Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 41 ~ Aku calon istrinya ~


__ADS_3

Renata kemabli ke cafe dimana Dita bekerja,dia ingin Dita meninggalkan Aksa,karena dia tidak terima Aksa memilih Dita dari pada dirinya.Beberapa pelayan menghampiri Renata yang sudah duduk cantik di sebuah kursi yang tidak jauh dari jangkauan Dita.


"Untuk apa lagi wanita itu kemari,dia wanita yang menakutkan, dia melakukan apa pun untuk mendekati Aksa,dasar wanita licik sifatnya tidak secantik wajahnya." Ucap Dita dalam hati.


"Selamat sore nona ada yang bisa kami bantu?" seorang pelayan menghampirinya dan menyapanya dengan ramah.


"Aku ingin dia yang melayaniku." Renata menunjuk ke arah Dita dan saat itu Dita melihat Renata menunjuk kearahnya dan itu membuatnya tidak nyaman.Pelayan yang ada di hadapan Renata menatap aneh Renata dia meninggalkan Renata dan pergi menuju tempat Dita.


"Dita...Kamu layani wanita itu,dia meminta mu untuk melayaninya,aku tidak tau apa hubunganmu dengannya tapi aku tidak menyukai orang seperti itu." Ucap Wanita itu dengan wajah masam,dia mengambil alih pekerjaan Dita.


Dengan langkah gontai Dita menghampiri Renata sambil membawa daftar menu makanan,dia meletakkan daftar makanan di meja dengan kasar dia kesal kenapa wanita itu tau tempat kerjanya.


"Dasar pelayan sialan,kamu cari masalah denganku,aku bisa saja menyuruh menejer mu untuk memecat mu dari tempat ini agar kamu hidup melarat." Ucap Renata dengan tenang.


"Silahkan saja,apa yang membuatmu hingga kamu terus mencari ku kemana-mana,kok bisa kamu sampai tau aku kerja di tempat ini." Tanya Dita,dia menarik kursi dan mulai duduk di hadapan Renata.


Dia kesal melihat wajah Renata,wanita itu tersenyum seakan merendahkan dirinya.Renata mengabaikan daftar menu yang ada di hadapannya padahal Dita sengaja meletakkan di depannya.


"Pesanlah apa yang ingin kamu makan,pekerjaan ku masih banyak bukan hannya mengurus urusan mu yang tidak penting itu." Ucap Dita dengan tatapan kesal dan wajah tidak suka.


"Aku tidak ingin makan atau minum,aku kesini hannya ingin bilang tinggalkan Aksa,kamu tidak pantas bersanding dengannya,dia tunangan ku,kamu harus melupakan dia_

__ADS_1


"Hahaha....Aku tidak menyangka wanita secantik kamu harus bersaing dengan wanita jelek seperti ku,kenapa kamu harus menghabiskan waktu mu bertemu denganku kamu takut kalau mas Aska lebih memilihku?"Dita tertawa lepas, dia tidak pernah menyangka seorang wanita cantik harus takut kehilangan kekasihnya karena dirinya.


"Aku tidak takut sama sekali,aku hannya takut kamu depresi saat Aska meninggakan kamu,aku rasa kamu belum cukup tau Aska pria seperti apa,dia akan baik kepada semua wanita termasuk orang yang baru kenal,mungkin saja kamu hannya pelampiasan nafsunya saat aku tidak berada disisinya,jadi persiapkan dirimu saat dia kembali kepadamu aku takut kamu gila nanti " Ucap Renata pura-pura tenang.


Renata meninggakan cafe dengan perasaan marah,tapi dia bersikap tenang seolah-olah dia menang dalam perdebatan ini padahal dia sudah sangat marah dan kesal.


"Dasar wanita sialan,apa dia tidak malu berbicara demikian kepadaku,apa dia mengira Aska benar-benar mencintainya,aku sangat yakin kalau Aksa hannya mempermainkan dirinya." Ucapnya saat dia sampai di dalam mobil.


Begitu juga dengan Dita,mendengar semua kata-kata Renata barusan tentu saja perasaanya sakit dan terluka dia takut kalau ucapkan Renata benar kalau Aska hannya menganggapnya pelampiasan terbukti saja sampai saat ini Aska belum pernah mengungkapkan perasaan cinta kepadanya.


