
Beberapa jam yang lalu Aksa Pratama masuk ke sebuah klub dimana David sudah menunggunya,bahkan David sudah menyiapkan seorang wanita yang muda dan cantik.
"Ingat malam ini kamu harus berhasil menjebak pria itu,kamu harus pura-pura diperkosanya,aku sudah membayar mu mahal lakukan seperti yang aku katakan." Ucap David dengan senyum jahatnya.
David mencampurkan obat perangsang dosis tinggi ke minuman yang akan di berikan kepada Aksa nantinya,dia sudah menunggu kesempatan ini dari beberapa bulan yang lalu karena Aksa selalu saja saingan terberatnya dalam berbisnis.
"Hai....Maaf aku telat,aku sangat sibuk hari ini." Ucap Aksa lalu duduk di hadapan David,dia menoleh ke arah wanita.
"Aku sengaja membawanya untuk menemani kita malam ini." Ucap David dia memang sangat pandai sandiwara.Tiba-tiba Aksa merasa perasaanya tidak nyaman dia sedikit curiga saat David membawa wanita yang sangat cantik.
"Bagaimana...Apa kamu suka dengan wanita ini,dia sangat pandai memberikan pelayanan di atas ranjang."Ucap David lalu menuangkan minuman yang sudah diberikan obat barusan ke dalam gelas.
Tampa merasa curiga Aksa meneguk minuman yang ada di hadapannya setelah mereka berdua bersulang.David terus menuangkan minuman kedalam gelas Daniel dan tampa curiga Aksa terus meneguknya hingga dia merasakan kepalanya sudah mulai pusing dan jantungnya mulai berdebar.
"Kenapa tuan Aksa?"
"Tidak papa aku hannya merasa sedikit mau kencing." Jawab Aksa.Dia sudah merasa ada yang tidak beres dia pamit keluar dari ruangan untuk buang air kecil.
Aksa langsung berjalan menuju mobilnya,dia menendang seorang pria yang berusaha mencegatnya lalu dia segera membawa mobilnya keluar dari dalam klub.
"Sial....Mereka menjebak ku,aku tidak menyangka kalau David punya rencana busuk kepada ku,dasar binatang kamu David tunggu pembalasan ku." Umpatnya.Beberapa kali Aksa menghentikan mobilnya karena reaksi obat yang semakin terasa di tubuhnya.
Aksa kembali membawa mobilnya dengan perlahan,dia sudah tidak sanggup lagi hingga dia turun dari mobilnya saat melihat Dita yang sedang berjalan sendirian di malam yang sudah mulai larut.
__ADS_1
Dita merasakan sakit yang luar biasa di area intimnya saat Aksa memaksa miliknya masuk,Dita menjerit sangat keras merasakan sakit dan perih Aksa tidak peduli jeritan dan tangisan Dita yang dia tau saat ini dia merasakan nikmat yang luar biasa yang belum pernah dia dapatkan dari wanita mana pun.
"Aahh...Sayang.....Aku akan mengakhirinya.." Aksa melepaskan kenikmatan miliknya ke rahim Dita,dia terkulai lemas di atas tubuh Dita hingga beberapa saat dia tersadar saat mendengar Isak tangis Dita yang sangat pilu.
Aksa memeluk tubuh Dita lalu mendaratkan ciuman di kening Dita,setelah itu dia menjatuhkan tubuhnya di samping Dita.
Sedikit pun dia tidak Menyesali apa yang telah terjadi entah apa yang ada pikirannya memerkosa wanita lain dan menikmatinya tanpa menyesalinya.
Dita merasakan sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya,dia mencoba untuk bangun lalu dia pindah ke sudut kamar dan menangis disana.Harta yang seharusnya milik suaminya sekarang telah hilang,harta seorang perempuan yang harus di jaganya sekarang dia merasa dirinya adalah wanita yang paling kotor di dunia ini.
Aksa bangun dari tidurnya saat mendengar isak tangis Dita,dia cukup kaget melihat darah yang lumayan banyak di atas spray putih,bukannya merasa bersalah dia malah tersenyum penuh bahagia,dia merasa dirinya pria paling beruntung.
