Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 38 ~ Curiga ~


__ADS_3

Aska menarik tangan Dita,mereka keluar dari pintu apertemen dan pergi menuju hotel bintang lima yang tidak jauh dari apertemen miliknya.Aska sangat marah saat Renata mengganti kata sandi apertemenya dengan sembarangan.


"Kenapa kita tidak jadi masuk ke apertemen milikmu!"


"Kata sandinya selalu salah, sepertinya ada yang masuk ke dalam apertemen ku tampa ijin."Jawab Aska dengan wajah masam.


"Hmm mungkin saja tunangan mu,bagaimana kalau dia mencari mu nanti."Aska lansung mendekati Dita lalu menutup mulut Dita dengan tangannya hingga dia membelalakkan matanya.


"Jangan menyebut namanya di hadapanku,hubungan kami sudah berakhir dari tiga tahun yang lalu."Ucap Aska.Jantung Dita berdebar sangat kencang,sepertinya Aska juga mengalami hal yang sama,Dita bisa mendengar suara detak jantung Aksa karena posisi mereka yang begitu dekat bahkan Aksa mendorong tubuh Dita sampai dia mentok di dinding.


"Mas...Ak_ "Aska mencium bibir Dita,dia meraih leher Dita dan menciumi bibir Dita dengan sangat bergairah sudah lama dia menginginkan ini,selama ini Aska selalu menahan hasratnya karena Dita selalu menolak untuk bersama.


Dita pura-pura menolak dan Aska sadar akan hal itu dia semakin semangat melakukan permainan yang sudah di rindukannya beberapa Minggu ini.Aska mengangkat tubuh pendek Dita lalu meletakkannya di ranjang dengan sangat lembut.


Aska menciumi bibir Dita,seakan dia tidak puas memainkan bibir Dita,perlahan dia turun ke leher hingga akhirnya dia sampai di gundukan mungil yang membuatnya sangat bergairah.


Kali ini Dita benar-benar pasrah,dia juga sangat menikmati permainan Aska,dia bahkan tidak sanggup menolaknya bahkan bibirnya tampa sadar mendesah saat Aska melakukan hal yang semakin panas.


Dita seorang gadis polos,dia kehilangan perawan nya secara tidak sengaja dan dia beruntung pria yang mengambil kesuciannya lambat laun jatuh cinta dengan dirinya walaupun dia belum bisa memastikan hatinya.


Selama ini Aska selalu berusaha untuk menjauhi Dita, bahkan dia diam-diam berhubungan dengan gadis-gadis malam,nyatanya semua wanita itu tidak ada yang begitu menggoda dan mereka terlihat biasa saja Aska merasa bingung kenapa dia begitu gila dengan tubuh Dita.

__ADS_1


Malam ini,Aksa dan Dita kemabli jatuh ke dalam lembah hitam,hubungan yang sangat jauh,bagi Aska hubungan seperti itu adalah hal yang wajar karena dia adalah pria yang sudah biasa melakukan hubungan liar,hubungan tampa pernikahan.


Berbeda dengan Dita,setelan mereka melakukan itu,dalam hatinya dia sangat menyesal dan malu kepada dirinya sendiri,tapi dia tidak mau mengeluh di hadapan Aska dia takut Aska mengira dirinya mengemis tanggung jawab dari pria itu.


Setelah mereka melakukanya hampir satu jam,Aska kembali mengenakan pakainya lalu dia mencium kening Dita dan memeluknya.


"Terima kasih sayang untuk malam yang sangat indah ini." Ucapnya malam ini dia benar-benar bahagia karena dia bisa memeluk Dita tampa penolakan sedikit pun.


"Dita,kamu mau aku belikan apertemen untukmu,di apertemen kamu bisa lebih aman, aku juga bisa lebih tenang karena tidak akan ada pria yang menggoda mu." Ucap Aska.Mereka berdua tidur bersama dengan wajan yang saling menatap.


Aska sudah mengenakan pakainya sementara Dita belum sama sekali dia merasakan lelah yang luar biasa dan dia juga merasa perih di area sensitifnya.