"Nasib orang jelek dan miskin,hatiku benar-benar mengharapkannya bahkan aku sangat mencintainya jangan kan untuk putus dia tidak memberi kabar saja dalam sehari hatiku merasakan rindu yang luar biasa." Ucapnya dalam hati.


"Dita kenapa kamu bingung seperti itu,kamu ada masalah apa dengan wanita barusan? dia cantik sekali aku rasa dia seorang model atau dia anak pejabat ya."Tanya temannya kepo.


****


Nissa baru saja pulang kuliah,hari ini perasaanya tidak tenang sama sekali pikirannya melayang kepada Aksa yang menemani Dita malam itu.


"Bu...Dita sudah pulang?"


"Belum,kamu kan tau dia tidak pulang dari ibu sampai di kota ini,dia memang anak durhaka bagaimana bisa dia sembunyi dari ibu." Jawab Nadia mamanya.

__ADS_1


"Sudahlah Bu,aku pusing memikirkannya. Ucap Nissa dia membuka sepatunya dan pergi ke dapur lalu membuka tudung saji yang ada cuma Bayam dan tempe sambal.


"Tempe lagi...Tempe lagi,aku sudah bosan makan ini setiap hari bagaimana bisa aku memiliki otak cerdas kalau setiap hari makan tempe doang." ucap Nissa dengan wajah masam.


"Sudahlah makan yang ada saja dulu,nanti kalau kita ada uang ibu akan masak makanan enak." Ucap Nadia dari belakang.


"Sudahlah bu hidup kita tidak pernah berubah, dari dulu sampai detik ini miskin terus,aku sangat bosan menjadi orang miskin." Jawab Nissa dia mengambil tasnya lalu masuk ke dalam kamarnya meninggalkan ibunya yang masih berdiri dibelakang,nafsu makannya hilang seketika.


"Kemana sih Dita,enak sekali dia menikmati hidup yang nyaman dengan pria itu,bagaimana bisa dia dapat kenalan seperti itu,mobilnya bahkan pria itu memakai mobil mewah,aku harus mencari Dita dan aku berusaha mendapatkan dirinya."Ucapnya dalam hati.


Nadia tiba-tiba membuka kamarnya lalu dia menghampiri Nissa sambil membawa sepiring nasi.


"Sayang kamu harus makan,makanya kamu harus bisa mendapat suami orang kaya,hannya kamu harapan ibu,kamu kan tau sendiri kalau Dita tidak bisa di harapkan jangankan dapat jodoh orang kaya jangan-jangan nantinya dia tidak menikah karena tidak ada pria yang mengingin kan dirinya." Ucap Nadia.Sebagai seorang ibu dia memang sudah gagal selama ini dia hannya peduli dengan Nissa dan juga adiknya,berbeda dengan Dita,dia seperti anak yang tidak pernah di harapkan sama sekali.


Nissa tersenyum hambar,dia tidak memberitahu kalau Dia bertemu Dita bersama pria kaya seperti harapan ibunya.


"Dimana aku bisa bertemu pria itu,apa dia benar-benar pacar Dita,bagaimana bisa apa yang menarik dari Dita hingga pria tampan dan kaya seperti itu bisa jatuh hati kepadanya." Ucapnya dalam hati.


Dia tampak bingung,ingin mencari pria itu tapi dia tidak tau harus kemana,ingin mencari Dita dia juga tidak tau mencari Dita kemana,padahal saat ini dia sudah tidak memiliki uang sama sekali karena uangnya sudah habis dalam beberapa hari ini.


"Kamu kenapa bingun Dita,apa yang kamu pikirkan?"

__ADS_1


"Aku tidak ada uang lagi Bu,besok aku ada jadwal untuk berkemah bersama teman-teman ku." Ucap Nissa berbohong.Nadia menghela napas berat uang yang ada disakunya hannya tinggal sedikit padahal suaminya yang kuli gajiannya masih lama.


💗💗💗 bersambung 💗💗💗


__ADS_2