"Jangan menangis lagi."
"Jangan menangis kamu bilang!!! enak sekali kamu bicara seperti itu setelah apa yang kamu lakukan kepada ku,dasar bajingan kamu,brengsek....." Dita menjerit sekuat tenaga melampiaskan emosinya.
Dia merasa hidupnya semakin buruk,setelah mendapat pelecehan dari pria yang sempat dia sukai.Beberapa hari yang lalu dia memang sempat menyukai dan mengangumi Aksa tapi setelah apa yang dilakukan Akasa malam ini semua perasan itu hilang begitu saja berganti menjadi rasa benci dan muak.
Aksa keluar dari kamar mandi,dia mandi tengah malam,dia merasa tubuhnya begitu segar kembali dan entah kenapa tiba-tiba muncul keinginan untuk bermain kembali bersama Dita gadis perawan yang memiliki wajah dibawah rata-rata tapi dia mampu menjaga harga dirinya sampai usianya yang tidak muda lagi disaat jaman sekarang yang sudah kehilangan perawan di usia yang sangat muda.
Aksa tidak ada perasaan bersalah sedikit pun terhadap Dita yang dia inginkan saat ini adalah kepuasan dirinya.
"Jangan menagis lagi sampai kapan kamu akan menagis seperti ini,bangun layani aku kembali." Ucap Daniel tampa merasa bersalah.Dita sudah muak dan sangat membencinya dia langsung mendongakkan kepalanya menatap Aksa dengan tatapan tajam lalu dia berdiri dan melayangkan pukulan keras ke wajah Aksa.
__ADS_1
"Plak....Kamu pikir aku wanita murahan,aku tau aku gadis jelek,tapi aku bukan gadis murahan yang bisa kamu dapatkan mudah kamu memang bangsat,bajingan kamu,buka pintunya aku ingin pulang." Dita kembali memekik.
Daniel sedikit kaget dengan tamparan yang diberikan Dita kepadanya, seumur hidupnya ini pertama kalinya dia merasakan ditampar oleh orang lain.
Aksa tidak peduli dengan tamparan Dita,karena tidak kunjung berjalan ke atas ranjang Aksa menarik tangan Dita lalu melemparnya ke atas ranjang lalu menindihnya dari atas dan menciumi bibir Dita dengan sangat buas.
Walaupun wajah Dita sangat jauh di bawah seleranya, tapi karena mungkin dia yang pertama menyentuh semua milik Dita dia merasa Dita wanita yang sangat istimewa.
"Jangan melawan keinginanku,atau kamu menyesal nantinya." Ancam Aksal,Dita langsung menghentikan perlawanannya sekarang dia pasrah apa pun yang dilakukan Daniel kepadanya.
Mulutnya bisa saja mengatakan tidak tapi tidak dengan tubuhnya perlahan Dita menikmati semua sentuhan yang di berikan oleh Aksa bahkan saat salsa menjilati kedua pucuk *********** dia sangat menikmatinya tapi dia takut untuk mendesah.
"Mendesah sayang,aku tau kamu sangat menikmati ini,aku akan memuaskan kamu malam ini peluk tubuhku sayang," Aksa seperti orang kesetanan dia terus merangsang tubuh Dita.
Sampai pada tengah malam mereka berdua mencapai kenikmatan yang sangat hebat hingga membuat Dita dan Akasa kelelahan dan akhirnya mereka tertidur.
Dita tidur meringkuk di atas ranjang yang sangat empuk, Aksa melarangnya turun dari atas ranjang setelah permainan mereka,akhirnya dia tidur di samping Aksa dan membelakangi pria yang sudah mengambil kehormatannya.
Keesokan paginya Aksa terbangun saat jam sudah menunjukkan pukul sepuluh siang hari,dia tersenyum saat melihat Dita tidur di sampingnya dia menutup tubuh Dita dan beranjak menuju kamar mandi.
"Dia memang sangat jelek dan jauh di bawah selera ku, tapi saat aku mendapat kehormatan dan kesuciannya dia berubah menjadi wanita yang sangat istimewa."Ucapnya Dalam hati.
πππBersambung πππ
__ADS_1