
Pria tua yang membawa Nissa ke restoran menarik tangan Nissa,dia ingin mereka segera mengisi perutnya supaya mereka segera ke hotel untuk menikmati surga dunia yang sudah di janjikan Dita.
"Om,sebentar ya,aku ingin bertemu kaka ku,dia ada diluar." Ucap Nissa.Dia masih penasaran dengan orang yang sangat mirip dengan kakaknya tapi dia tidak yakin kalau itu Dita.
Nissa berlari menuju mobil Aksa,dia mencegat mobil yang hendak pergi meninggalkan tempat itu.
"Siapa lagi itu,bisa-bisanya dia menganggu jalan mobilku." Ucap Aksa dia keluar dari dalam mobil dan menghampiri Nissa yang berdiri di depan mobilnya.
"Nissa apa yang dia lakukan disini,apa dia melihat ku barusan,apa yang dia lakukan di tempat ini." Banyak pertanyaan yang hinggap di kepalanya.Dia turun dari dalam mobil dia juga menghampiri Nissa dan Aska.
"Apa yang anda lakukan di depan mobil orang,minggir kami ingin lewat." Ucap Aska dengan wajah datar.Hati Nissa berdetak kencang melihat ketampanan Aska,ini pertama kali dalam hidupnya melihat pria yang begitu sempurna dari ujung kuku sampai ujung rambut tidak ada sedikit pun yang kurang.
"Nissa apa yang kamu lakukan di tempat ini?" Tiba-tiba Dita keluar dari dalam mobil dan mendekati Nissa yang masih belum mengalihakan pandangannya dari Aska Pratama.
"Nissa!!!" Sekali lagi Dita memanggil nama Nissa bahkan dia menepuk pundak Nissa dia sedikit risih melihat adiknya yang terus memandangi Aska.
"A_hmm..Aku_aku..."Nissa sangat gugup pada saat itu,dia tidak tau harus bagaimana sementara Aska terus menatapnya.
"Kamu kenal dengannya?"
"Hmm kenal.Nissa apa yang kamu lakukan di tempat ini?"
"Seharusnya aku yang bertanya sama kamu,ngapain kamu di tempat ini dan kenapa sudah seminggu ini kamu tidak pulang ke rumah." Nissa berusaha menjatuhkan harga diri kakaknya di hadapan Aska,dia tidak bisa terima jika Dita memiliki kekasih yang sangat sempurna seperti Aska.
"Kamu tau tidak sudah seminggu Melisa pindah kontrakan,kita semua sudah berkumpul di rumah,kenapa kamu tidak kembali ke rumah,apa kamu malu punya keluarga miskin seperti orang tua kita." Nissa bersandiwara di hadapan Aska,dia berharap Aska simpati dengan kata-katanya.
"Baby ayolah katanya kamu lapar,kenapa kamu masih disini siapa mereka?" Pria itu datang menghampiri mereka dan memeluk Nissa dari belakang.
__ADS_1
Dita merasa malu melihat sikap Nissa yang tidak punya rasa malu sedikit pun,orang-orang menatapnya dengan jijik,dia yang masih sangat muda harus berhubungan dengan pria yang cukup tua.
"Nanti kamu harus pulang ke rumah,ibu dan bapak menunggu di rumah,jangan sampai aku benar-benar marah dengan mu." Ucap Nissa lalu dia pergi meninggalkan mereka berdua.
Aska tersenyum kecil melihat keberanian Nissa terhadap Dita,dia sedikit heran dengan sikap adiknya yang begitu murahan sementara Dita wanita yang sangat sederhana bahkan dia kehilangan kesuciannya itu karena dirinya sendiri yang ambil.
"Kamu kenapa diam?"
"Tidak papa." Jawab Dita singkat.
Mereka berdua diam obrolan yang tadinya sangat lancar seketika hening setelah Dita bertemu dengan adiknya yang durhaka.
Sementara itu,Nissa dan pria itu masuk ke sebuah kamar hotel sejak bertemu dengan Aska dan Dita tiba-tiba saja dia malas untuk melayani pria tua itu.
