Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 28 ~ Sedikit cemburu ~


__ADS_3

Dita menaiki angkot tujuannya,melihat adiknya yang dengan mudah menghabiskan banyak uangnya untuk membeli keinginannya rasanya dia merasa orang yang paling bodoh di dunia.


Selama ini dia menghemat uangnya,dan tidak pernah melakukan perawatan itu semua demi keluarganya nyatanya semua itu tidak dihargai oleh keluarnya.


"Bodoh memang,tapi itulah kenyatannya,aku susah payah mengumpulkan uang dia enak-enakan menghabisinya,jadi mulai hari ini aku putuskan untuk mencintai diriku sendiri baru mencintai keluargaku." Ucapnya dalam hati.


angkutan yang ditumpanginya sampai ditujuan setelah membayar ongkos,Dita masuk kedalam mall,hari ini cukup ramai mungkin karena beberapa perusahan sudan mulai gajian.Dita pergi ke tempat penjualan make up, dia membeli semua kebutuhannya dari scancare sampai ke alat make up dan juga alat pelurus rambut.Disana saja Dita menghabiskan uang lebih dari dua juta tapi dia tidak peduli apalagi uang itu pemberian Aska beberapa hari yang lalu.


"Senang sekali rasanya punya uang." Ucapnya dalam hati.Saat lewat dari salon dia di hentikan oleh seorang wanita yang sangat cantik dia adalah pelayan salon yang menawarkan jasa salonnya kepada setiap orang yang lewat.


"Hai...Kakak mampir Kaka di salon ada promo besar-besaran kak," Ucap wanita itu,Dita tampak berpikir tapi dia ingin sekali mencobanya.


"Mampirlah kak,tidak mahal kok." Ucapnya lagi semakin membuat Dita penasaran.


"Aku akan mampir setelah membeli baju yang ada di patung itu," Jawab Dita dia berlari kecil ke sebuah toko baju,dia sangat tertarik dengan baju yang ada di patung.


"Mau beli kakak beli saja,tidak mahal baju ini di desain khusus untuk wanita yang tubuhnya sedikit gendut,jadi kalau orang gendut memaki baju ini lemak-lemak di tubuh sedikit tertutupi." Wanita itu semakin menawarkan dan Tampa pikir panjang Dita membayarnya setelah itu dia mampir ke salon lalu melakukan perawatan tubuh.


Dita benar-benar menikmati harinya,dia memutuskan untuk mencintai dirinya dan membatasi kiriman untuk adik dan keluarganya.


****


Sementara itu Aska sedang di nongkrong di sebuah bar bersama teman-teman kayanya,mereka semua yang ada di meja adalah pria-pria tampan dan juga kaya raya,walaupun Aska orang paling kaya disana.


"Bagaimana Aska apa kamu belum menemukan tambatan hatimu,aku dengar Aurora terus mengejar mu,kenapa kamu tidak menerima dirinya dan menjadikannya pasangan." Ucap Andika sahabatnya sewaktu SMA.

__ADS_1


"Jangan bahas yang begituan disini aku tidak suka." Ucap Aska terlihat bosan dengan obrolan mereka.Mereka semua tertawa mendengar jawaban Aska.


Walaupun mereka semua kaya,memanfaatkan kejayaan Aska adalah pekerjaan mereka,bahkan mungkin perusahan kecil mereka bisa hidup itu karena Aksa masih membantu mereka semua.


"Bagaimana kalau Jessi menemani mu,jalan-jalan,ya...Untuk buang suntuk dari pada pusing mana tau kalian cocok." Ucap Andika kembali.


Sudah muak dengan ocehan mereka semua,Aska akhirnya setuju dia keluar dari dalam bar bersama Jessi wanita seksi yang sangat cantik dan manis.


"Kita kemana mas?"


"Hmm terserah kamu saja,aku juga tidak tau." Jawab Aska dengan wajah datar.Aksa membawanya ke mobil sport miliknya,sengaja malam ini dia memakai mobil sportnya karena dia sudah di rumahnya saat Andika menghubunginya tadi.


