Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 10 ~ Jebakan ~


__ADS_3

David saingan Aksa dalam mendapatkan proyek itu merasa tidak puas karena lagi-lagi Aksa memenangkan tender bulan ini.Dia benar-benar tidak puas dengan hasil hari ini.


"Selamat ya tuan Aksa , lagi-lagi kamu mendapat proyek ini,kamu memang hebat dalam berbisnis tidak heran di usia yang masih muda kamu sudah banyak bisnis yang sukses." Puji David basa-basi di hadapan Aksa.


"Tidak usah terlalu memuji tuan David,kalau bisa kita tidak usah terlalu formal,panggil nama saja,apalagi kita sudah bertemu beberapa dalam pertemuan bisnis seperti ini." Ucap Aksa.David tersenyum kecil sesungguhnya dia tidak ikhlas karena Aksa selalu berada di atasnya.


"Bagaimana kalau nanti malam kita minum bersama,untuk memenangkan kemenangan mu ini tuan Aksa ?" Ucap David. Aksa langsung menyetujui permintaan David dia tidak merasa aneh dengan sikap David karena wajahnya menunjukkan sikap persahabatan.


Mereka meninggalkan restoran dan kembali ke perusahaan masing-masing setelah mereka menentukan tempat minum yang sudah mereka janjikan nanti malam.


Karena sangat senang hari ini,Aksa dengan mudah percaya ajakan David sedikit pun dia tidak curiga kalau David punya rencana yang buruk untuknya.


Sementara itu David yang sedang berada di mobilnya dia tampak sangat marah beberapa kali dia memaki dan menyebut Aksa hingga supir dan asisten pribadinya takut,mereka membiarkan pria itu memuaskan kemarahannya dengan mengeluarkan kata-kata makian.


"Aku akan mempermalukan mu Aksa tunggu saja tamat lah riwayatmu,aku tidak membiarkan kamu terus menerus memenangkan proyek yang sangat besar." Ucapnya dalam hati sambil menatap lurus penuh kemarahan.


****


Melisa dan Dita hari ini terpaksa lembur karena ada yang menyewa hotel mereka untuk sebuah acara besar.Dita dan Melisa bekerja hingga jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan.


"Melisa tadi aku dengar chef Juna mengajakmu pergi,kamu pergi saja sekarang biar kan aku yang membereskan semua ini.Tidak enak sama chef Juna yang sudah menunggumu dari tadi." Ucap Dita.


"Tidak usah aku tidak enak sama kamu." Tolak Melisa dia tidak tega membiarkan Dita pulang sendirian malam ini.


"Sudahlah aku akan menyelesaikan sisanya,nanti aku pulang naik ojek online saja.Aku akan marah jika kamu menolaknya ya,aku tau kamu pasti tidak enak sama ku." Ancam Dita membuat Melisa tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah tuan putri,tinggu aku di rumah ya." Ucap Melisa dengan wajah gembira lalu segera meninggalkan Dita di dapur.Sebenarnya pekerjaannya sudah tidak banyak hannya menyusun beberapa piring dan mengunci semua pintu saja makanya dia melakukan dengan gampang.


Setelah memastikan semua pekerjaannya selesai tepat waktu Dita mematikan semua lampu yang tidak penting lalu memeriksa pintu dan mengambil tasnya dan keluar dari belakang.


Dita memesan ojek online dan menunggu di ujung jalan.Suasana di luar sudah lumayan sepi,Dita sedikit merinding karena sudah tidak ada orang lain lagi di tempat itu.


Sudah lama menunggu, ojek pesanannya belum juga sampai membuat Dita semakin gelisah tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk Dita memilih menunggu ojeknya sambil berjalan perlahan.


Melihat ojek pesanannya belum juga tiba,Dita mempercepat langkahnya untung dia sudah melewati jalanan sepi jadi dia bisa bernapas lega.


Dita sangat kaget saat tiba-tiba ponselnya berbunyi dia mengambil ponsel dari dalam tasnya pada saat dia ingin mengangkat ponselnya tiba-tiba dia sebuah mobil mewah berhenti di depannya.


