido.


" Jadi, Ama ikut Ama om ateu?" tanya Salma.


" Ayok ikut sayang" ucap Zahfa.


" Ibu kita pamit ya assalamualaikum" ucap mereka.


" Waaalaikumsalam, hati-hati ya nak" ucap Bu Siti.


" Sini biar Salma om Gendung ya" ucap Al.


" Ido Lo yang nyetir ya" ucapnya lagi.


" ayok om" ucap Salma.


Alpun mengalihkan gendongannya kepada dirinya. Merekapun masuk kepada mobilnya, dan Ido melajukan mobilnya ke arah jalanan kota.


Di perjalanan Salma tak berhenti mengoceh karena banyak permintaannya, Al yang mendengar perkataan Salma hanya mengangguk dan terkekeh sedangkan Zahfa ia tertidur di bahu Al, karena mungkin terlalu lelah.


" Om, Ama mau maenan kaya oyang-oyang ya" ucap Salma.


" Ama mau maenan apaa emang" tanya Al.


" beybie om" ucap Salma.


" Kalo mau beybie, Ama berarti harus manggil sama om sama ateu mamah sama papah ya" ucap Al.


" Mamah papah?" tanya Salma.


Alpun mengangguk tanda mengiyakan.


" Oke papah" ucap Salma dan memeluk Al.

__ADS_1


" Semoga kalian bahagia terus ya, gua juga ikut bahagia liat Lo Al udah gak sedih lagi" bathin Ido yang memperhatikan percakapan mereka itu.


Holaa,pokonya jangan lupa untuk Vote rating fav likenya ya aku hari ini update 2,5k, percaya ga? kalo ga percaya itung aja sendiri dari dua episode ini wkwkk yang pasti pegel ngetik wkwk makanya jangan lupa vote vote vote okey? see you❤️ Besok ketemu lagi ko wkwk


__ADS_2