Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
bab 51 ~ Kamu lancang ~


__ADS_3

Nissa membaringkan tubuhnya yang begitu lelah di samping Aska,dia memandangi pria itu dengan tatapan penuh cinta,rasanya dia tidak bisa terima jika Aska memilih Dita dari pada dirinya.


"Kamu bodoh banget sih,kamu tidak bisa membedakan mana yang cantik ya,malah kamu memilih Dita gadis burik itu."Ucapnya.Nissa mengambil dompet Aska yang ada di sakunya tidak banyak uang yang ada di dompet itu,hannya ada dua puluh lembar pecahan ratusan dan juga ada beberapa kartu yang tidak pernah di lihat Nissa sebelumnya.


"Hmmm ini lah orang kaya,pasti jarang punah banyak uang tunai karena mereka hannya memakai kartu saat belanja." Ucap Nissa lalu dia mengambil semua uang itu dari dompet Aska.


"Kalau aku tidak bisa memiliki mu setidaknya,berpikir untuk memilih Dita,mana rela aku kamu menikahinya nanti." Ucapnya kembali sambil mengembalikan dompet Aska ke kantongnya.


Malam semakin larut,Aska masih tertidur dengan sangat pulas,Nissa membuka baju Aska hingga telanjang dada,lalu dia juga membuka bajunya setelah itu dia mengambil beberapa gambarnya mereka yang berpose Aska mencium lehernya.


"Hmm setidaknya aku bisa memakai Poto ini untuk mendapat banyak uang dari Aksa yang kaya raya."Ucapnya dalam hati.


Amira banyak sekali mengambil gambarnya,dia juga memoles gambar itu agar terlihat nyata dan Aksa seolah dia benar-benar sadar saat itu.Setelah mengambil begitu banyak Poto,Nissa memeluk Aksa lalu menciumi bibir Aksa dengan rakusnya.


"Ternyata begini rasa bibir pria tampan,enak sekali Aksa benar-benar membuat punyaku basah,bagaimana caranya,supaya kami bisa saling memuaskan." Ucapnya dalam hati.

__ADS_1


Semakin malam tubun Nissa semakin keringat dingin menahan hasrat yang tidak tersalurkan sama sekali.Dia ingin memaksa Aska untuk memuaskan nafsunya tapi dia takut Aksa terbangun dan menuntutnya.


Tidak mendapat kepuasan malam ini,Nissa tertidur di pelukan Aksa hingga keesokan paginya Aksa terbangun dia sangat kaget saat melihat Nissa memeluknya dengan sangat erat dengan tubuhnya yang telanjang dada dan bawahnya dia hannya memakai kolor.


Aska mendorong tubuh Nissa lalu dia beranjak dari tempat tidur dan mengenakan kembali baju-bajunya dia sangat kaget karena sudah menginap di penginapan kelas bawah,dia takut sekali kalau ada yang mengenalinya.


"Bajingan sekali wanita ini,bisa-bisanya dia menjebak aku dengan trik kotornya itu, aku akan menuntut hotel ini kalau sampai aku viral." Ucapnya.


Aksa mulai mengumpulkan semua bajunya yang berserakan di lantai, lalu dia pakai satu persatu,Begitu juga dengan sepatunya hari ini dia sangat kesal karena dijebak wanita licik seperti Nissa.


"Kamu yakin kamu masih perawan,kamu pikir aku bodoh,memangnya seorang gadis perawan mau berkumpul dengan lelaki yang banyak bahkan kamu hannya mengenakan Bra." Ucap Aska dengan sinis.


"Jadi kamu memilih tidak mau tanggung jawab yang mas,kamu jahat mas setelah mendapatkan semuanya kamu ingin lari dari tanggung jawab."


Aksa yang sudah selesai mengenakan pakaiannya langsung berdiri dan menatap Nissa dengan tatapan ingin membunuh.

__ADS_1


"Aku akan menuntut mu,kalau kamu berani macam-macam denganku." Ancam Aska lalu dia keluar dari dalam kamar meninggalkan Nissa yang ketakutan di dalam kamar.


"Lancang sekali anak itu,dia berani menjebak ku,aku pastikan kamu menyesal kalau sampai kamu berani melakukan sesuatu yang merugikan aku." Ucap Aksa lalu dia keluar dari dalam kamar.


Beberapa pelayan hotel menyambutnya,wajahnya sama sekali tidak tersenyum dia sangat kesal kepada semua orang yang sudah membantu Nissa untuk membawanya ke dalam hotel murahan itu.


"Berani sekali kalian membawaku masuk ke dalam hotel sampah ini,aku akan menuntut hotel ini,aku pastikan mulai besok hotel mu ini tutup karena sudah beroperasi dengan tidak benar." Ancam Aksa.


Menejer hotel berlari mengejarnya dan meminta maaf atas keberanian semua pelayan hotel yang membawanya masuk ke dalam hotel.


"Maafkan kami tuan,tapi benar wanita itu yang memaksa kami untuk membantunya disaat tuan tidak sabar." Ucap Menejer sambil memohon maaf berkali.


Aska tidak peduli dengan permohonan menejer dia meninggakan tempat itu dengan penuh emosi dan kesal yang luar biasa.


"Aku harus memberi tahu Dita atas perbuatan adiknya ini,bagaimana bisa di umurnya yang masih muda sudah bisa merencanakan sesuatu yang buruk seperti ini hannya untuk nafsu bejatnya." Sungutnya saat dia sampai di dalam mobil.

__ADS_1


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2