Me And My Step Brother

Me And My Step Brother
Berkunjung ke kebun teh


__ADS_3

Aku terbangun karena suara Alarm. Aku langsung mematikannya karena ingin tidur lagi. Aku menatap ke arah Ale, ia tak terganggu dengan suara Alarm dan masih asyik tertidur.


Aku ingin menatap wajah cantiknya hingga puas.


Mengelus rambut panjangnya hingga alisnya yang tebal.


Turun ke bulu mata lentiknya yang panjang.


Hidungnya yang mungil. Hehe. Sama seperti tubuhnya yang mungil.


Bibirnya yang tipis namun terasa manis hingga membuat candu.


Sampai aku mendapati jika ada pergerakan kecil dari wanita itu. Ia mengolet sedikit dalam keadaan menutup mata. Tahu akan bangun, aku menutup mataku dan..


Dan?


Ia mencium kembali pipiku!


Aku bisa membuat kesimpulan jika ia juga menyukaiku.


Ia langsung terbangun dari kasurku. Aku tak mendengar suara kamar Ale yang tertutup jadi aku membuat kesimpulan jika ia langsung beraktifitas.


Beberapa menit setelahnya, aku mendengar suara pintu masuk di buka.


ia keluar?


Untuk apa?


Setelah beberapa saat aku mendengar suara pintu di tutup,


Aku mendengar suara blender dari dapur, apakai ia membuat jus mangga? Kurasa tidak, bau menggugah selera datang dan merasuk ke indra penciumanku, sedikit menusuk hidung. Kurasa ia memasak sesuatu yang pedas.


Aku bergegas keluar dari kamarku, setelah sebelumnya merapikannya.


Ia sedang memasak sesuatu. Dan perhatianku malah pada Ale yang baru saja mandi. Tubuhku bergerak dengan sendirinya memeluk tubuh Ale.


Aku mencium bau yang wangi dari tubuh Ale dan wanita iu mengira aku membicarakan masakannya.


Aku menikmati menciumi leher wangi Aldista. Sampai suara cempreng memanggil Ale.


Aku bergegas duduk di kursi yang ada di kursi pantry. Dan kurasa pria tua itu keburu curiga.


Ale menawari masakannya, namun aku mendapati wajah curiganya belum luntur.


Dan kurasa itu benar, ia terus mendesak Ale, meski Ale sedang datang bulan.


‘ pria tua pemaksa.’ batinku kesal.


Sejujurnya, aku ingin langsung mendobrak pintu, namun aku masih memiliki etika, sehingga aku memilih bersopan hati mengetuk pintu Ale. Aku melihat wajah curiga, dan kesal pria tua itu. Mungkin karena ia tak kunjung melakukannya meski sudah bergairah total.


Ia mengalami blue- ball dan sebagai sesama pria aku bisa mengerti perasaannya. Akhirnya, yang awalnya mau menggurui, aku malah mengajak mereka jalan- jalan.


Ale menunjukkan wajah konyolnya ketika mengatakan ingin jajanan khas solo.

__ADS_1


Pfft!


Kurasa ia dan Damien akan menjadi grup wisata kuliner yang kompak.


Antara keliling kota solo dan berkunjung ke kebun teh, Ale memilih ke kebun teh.


Tak heran, ia sedang period dan malah melihat kota solo di siang hari yang padat?


Atau mungki karena ia yang bosan dengan pemandangan kota solo dan sudah terlalu hapal pemandangan solo?


Aku yakin tidak.


Ia jarang di ajak keluar bahkan oleh kekasih tuanya ini.


Jadi aku sekalian mengajak kekasih tua nya ini- yang selalu meminta untuk di mengerti tentang keadaannya- beribur dengan mobilku ini.


Setelah sampai sesi foto dimulai. Dan jika ada kesempatan, aku selalu berfoto berdua dengan Ale.


Aku memamerkan foto kami berdua kepada Damien.


Dan beberapa saat kemudian ia menelphone ku. Aku sedikit mengambil Jarak dengan Ale dan kekasih tuanya saat mengangkat telephone.


...‘ ARNOLD!” aku reflek menjauhkan handphone ku saking besarnya suara yang menelphone....


“ mommy?” heranku.


“ kau bersama dengan Damien?” heranku.


...‘ ya, ia memintaku menemaninya wisata kuliner. Arnold, katakan pada Mommy! itu Ale? Kau sudah bersatu dengannya?” ucap ibuku yang tahu perasaanku pada Adik triku yang satu itu....


...“ maksudnya?”...


“ aku mengikuti saran Damien yang mengatakan jika aku.., ya.., mommy tahulah.” ucapku.


...“ benarkah? Lalu apa yang kau tunggu?” heran ibu kandungku tersebut....


“ tapi sekarang aku masih di solo, selain karena rencana papa tiri yang ingin membuat kost- Ale masih memiliki kekasih yang tak mau putus darinya. Ale sendiri tidak mau cari ribut dengan calon mantan kekasih tuanya jaddi aku memilih memboyongnya pergi dulu dari kekasihnya.” ungkapku.


