
" Bocil kau" ucap Al sambil menunjuk kepada gue
Semua orang langsung menatap gue dan Al secara bergantian
" Kalian sudah saling kenal?" Tanya ayah
Deg
Deg
Deg
" Ya Allah jantung gue nggak karuan ke mau lari maraton " ucap gue dalam hati. Panas dingin pun menghampiri seluruh tubuh gue
" Eh yah ini waktu yang Zaza ceritain waktu itu" ucap gue sambil terbata-bata
" Oh ini yang di maksud om-om ganteng itu bukan za?" Ucap mamah sambil menggoda gue
" om-om ganteng?, Kalian ada apa sih? " Tanya Bu Laila
" Oh ini Bu jadi Zaza tuh manggil sama anak ibu itu om-om ganteng " ucap mamah
" Ko bisa " ucap Ula Kaka Al
Dan akhirnya pun mereka menceritakan semuanya awal perempuan Zaza dan Al pun. Mereka semua tertawa kecuali ka Dinda, ka Dinda hanya diam saja dengan ekspresi datarnya .
" Mah Kaka ke toilet dulu sebentar ya" ucap KA Dinda
Dan ka Dinda pun lebih memilih keluar dari rumah itu dan menyaksikan reuni Akbar yang di adakan di lapangan serbaguna itu.
" Huh selalu saja Zaza apa-apa yang di duluin " ucap KA Dinda. Tak di pungkiri bahwa KA Dinda sekarang lagi cemburu
Namun saat Zaza mau mencari toilet, Zaza menubruk salah seorang santri putra.
" Eh maafin nggk sengaja " ucap KA Dinda
" Eh iya mba gpp, maaf saya juga " ucap santri itu
" Oiya namanya siapa?" Ucap KA Dinda dengan hati-hati
" Oh nama saya Andi mba" ucap Andi
__ADS_1
Andi merupakan salah satu kepercayaan pak kiyai,bisa di bilang tangan kanan pak kiyai. Karena Andi sudah lama mengabdi di sana.
" Oh nama saya Dinda" ucap KA Dinda
" Kalo gitu saya duluan ya mba, masih banyak kerjaan yang harus saya urus" ucap Andi dengan lembut
" Oiya hati-hati Andi"
Deg
Deg
Deg
" Kenapa jantung gue ya, apa ini yang di namain cinta pandangan pertama? Hehe" ucap ka Dinda senyum-senyum sendirin dan KA Dinda pun tidak jadi pergi ke toilet nya lebih baik dia kembali ke rumah pak kiyai
Di rumah pak kiyai
" Mamah ayah Zaza nyusul ka Dinda dulu ya, lama banget ka Dinda ke toilet'nya" ucap gue
" Yuadah sana za" ucap mamah dan akhirnya pun gue meninggalkan tempat itu, tapi ternyata di belakang gue ada yang ngikutin dan langsung narik tangan gue
" Ah sakit" ucap gue
" Mau kemana bang?" Tanya gue
" Abang?, Bukannya Lo manggil gue om-om ganteng yah" ucap Al dengan nada menyelediki
" Eh" ucap gue gelagapan
" Yaudah ikut gue " ucap Al kembali dan akhirnya gue pun mengekori dari belakang dan akhirnya sampai di sebuah saung gazebo dengan pemandangan yang sangat indah
" Lo suka ?" Ucap Al
" Hem" ucap gue
" Kenapa?" Ucap Al dengan mengerutkan keningnya
" Engggakk ko, suka" ucap gue
Hening
__ADS_1
Hening
Hening
" Kalo gue lagi suntuk, gue suka kemari" ucap Al dengan santai
" Hem,oiya nama Abang siapa?, Dari awal kita ketemu Abang belum kenalan nama kan?" Ucap gue
" Oiya nama gue Muhammad Ali Sanusi panggil aja Al " ucap Al dengan nada so cool nya
" Cih, so ganteng Lo bang" ucap Zaza
" Emang ganteng dari lahir keles" ucap Al
" Oiya gue boleh minta no hp loh ga?" Ucap Al dengan hati-hati
" Buat apaan bang?" Ucap gue polos
" Lah buat kontekan sama Lo bocil" ucap Al dengan gemasnya
" Yaudah nih 0823*********" ucap gue
" Oke makasih bocil " ucap Al
" Yaudah ayok kita kesana lagi, nanti gue di cariin sama ayah mamah" ucap Zaza
" Yaudah ayok" ucap Al
Dan kita pun berjalan menuju ke rumah pak kiyai . Acara reuni Akbar pun berjalan dengan lancar dan meriah banyak sekali para alumni yang datang bahkan mencapai seribu lebih orang. Dan Gue pun masih stan by dengan mengamati gedung satu persatu dan jiwa menghayal gue pun kembali
" Ah kalo gue punya pesantren gimana ya rasanya? " Ucap gue pelan .
" Tenang nanti Lo jadi istri muda Sanusi ko" ucap Al dengan santai nya
" Kau " ucap gue kaget
Bersambung ;)
Jangan lupaaaaaa ya kasih like nyaaaa;)
gimana ? udah tertarik ? pastinya dong yaaa
__ADS_1
masih banyak lagi di part-part selanjutnya yang bikin heboh dan pasti nya terkejut dong :)