"Aku tidak percaya Dita punya pacar setampan pria tadi,tapi Dita kelihatan banyak berubah kulitnya semakin mulus dan dia juga mengenakan pakaian-pakaian bagus,beruntung sekali dia kalau seandainya mereka pacaran.Aku harus merahasiakan ini dari ibu aku harus bisa mendekati pria itu." Ucapnya dalam hati.
Mendengar ucapan pria itu,tentu saja dia harus melakukan yang terbaik untuk pria itu,sejenak dia melupakan Dita dan pacarnya karena dia harus bisa mendapat uang yang banyak.
*****
Aska keluar dari gedung perusahanya,dia bersama Alex menuju apertemen nya yang di huni Renata saat ini.
"Tuan harus kah kita melakukan ini,bukan kah tuan masih mencintai nona Renata?"
"Kamu tau darimana kalau aku mencintainya,sudah seminggu ini aku mendiamkan wanita rubah itu,aku terlalu sibuk hingga melupakan apertemen ku yang di ambilnya."Ucap Aska dengan wajah datar.Saat melewati cafe tempat dimana Dita bekerja Aska meminta Alex berhenti.
"Alex...Kita mampir disini,aku ingin minum kopi." Ucap Aska.Alex menoleh ke belakang menatap Aska dengan tatapan aneh,dia merasa heran dengan tuannya yang tiba-tiba minta kopi di cafe kecil seperti itu.
__ADS_1
"Tuan yakin kita minum disini,biasnya cafe seperri ini tidak higenis dan tidak baik untuk kesehatan tuan."
"Lakukan apa yang aku suruh,aku ingin melihat calon istriku yang bekerja di tempat ini."Ucap Aska,Alex terpaksa menghentikan mobilnya di halaman cafe lalu membuka mobil Aska.
Beberapa wanita genit langsung menghampiri Aska yang ingin masuk kedalam cafe.
"Tuan,selamat datang di cafe kami silahkan pesan apa yang anda inginkan." Ucap wanita itu dengan nada menggoda.
Aska mengabaikan kedua wanita itu,lalu melambaikan tangannya ke arah Dita yang kebetulan menatap ke arahnya.
Kedua wanita itu menatap Dita,mereka sedikit tidak percaya melihat Dita memiliki kenalan pria
hebat seperti Aska.
Aska tidak menganggu Dita sama sekali,dia tidak ingin dita mendapat masalah di tempat kerjanya melihat Dita bekerja dengan baik hati ini membuatnya sedikit tenang dan semangat.
Mereka berdua meninggakan cafe,pergi menuju apertemen,Alex sangat tidak percaya dengan Aska yang memiliki kenalan seperti Dita.
"Tuan,apakah anda memiliki hubungan dengan wanita penjaga cafe itu,aku harap tuan tidak melakukan sesuatu yang merugikan orang lain,dia hannya orang biasa,dan dia juga berbeda dengan tuan,aku harap tuan mengerti apa yang aku katakan." Ucap Alex dengan nada lembut tapi cukup menekan.
"Tidak ada satupun orang pun yang bisa melarang ku jatuh cinta dengan wanita lain,kenapa kamu terlalu ikut campur tentang percintaan ku,kamu masih berharap aku dan Renata bisa bersama? maaf aku sudah tidak mencintainya lagi." Jawab Aksa dengan nada menekan.
Alex dan Renata memiliki hubungan yang sangat dekat,Alex sangat mencintai Renata hingga rela melakukan apa pun untuk Renata,tapi sayang cintanya selalu bertepuk sebelah tangan.
Perasaanya semakin hari semakin dalam,terhadap Renata tapi cintanya tidak pernah berbalas bahkan Renata dengan tega menyakitinya setiap saat.
Aska mengetahui hubungan mereka setelah Aska dan Renata bertunangan,Alex sangat pintar menyembunyikan hubungan mereka.
__ADS_1
πππbersambung πππ