...“ apakah kekasihnya.., kaya?” ...


“ tentu saja tidak.” jawabku.


...‘ memiliki kekuasaan?”...


“ nope.” jawabku gampang.


...“ lalu? Apa masalahnya? Kau bisa menyingkirkannya!” heran Mommy....


“ aku tak ingin Ale membenciku.” jawabku.


...“ .., baiklah, mommy mengalah. Setelah ini mommy dan En akan pulang ke Solo untuk melihat perkembangan kost nya.” ungkap Mommy....


“ sebisa mungkin, jangan perlihatkan jika mommy tahu hubunganku dengan Ale, ia tidak mengingat siapa aku.” ucapku.

__ADS_1


“ dan aku ingin; akulah yang mengatakan jika aku mencintainya bukan dari siapapun.” ucapku mantap.


...“ siap.” jawab mommy sebelum mematikan telephone....


Aku menatap ke arah Handphone.


“Kenapa mommy malah menggunakan handphone, En?” heranku. Aku lalu mengirimkan pesan soal keherananku.


‘ mommy sedang bertaruh dengan En, apakah saudara jauhmu itu memiliki kekasih atau cuma teman one night stand biasa. Kau tahukan? Berbeda denganmu yang memiliki trauma dengan wanita, Damien tak memiliki trauma apa- apa dan aku serta aunty mu tak pernah lihat ia berkencan, karena takut memiliki orientasi sexual, aku dan dia bertukar handphone.’ Begitu bunyi pesannya.


“ ...” aku bingung mau berkata apa, kasihan juga jika Damien sampai di awasi sejauh itu.


Meski tahu alasan Damien tak memiliki kekasih.


ia takut melihat sosok ibunya yang diktator. ayahnya yang notabene seorang pria bahkan yang mengurusi urusan rumah dengan alasan takut membuat rumah berantakan dengan sifat kikkuk ibu Damien. Aunty Karen benar- benar hanya tahu soal bedah, perawatan orang sakit, obat- pokoknya berhubungan dengan kecintaannya pada profesinya.


Dan diktator?


Karena Aunty Karen itu bisa beladiri. Aku bahkan sampai ingat jika kami selalu di paksa memakai pakaian wanita. Hanya karena kami semua pria dan mereka sudah sedari dulu ingin anak perempuan.


‘ dan Aunty takut jika Damien sampai memiliki orientasi sexual?’


Sejujurnya alasan Damien tak memiliki kekasih tentu karena memikirkan aku, bagaimana bisa ia memikirkan wanita jika sibuk mencari wanita yang bahkan aku hanya tahu wajah dan nama panggilannya. Beruntung aku telah menemukannya.


Damien bahkan mengambil study psychology hanya agar bisa melihat seseorang berbohong atau tidak.


Terkadang, ia merangkap sebagai HRD yang akan menyeleksi para pegawaiku. Mungkin ia tak mau jika ada seseorang yang mengkhianati ku lagi dan membuatku semakin terjatuh. Meski, karena itulah, ia bisa di angkat sebagai IP.


Akupun berharap ia mulai memikirkan dirinya sendiri.


Memiliki kekasih, memilih jalannya tanpa memikirkan aku dan sebagainya dan sebagainya.


Lupakan soal keluargaku.


Aku kembali kemana ada Ale dan kekasih tuanya melihat- lihat. Ale menunjuk ke paralayang.


Aku melihat ke arah matanya. Matanya berbinar karena penasaran.


Kurasa ia belum pernah merasakannya. Aku menyetujui permintaannya. Dan sekian detik kemudian aku mulai menyesal karena meng- iyakan permintaan Ale.


Sial!


Kenapa para pendamping para layang itu pria? Mereka mau mengambil kesempatan?


Dan lebih sialnya lagi adalah..., karena aku tak bisa menunjukkan rasa kesalku- itu hanya akan membuat kekasih tua Ale kembali curiga. Aku kembali menghubingi pihak manajemen paralayang. Aku meminta mereka mengirimkan pendamping wanita kemari.


Aku melihat keantusiasan Ale setelah berhasil merasakan melihat kebun teh dari ketinggian langit.


Setelah Ale, kekasih tua Ale ikut terbang bersama pendamping pria. Dan aku melakukannya sendiri.


Aku tak mau di dampingi wanita dan aku juga tak mau di peluk pria. Kebetulan aku pernah melakukannya dengan Damien, ia kerap memintaku membantunya dalam penyelidikan tugas, meski rencana sepenuhnya adalah miliknya.


Mengingat, ia sudah sering ada untukku, setiap ia meminta bantuan kepadaku- akupun enggan menolaknya.

__ADS_1


Dia membutuhkan parnert yang cerdik. Dan ia merasa hanya aku yang bisa ia andalkan. Apa lagi, di kalangan bisnis, orang sudah mengenalku sebagai pengusaha papan atas, sehingga jika ia membutuhkan menyelidiki tempat yang hanya menerima orang Borjuis- ia akan meminta bantuan aku.


__ADS_2