Mantu Kiyai

Mantu Kiyai
Mabok


__ADS_3

Setelah banyak drama di keluarga Al dan Zahfa, akhirnya mereka pun berangkat untuk menengok ke rumah mertua Zahfa. Al yang mengemudikan mobilnya, Zahfa duduk berdampingan Dengan Al, Salma dan Bi Wati mereka duduk di belakang Al dan Zahfa.


Salma berceloteh ria, menikmati keindahan pemandangan alam, Bi Wati hanya tersenyum melihat kegembiraan Salma, sedangkan Zahfa sesekali ia menyahut seruan Salma.


Setelah perjalanan satu jam lebih, mereka terlebih dahulu istirahat di rest area, karena di perjalanan tadi, Zahfa tiba-tiba pusing, hal ini menambah kekhawatiran Al.


" Kamu masih pusing?" tanya Al, ia menepikan mobilnya di tempat yang banyak penjual kaki lima.


" Hm" ucap Zahfa seadanya, Karena memang benar ia masih sangat pusing, apalagi ia sedang memangku Salma yang sedang tidur.


" Neng, biar bibi aja yang nge gendong Salma" ucap Bi Wati, ia pun mengambil alih Salma.


Merekapun keluar dari mobil, dengan Zahfa yang di genggam erat tangannya oleh Al,


dan Bi Wati di sebelah Zahfa.


" Mau duduk dimana?" tanya Al.


Zahfapun menunjukkan lesehan sederhana yang di buat dari bahan kayu, merekapun berjalan ke arah lesehan tersebut.


" Mau makan apa hm?" tanya Al lembut, iapun memijit pelipis Zahfa.

__ADS_1


" Mau bakso, tapi yang pedes" ucap Zahfa


" No, kalo mau bakso jangan pedes" ucap Al lembut, ia mencoba memperingati istrinya.


" Ya udah, gamau makan kalo gitu" ucap Zahfa cemberut.


" Jangan gitu dong" ucap Al.


" Pak, mending kata bibi iyahin aja, siapa tau itu mau Utun " ucap Bi Wati.


Al pun berdehem kemudian mengangguk kepalanya.


" Ya udah, kalo itu mau kamu, aku pesenin dulu" ucap Al.


" Hm" ucap Al


" Oiya, bibi mau pesen apa?" tanya Zahfa.


" Sama kaya neng aja" ucap Bi Wati.


"Oke, Ama tumben belom bangun ya, gemes banget pipi chubby" Ucap Zahfa meneliti wajah Salma.

__ADS_1


" Mirip kamu Za, gemesnya" ucap Al dengan membawa nampan berisi tiga mangkuk bakso yang pedas.


" Kayanya nikmat yah, ini bakso" ucap Zahfa menggiurkan, ia pun mengambil salah satu mangkuk yang berisi bakso itu.


" Baca dulu doa dulu Za, biar kenyang" ucap Al lembut.


" Iya hehe, Bibi jangan lupa di makan ya bakso nya, ini enak loh" ucap Zahfa


Bi Wati pun memakan baso dengan menidurkan lebih dulu Salma di pinggirnya. Ia pun mulai melahap baksonya. Begitupun dengan Al iapun mulai memakan baksonya.


tak berselang waktu yang lama, satu mangkuk pun tandas di makan oleh Zahfa, ia sangat menikmatinya.


" Alhamdulillah" ucap Zahfa


" Kenyang?" tanya Al yang sudah habis juga


" iya" Ucap Zahfa.


Mereka semua pun kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan, Salma yang sudah bangun ia memilih diam dengan cemilan yang sudah di beli oleh Al sebelum berangkat tadi, karena ia menjaga kalo Zahfa ataupun Salma akan lapar di dalam mobil.


Sedangkan Zahfa ia lebih memilih untuk mengistirahatkan tubuhnya dengan tertidur menyender, Al pun membenarkan posisi yang nyaman untuk Zahfa. Begitu pula dengan Bi Wati ia pun lebih menidurkan tubuhnya.

__ADS_1


Hallo para readers, gimana masih suka bacanya? semoga kalian masih menunggu cerita up aku ya, maapin aku yang sibuk dan jarang ngeluangin waktu buat up novel ini, doain aku ya semoga pertengahan Maret bisa tamat ini novel, ga ada halangan apapun, semoga author juga tetep sehat dan stabil, okey? oiya makasih banget, yang udah komen, baru di baca tadi. tau ga? jadi bikin semangat lagi hehe makasih pokonya, ga bisa di ungkapin lewat kata2, semoga kalian semua sehat selalu, di lancarkan rezekinya ❤️✨jangan lupa vote like dan komennya ❤️ di tunggu komen kalian ❤️✨


__ADS_2