Mata Jessi langsung berbinar melihat tunggangan pria yang bersamanya malam ini, sudah biasa baginya pacaran dengan pria-pria kaya tapi belum pernah dia merasakan pacaran dengan pria yang super tajir dan kaya bahkan memiliki mobil Ferrari.


"Naik..!! apa kamu akan berdiri disini terus menerus." Ucapan Aska membuyarkan lamunan Jessi walaupun cuma malam ini dia bersama Aska rasanya dia sangat bangga.


"Mas kita mampir di mall itu,aku ingin membeli sesuatu." Ucap Jessi.Walaupun kesal Aska tetap setuju mereka masuk ke dalam mall.Semula jessi mengandeng tangan Aska tapi Aska langsung menolaknya.


"Maaf aku sudah punya pacar." Ucap Aska.Jessi sangat malu atas penolakan Aska tapi dia berusaha untuk santai agar dia tidak malu.


Aska kembali berjalan dan memandangi sekeliling toko-toko,melihat begitu banyak pakaian yang bagus di toko ingin sekali dia membeli untuk Dita tapi dia takut Dita menolak pemberiannya.


"Dia memang gadis aneh,disaat banyak sekali wanita yang ingin lengket di tubuhku seperti lintah dia malah menolak dekat dengan ku,aku juga tidak tau kenapa dengannya." Ucapnya dalam hati.


Jessi membelokkan langkahnya menuju toko yang menjual berbagai tas dan sepatu brand terkenal,dia sengaja mampir kesana karena dia yakin Aska akan membayar belanjanya hari ini.

__ADS_1


"Mas kita mampir disini,kebetulan besok keluargaku ada acara,aku ingin beli untuk acara besok." Ucapnya lalu dia masuk dan tidak memperhatikan seorang wanita yang juga masuk ke dalam toko.


Dita dan Jessi sedang melihat-lihat tas,padahal barang-barang disana adalah barang edisi terbatas,sebenarnya Dita mampir kesana bukan untuk belanja melainkan hannya cuci mata melihat barang-barang mewah.


"Bagus-bagus banget tasnya,aku rasa sampai mati pun aku tidak mampu memiliki tas brand seperti ini."Ucap Dita dengan nada rendah,dia tidak sadar kalau Jessi mendengar kata-katanya.


"Kalau tidak mampu beli brand ini untuk apa datang ke toko ini,kamu tidak tau diri banget bekas kaki mu mengotori toko ini dan pelayan akan capek membersihkannya lagian aku tidak nyaman belanja dengan orang miskin seperti mu,sok jalan-jalan ke toko mewah nyatanya tidak sanggup pergi dari sini..." Jessi mendorong tubuh Dita,dan untungnya Dita tidak jatuh.


Orang-orang kaya yang kebetulan ada disana mulai menatap Dita dengan tatapan merendahkan,mereka kesal dengan orang miskin yang mau masuk ke toko nyatanya hannya membuat sesak.


Mendengar Jessi marah-marah Aska yang tidak menemaninya dan duduk di depan lansung masuk kedalam toko,dia ingin membawa Jessi dari sana karena dia takut Jessi membuat keributan.


"Ada apa sih ini,kita pulang saja kalau kamu hannya cari masalah."


Mendengar suara yang sangat familiar di telinganya,Dita membalikkan tubuhnya dan menatap Aska yang sudah berdiri persis di hadapannya.


"Di...."


"Dia datang ke toko ini dan mengotori toko nyatanya dia hannya orang miskin yang tidak punya uang." Ucap Jessi,dia menggandeng tangan Aska.Aska yang sangat kaget melihat kehadiran Dita disana apalagi penampilannya yang sangat berbeda membuatnya tidak sadar kalau Jessi memegang lengannya.


"Dita...."


Dita mengambil semua barang-barangnya lalu dia keluar dari toko,dia tidak peduli lagi dengan tatapan orang-orang yang ada di toko,dia mempercepat langkahnya.


Entah apa yang ada di pikiran Dita,melihat Aksa dengan wanita lain membuat hatinya sangat panas dan rasanya dia malu saat kalau dia mengatakan dia cemburu melihat Aksa dengan wanita lain.

__ADS_1


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2