Mantu Kiyai

Mantu Kiyai
Menghilang


__ADS_3

Hari ini hari seperti biasa Zahfa dan Al melakukan aktifitas seperti biasa, sebelum Zahfa berangkat sekolah ia nampaknya sangat lesu, bahkan ia terus menerus menguap sampai tidak tahu ia di perhatikan oleh Al.


" Kamu kenapa Za?" Ucap Al mendekatkan diri kepada Zahfa.


" Eh, Abang enggak ko, Ayok kita makan" ucapnya.


" Kamu ngantuk ya?" tanya Al.


" Padahal kan kamu malam tidur lebih dulu" ucapnya heran.


" Maem gue gak bisa tidur bang, setelah Abang tidur aku bangun, yaudah gue jadi curhat gak jelas di buku " batinnya.


" Zahfa hey" ucap Al lagi membuyarkan lamunan Zahfa.


" Ayok makan" ucap Zahfa.


Dan merekapun akhirnya makan, tanpa membicarakan tentang hal tadi.


----------


" Abang hati-hati ya, jaga diri baik-baik, aku sayang Abang I Love you" ucap Zahfa seketika Mobil sudah berhenti di depan gerbang sekolahnya.


" Kamu apaan sih ngomong kaya gitu, tumben banget" ucap Al.


" Sesekali nasihatin suami ganteng" terkekeh Zahfa.


"Haha, I Love you too my honey"Ucap Al dengan mencium bibir Zahfa sekilas.


" Setelah pulang sekolah, kita mall ya" ucapnya.


" Ngapain?" tanya Zahfa mengkerutkan kening.


" Katanya mau ke arah yang lebih baik" ucap Al.


" Oh maksudnya beli banyak hijab lagi gitu? tapikan di rumah mamah juga banyak hijab yang enggak kepake" jelasnya.


"No no no, tidak ada bantahan untuk istri kecil Abang" tegas Al yang tidak mau di bantah.


" Baiklah, Salim dulu dong" ucap Zahfa

__ADS_1


Zahfapun menyalimi tangan Al dan Alpun mencium kening istri kecilnya.


" Assalamualaikum by" ucap Zahfa..


"Waaalaikumsalam" ucap Al


Zahfapun berjalan menuju gerbang, dan Al pun menacapkan gas mobilnya untuk menuju ke arah kantor.


Tak luput dari perhatian seseorang ternyata Zahfa dan Al sudah ada beberapa orang yang mengikutinya berpakaian serba hitam, memakai topi dan masker.


" Apakah itu bos, yang berada di dalam Poto itu"Tanya anak buah kepada bosnya.


" Iya, Hem di Mirip seperti yang berada di Poto ini" jelas sang bos.


" Tapi kenapa bos kita menyuruh kita untuk menangkapnya, padahal kalo kita perhatikan orang itu mirip dengan bos besar kita" jelasnya lagi.


Pimpinan penjahat itu sesaat terdiam, benar yang di katakan anak buahnya, anak itu mirip dengan bos besarnya, tapi hanya tekstur tubuh membedakannya.


" Apakau ingin bergosip?" tanya Bosnya yang sudah tersadar dari lamunannya.


" Eh?" ucapnya ragu.


" Jika kau ingin bergosip, kau ikut saja dengan ibu-ibu komplek yang suka membeli sayuran di dekat rumahmu itu" ejek Bos.


" ih, aku ingin ikut dengan bos" ucapnya cemberut.


" good, baiklah kita beroperasi setelah dia pulang sekolah" ucap Bosnya.


-------------


" Hallo guys" ucap Cica


" Zahfa kenapa muka loh" ucap Dea


" kaga apa-apa, gua ga enak perasaan" ucapnya.


"Tenang ada kita ko" ucap Cica


Tak lama Gurupun datang ke kelas mereka, Zahfa dari awal sudah tidak pokus hanya bisa mencoret bukunya tak jelas,ia pun menuiskan kata-kata di akhir lembaran bukunya.

__ADS_1


Kau tau? hal yang paling aku takuti ialah kau bersama orang lain saatku tak ada, entah perasaan apa yang menyelimuti hati ini semoga kita selalu di beri kebahagiaan seutuhnya.


" Za" ucap Cica


" Ayok pulang" ucap Dhea.


" Hah?Pulang? bukannya masih ada pelajaran lagi?" tanya Zahfa


" Lo budek kayanya emang tadi enggak ngedenger apa pengumuman di speaker, BAHWA PARA SISWA SILAHKAN PULANG, KARENA AKAN ADA RAPAT PARA GURU" ucap cica dengan menggulungkan bukunya dan terdengar agar suara yang menggema.


" Hahaha lu tuh ada-ada aja" ucap Dhea


------


" Hati-hati ya" ucap Dhea dan Cica


" Yakin Lo gak bakalan numpang dikita?" tanya Dhea memastikan kepada Zahfa


" Gak usah, sebentar lagi Abang Al datang" elak Zahfa, padahal ia tidak memberitahu kepada Al.


" See you, yaudah kita duluan bye" ucap mereka.


Setelah mereka pulang, Zahfapun duduk di parkiran ia ingin menghubungi Al, akan tetapi ia takut akan mengganggu Al di kantornya. Lalu ia pun memesan ojek online. Tak berselang lama, Mobil hitam mewah mendekati Zahfa, Zahfa yang melirik ke arah mobil itu Gugup dan takut, karena di parkiran hanya ada dia, dan siswa yang lainnya sudah pulang terlebih dahulu. Mobil itu berhenti tepat di depan Zahfa, Lalu seseorang turun dengan baju serba hitam.


" Ayok ikut kami" Ucap Seseorang itu.


" Tidak mau " Ucap Zahfa ketakutan


" Ikut dengan tenang atau di paksa?" tanyanya.


" TIDAK MAU" teriak Zahfa, ia mencoba berlari namun hasilnya nihil, ia lebih dulu di bekap mulutnya oleh mereka yang berpakaian baju serba hitam itu.


"Bos, dia pingsan" ucap yang membekapnya.


" Bagus" Ucap bos yang berada di dalam mobil itu.


Lalu ia memasukkan Zahfa kedalam mobil itu. dan mobil merekapun melaju kencang ke arah jalanan kota.


Hallo, selamat beraktifitas kembali πŸ™ƒ jangan lupa untuk Vote rating fav likenya ya, heheh

__ADS_1


Aku ga bakalan bosen-bosen buat promisikan hasil karyaku yang baru, semoga kalian suka dan jangan lupa untuk tinggalin jejak ya pelisss ini mah gak pake bohong, kalo bohongkan dosa yaπŸ˜‚πŸ™



__ADS_2