Melodi Cinta Aqila

Melodi Cinta Aqila
bab 44 Duka Gamal


__ADS_3

Shinta ditatap dengan tatapan aneh dan tidak bersahabat oleh seorang resepsionis saat ia memberi tahu tujuan kedatangannya, namun Shinta tetap sabar dengan segala perlakuan tidak sopan yang ditujukan kepadanya.


"Nona, tolonglah beritahukan kepada tuan Gamal, Shinta ingin bertemu dengannya" ucap Shinta, ia meminta tolong sekali lagi.


"Nona harus ada janji dahulu agar bisa bertemu beliau, tidak bisa sembarang seperti ini" ucap gadis yang bertugas sebagai resepsionis tersebut, ia mengira Shinta hanyalah seorang gadis penggoda yang hendak mencoba-coba meraih hati atasannya.


Resepsionis tersebut tampak enggan melayani Shinta, bahkan menyuruh Shinta menyingkir saat ada tamu lain yang memerlukan bantuannya. Ia sangat kesal kepada Shinta yang terus berdiri dihadapannya.


"Nona jangan berdiri disitu terus dong, itu dapat membuat tamu menjadi tidak nyaman, nanti saya panggilkan keamanan kalau kamu masih bandel" ucap gadis tersebut dengan menaikkan intonasi suaranya.


Gamal keluar dari lift dengan langkah yang tergesa-gesa untuk menuju Rumah Sakit, ia hampir tidak melihat Shinta, pikirannya yang sedang kacau mengurangi kejelian pandangannya. Ia menoleh saat mendengar keributan yang ditimbulkan oleh resepsionis, ia terkejut dengan apa yang dilihatnya.


"Shinta" ucap Gamal


Gamal berlari menuju Shinta lalu memeluknya dengan erat, membenamkan wajahnya pada pundak Shinta. Ia merasa hangat dan nyaman, ia melupakan segala sopan santun yang dijunjung tinggi selama ini, ia pun lupa dengan pandangan orang yang penuh tanda tanya akibat perbuatannya.

__ADS_1


"Gamal, maksud kedatangan saya adalah...." ucapan Shinta diputus


" Tolong diamlah sebentar.... tolong jangan berkata apapun untuk saat ini....." ucap Gamal berbisik ditelinga Shinta


"Gamal, saya telah menemukan putri mu" ucap Shinta


Shinta tidak ingin Gamal memeluknya terlalu lama karena ia sadar kini Gamal bukan muhrimnya lagi, ia tidak mengetahui cara lain untuk menyadarkan Gamal selain memberi tahu tentang keberadaan putrinya.


Gamal melepaskan pelukannya, ia menatap wajah Shinta dengan tatapan penuh selidik. Selama empat tahun, Gamal mencari keberadaan anaknya tapi tidak pernah berhasil.


"Putri mu sudah ditemukan dan dia tinggal bersama saya" ucap Shinta


Gamal menggenggam erat tangan mungil Shinta, lalu menariknya agar mengikuti langkah kakinya yang lebar dan cepat. Hal ini membuat Shinta terengah-engah karena harus berlari untuk mengimbanginya, Mereka menuju ke ruangan Gamal.


Gamal membawa lari Shinta keruangannya karena ia sudah tidak sanggup menahan harunya, ia tidak mau dirinya kelihatan lemah dihadapan orang lain.

__ADS_1


"Dimana dia sekarang, saya sangat merindukannya" ucap Gamal


"Sabar Gamal, dia aman bersama saya, tapi sebelum menjumpainya lebih baik jika kamu melakukan tes DNA terlebih dahulu. Ini adalah rambut, kuku dan sikat gigi yang digunakannya" ucap Shinta sambil menyerahkan plastik yang berisi sikat gigi, juga potongan kuku dan rambut


Tiba-tiba dada Gamal terasa sesak, jantungnya berdetak lebih cepat, dan tenggorokannya terasa kering, tangisnya pun pecah seketika sambil memegang plastik yang diterima dari Shinta.


Setelah Gamal kehilangan putrinya di taman hiburan, ia kembali kerumahnya dengan pikiran kosong. Ia berharap putrinya hanya tersesat dan tidak menemukan jalan pulang sehingga ada orang baik yang mengantarkannya kembali ke rumahnya.


Gamal telah melaporkan tentang kasus kehilangan putrinya kepada Polisi, juga memberitahukan kepada seluruh media cetak dan elektronik, ia pun sudah menyebarkan lewat media sosial, tapi tidak ada hasilnya.


Gamal merasa sedih saat melihat baju-baju dan sepatu-sepatu mungil milik putrinya yang terpajang rapi dikamarnya. Kenangan indah saat bersama putrinya membuatnya menangis tergugug seorang diri.


Setiap ada petunjuk yang berhubungan dengan putrinya, Gamal selalu pergi untuk menyelidikinya, namun selalu berujung dengan kekecewaan.


Gamal akhirnya memutuskan menjadi relawan untuk membantu keluarga yang kehilangan anaknya, ia pun menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk lembaga yang berjuang menemukan anak-anak korban penculikan.

__ADS_1


__ADS_2