"Aaaah pikiran mu terlalu jauh,siapa juga pria yang mau menggoda ku,aku tidak mau tinggal di apertemen aku mau di rumah biasa saja." Jawab Dita.Hatinya benar-benar bahagia malam ini mungkin karena Aska yang memperlakukannya lain dari hari-hari sebelumnya.


Tidak terasa seminggu sudah Dita tinggal di rumah mungil miliknya pemberian Aska,beberapa kali Aska memintanya untuk tinggal di apertemen Dita dengan halus menolaknya dia merasa itu semua sangat berlebihan untuknya.


Walaupun tidak ada kata cinta yang keluar dari bibir Aska,Dita sangat bahagia menjalani hari-hari ,hannya mengingat wajah Aska saja semangatnya untuk bekerja langsung berkobar.


Dita sekarang bekerja di sebuah cafe kecil,dia mencari pekerjaan sendiri tanpa bantuan dari Aska dan untung nya dia diterima bekerja di cafe sebagai kasir.


Sudah hampir seminggu dia tidak bertemu dengan Aska karena kesibukan pria itu dengan semua bisnis miliknya.Dita sudah sangat merindukan pria itu,bahkan dia sudah tidak mau lagi membalas semua pesan Aksa karena kesal Aksa tidak pernah menemuinya.

__ADS_1


Sementara itu orang tua dan adiknya juga sudah mencarinya dari satu Minggu yang lalu,Dita menyuruh melisa untuk mengambil semua pakaiannya dari rumah itu,dia sama sekali tidak mau menemui adik dan orang tuanya dia hannya mengirim uang minggu kemarin sisa uang pemberian Aska.


"Nissa bagaimana dengan Dita,apa kamu tidak bertemu dengannya,kita sudah hampir kehabisan uang,gaji bapak mu yang tidak seberapa itu tidak akan mampu menghidupi kita semua."Ucap Nadia ibunya yang baru saja keluar dari dalam rumah yang begitu sesak.


"Aku tidak bertemu dengannya bu,kalau aku bertemu dengannya aku akan menyeret dia kehadapan ibu,berani sekali dia pergi tanpa memberi kabar kepada kita." Ucap Nissa dengan perasaan kesal.


Nadia menghela napas berat,walaupun mereka memutuskan tinggal di kota Jakarta dia mengira mereka dengan mudah bisa mendapatkan uang nyatanya sangat berbeda.


"Nissa kamu cari uang tambahan juga lah,bukankah kamu pandai menggoda pria,di kota ini banyak pria berduit dapatkan mereka kan lumayan hiduinya untuk menambah uang belanja rumah tangga.


"Tenang ma,aku lagi berusaha,bukankah hal seperti itu sudah menjadi keahlian ku,ini juga lagi mendekati seorang pria,dia memang sudan tua bahkan sudah ada cucu tapi uangnya banyak." Ucap Nissa.


"Benarkah...?"


"Iya Bu,sebentar lagi dia akan menjemput kami ingin jalan-jalan."Ucap Nissa tampa ragu-ragu.Dari dulu Nadia selalu setuju dengan apa pun yang dia lakukan diluar sana bahkan Nissa yang membantu keuangan mereka sedikit banyak karena dia jual diri kepada pria-pria dan itu juga yang membuat mereka tidak nyaman lagi tinggal di desanya.


Benar saja tidak lama kemudian seorang pria datang menjemput Nissa,Tampa pikir panjang Nissa menaiki mobil milik pria tua itu,mereka langsung pergi setelah Nissa pamit kepada ibunya.


Nissa dan pria itu masuk ke cafe tempat Dita bekerja, tapi saat itu Dita sudah berada di ruang ganti karena dia sudah selesai.


Dita keluar dari dalam cafe,dia di sambut seorang pria tampan dengan mobil yang sangat mewah.Nissa yang melihat Dita di gandeng seorang pria tampan dan mereka masuk ke mobil mewah milik Aska.

__ADS_1


"Aku sepertinya salah lihat,mana mungkin pria tampan dan masih muda seperti itu memilih Dita,aku sangat yakin aku salah lihat." Ucapnya dalam hati.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2