Dita sangat kaget saat melihat pria yang ada di hadapannya pria yang selalu hadir dalam mimpinya pria yang selalu dia bayangkan dan pria yang hannya bisa dia peluk lewat bayangannya saja.


Jujur saja Dita jatuh cinta kepada pria itu pada pandangan pertama tapi dia harus sadar diri siapa dia dan siapa pria itu.


"Kamu...Tolong aku...." Ucapan Aksa terputus-putus dia terjatuh di atas aspal,Dita lansung membantunya.Dita tidak tau apa yang terjadi kepada pria itu tapi yang jelas Aksa seperti orang kepanasan dan bahkan keringat membasahi bajunya.


"Tuan...Sadarlah apa yang terjadi kepadamu aku akan membantu mu masuk kedalam mobilmu." Ucap Dita.Dia memapah tubuh Aksa dan membawanya ke dalam mobil mewahnya.


Setelah sampai di dalam mobilnya,Aksa langsung membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi membuat Dita semakin ketakutan,apalagi saat mencium bau minuman dari mulut Aksa membuatnya sangat takut.


"Tuan tolong jangan bawa aku,lepaskan aku tuan." Ucap Dita sambil menarik tangan Aksa untuk menghentikan mobilnya.


"Jangan membantah,kamu harus membantuku malam ini." Ucapnya dan membawa mobilnya semakin cepat.Dita merasa aneh dengan kata-kata Aksa dia tidak tau dia harus menolong seperti apa kepada pria itu.

__ADS_1


Setelah sampai di sebuah gedung yang sangat mewah,Aksa menghentikan mobilnya lalu menarik tangan Dita keluar dari dalam mobil dan menyeretnya ke dalam gedung.


Dita yang belum mengerti itu tempat apa hannya bisa pasrah apalagi Aksa memegang pergelangan tangannya dengan kasar.


"Tuan kita mau kemana?"


"Kamu bisa diam tidak? Bentak Aksa membuat Dita semakin ketakutan.Mereka sampai dilantai atas.Aksa memasukkan kata sandi ke tombol yang ada di pintu dan tiba-tiba pintu terbuka Aksa kembali menarik tangan Dita masuk kedalam ruangan yang sangat mewah.


Dita tidak berani mengagumi ruangan yang sangat mewah itu karena dia sangat takut apalagi saat melihat Aksa membuka kemeja yang menutupi tubuh seksinya.


Dita memang sudah jatuh cinta kepada Aksa pada pandangan pertama,tapi dia sadar akan dirinya hingga dia tidak berani bermimpi terlalu tinggi.


"Maafkan aku,jika aku akan membuatmu kecewa tapi malam ini kamu harus membantuku." Ucap Aksa dia menatap Dita dengan tajam sementara Dita langsung membelakangi Aksa yang sudah bertelanjang dada.


Belum sempat bertanya maksud dan tujuan Aksa.


Tiba-tiba Aksa mendekati Dita lalu memeluknya dari belakang dan menyentuh kedua payudara Dita yang masih suci dan belom pernah sekali pun di sentuh pria lain.


Dan tentu saja Daniel tau membedakan mana payudara yang suci dan mana yang sudah biasa di jamah pria lain.


Dita kaget setengah mati dia mendorong Aksa kebelakang tapi karena tenaganya yang tidak sebanding, Aksa kembali mendekatinya dan menyeretnya dengan kasar ke dalam kamarnya apertemen nya,lalu mendekatinya dan merobek pakaian yang dikenakan Dita malam ini.


Dita sudah kehabisan tenaga saat berusaha melawan Aksa ,hingga akhirnya harta yang dijaganya sampai umur dua puluh tahun hilang begitu saja malam ini.


Dita menangis di bawah tubuh Aksa ,dia sudah tidak punya apa pun saat ini lagi,bahkan dia sudah menjadi wanita kotor dan hina,akhirnya cinta dan rasa kagumnya terhadap Aksa hilang bersama hilangnya keperawanan nya malam ini.

__ADS_1


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’— πŸ’—


__ADS_2