
Alex dan Aksa meninggalkan cafe,Aska merasakan bahagia yang luar biasa setelah bertemu dengan Dita sangat kekasih hati, tapi belum ada kata jadian diantara mereka.
Setelah sampai di apertemen Aska dan Alex menaiki lantai atas menuju kamar milik Aska.Jantung Alex berdebar jika harus bertemu dengan Renata wanita yang begitu spesial di hatinya tapi dia belum bisa memiliki sampai detik ini.
Aska kembali memasukkan kata sandi tapi tetap saja seperti kemarin tidak bisa di buka,hatinya sudah mulai marah dia menekan bel beberapa kali hingga akhirhya terdengar pintu terbuka.
Renata sudah berdiri di depan pintu,wajahnya tersenyum manis dia langsung memeluk tubuh Aska dengan sangat erat dan menariknya masuk kedalam.
"Sayang aku sudah menunggu mu sejak lama kenapa kamu lama sekali baru datang,dan kenapa kamu datang membawa asisten?" Aska menepis tangan Renata yang menggandeng tangannya dengan kasar lalu menghentikan langkahnya.
"Renata jaga sikapmu,apa kamu tidak sadar kalau hubungan kita sudah putus sejak lama,aku tidak mencintaimu lagi bahkan aku sudah punya pacar."
"Stop...Aku tau aku salah sayang,tapi tolong jangan mengabaikan aku,kamu tau berapa tersiksanya selama beberapa tahun ini,aku menderita sayang..." Ucap Renata air matanya mulai jatuh di wajahnya hal seperti itu adalah jurus jitu untuk membuat Aksa tidak berkutik.
"Menderita apa maksud kamu menderita,kamu sendiri yang yang memilih pergi dan memutuskan hubungan di antara kita,dan sekarang setelah aku melupakan kamu dan meyakinkan orang tuaku bahwa hubungan kita berakhir kamu datang kembali maaf aku sudah bahagia dengan kekasih ku yang sekarang." Ucap Aska dia terus menghempaskan tangan Renata yang memeluk lengannya.
"Iya mas aku menderita selama ini,kamu tau tidak mas aku sengaja pergi diam-diam keluar negri itu karena aku ingin berobat,selama ini aku menderita kanker rahim mas,aku malu jujur kepada mu,aku takut jika kamu meninggalkan aku hannya karena penyakit ku,sekarang aku sudah sembuh dan aku harus kembali kepadamu."Ucap Renata mengarang cerita.
Beberapa hari ini Renata mencari akal untuk bisa kembali menjadi kekasih Aska dan kalau bisa menjadi istrinya,dia berusaha keras untuk mencari akal hingga akhirnya Renata menemukan cara yang jitu.
__ADS_1
Wajah Aska terlihat kaget,Renata memanfaatkan kesempatan itu untuk mendapatkan simpati dari Aska Pratama.
"Aku tidak peduli apa pun yang terjadi kepadamu,kalau dulu memang kamu mencintai aku,tidak seharusnya kamu menyembunyikan masalah sebesar itu dari ku."Ucap Aska.Dia berjalan menuju sopa lalu dia duduk disana.
"Sayang aku sangat takut kehilangan kamu,bahkan aku berjuang mati-matian untuk sembuh kelak bisa bertemu sama kamu kembali,aku mohon sayang jangan seperti ini,lagian beberapa bulan yang lalu aku bertemu dengan tante aku sudah cerita tentang semuanya,dan dia juga tidak bilang apa-apa kok."Ujarnya.Dia terus memandang wajah Aska berharap Aska menerima kebohongannya yang begitu hebat.
Renata pergi ke dapur lalu dia membuatkan kopi untuk Aska,dia harus menjadi wanita yang hebat,yang bisa kembali menjadi ratu di hati pratama.
Dia sudah mengorbankan anak dan pria yang dicintainya untuk kembali ke pada Aska,itu artinya dia harus sukses mendapatkan hati Aska kembali.
"Sayang di minum dulu kopinya."
"Kamu harus meninggalkan apertemen ini secepatnya,aku harus memberikan apertemen ini untuk kekasih ku." Ucap Aska saat dia mulai duduk di sopa.
Dulu saat Renata sakit hati terhadap Aska,pundaknya selalu siap tempat Renata bersandar bahkan mereka pernah menghabiskan malam di sebuah hotel saat Aska sedang marah kepada Renata.
Alex tidak bisa melupakan semua itu sampai hari ini,dia masih ingat bagaimana Renata mendesah di pelukannya tapi sayangnya Renata hannya menganggapnya tempat bersandar cinta dan kasih sayangnya yang utuh hannya milik Aska.
"Tidak...Aku tidak akan membiarkan wanita mana pun yang ingin merebut kamu,kalau aku tidak bisa memiliki mu itu artinya wanita mana pun tidak bisa memiliki mu,aku mencintaimu sayang dari dulu sampai hari ini aku hannya mencintai kamu saja." Jawab Renata berang.Dia tidak bisa terima kenyataan kalau Aska mencintai wanita lain.
__ADS_1
"Kamu pacaran dengan si buruk rupa itu,aku akan menghabisinya kalau dia yang sudah merebut kamu dariku_
"Diam....Tidak ada hak mu untuk melarang ku pacaran dengan siapa pun,aku mencintai dia bahkan menerima semua kekurangannya." Aska memotong kata-kata kasar yang di lontarkan Renata di depannya.
Perasan Aska seketika memburuk saat mendengar kata-kata yang di lontarkan Renata terhadap Dita,dia tidak bisa menerima jika ada orang yang merendahkan kekasihnya itu.Dia bahkan memecat Anton menejer yang sudah lama bekerja dengannya hanya karena merendahkan harga diri Dita.
"Sekali lagi kamu berani menghina kekasihku aku akan memberikan pelajaran yang pantas untukmu." Ucap Aska lalu dia keluar dari dalam apertemen.
"Kamu harus keluar secepatnya dari tempat ini,aku tidak akan membiarkan kekasihku tinggal di tempat kumuh sementara kamu tinggal di tempat mewah seperti ini." Ucap Aksa sebelum dia mencapai pintu.
Renata menahan Amarah di hatinya,saat melihat begitu besar cinta Aska terhadap Dita,dia bergegas keluar dari dalam Apertemen mengikuti mobil Aksa.
"Aku ingin tau dimana wanita itu sekarang bekerja,aku harus berbicara dengannya,aku tidak akan membiarkan wanita mana pun memilikinya hannya aku yang pantas menjadi ratu di keluarga Pratama." Ucapnya dalam hati.
Dia terus mengikuti mobil Aksa,dia melakukanya dengan sangat sempurna,saat mobil Aksa berhenti di sebuah cafe dia juga berhenti tidak jauh dari mobil milik Aksa.
"Apa wanita itu kemabli babu di tempat ini,baiklah aku akan memastikannya saat mereka keluar dari sana." Ucapnya.Aska yang sudah keluar dari cafe dengan membawa sebuah bungkusan,dia kembali masuk ke dalam mobil dan mereka meninggalkan tempat itu.
"Aku akan kembali nanti siang ke tempat ini,aku harus memakai pakaian yang layak dulu agar orang-orang yakin kalau aku ini wanita yang pantas menjadi istri seorang pria hebat.Aku yakin banyak orang yang kenal dengan Aska,siapa yang tidak kenal pria hebat sepertinya." Gumamnya lalu dia meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Dita istrahat sebentar setelah dia bekerja dari pagi dan berdiri tidak pernah berhenti.Dia memijat kakinya yang sudah kesemutan berdiri dari tadi pagi.
💗💗💗 bersambung 💗💗💗