Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 6 ~ Di permalukan ~


__ADS_3

Melisa kembali ke kontarakan nya setelah jam pulang kerja,dia buru-buru pulang seharian ini dia tidak pokus bekerja karena memikirkan Dita yang tidak kembali dari tadi malam.Beberapa kali dia mendapat teguran karena pekerjaannya yang selalu salah membuatnya sangat frustasi apalagi dia harus mengerjakan semua pekerjaan Dita.


Sesampainya di halaman rumah dia menghela napas lega karena melihat rumah sudah terbuka padahal seharian ini pikirannya melayang jauh,bahkan sempat dia berpikir kalau Arga sudah memperkosa lalu membunuhnya dan membuang jasadnya entah kemana.


"Aduh...Aku terlalu jauh memikirkan hal yang bodoh ini,bisa-bisanya aku memikirkan hal seperti itu." Ucapnya.Melisa mendorong pintu rumah dan melihat Dita yang masih tidur dengan nyenyak.


"Bangun....Bangun kamu Dita apa yang kamu lakukan semalaman hingga kamu tidur sampai sore begini? jam berapa kamu pulang tadi?" Melisa menodong banyak pertanyaan kepada Dita,padahal Dita belum sadar sepenuhnya dia seperti orang linglung.


"Apa yang terjadi?" Tanya Dita.Dia mengucek matanya yang belum terbuka sempurna.


"Seharusnya aku yang bertanya apa yang terjadi kepada mu,kenapa semalam kamu tidak pulang kemana Arga membawa mu? sekarang kamu cuci muka dulu makanya jangan tidur terlalu lama otakmu menjadi bodoh seperti ini." Dita menuruti omongan Melisa dia segera pergi ke kamar mandi lalu mencuci wajahnya.


Setelah itu dia kembali ke ruangan dan duduk sambil di atas tempat tidur sekarang pikirannya lebih jernih dan sudah mulai ingat apa yang terjadi tadi malam.


Dita menghela napas berat mengingat semua kejadian yang menimpanya tadi malam tapi yang membuatnya bingung kenapa dia bisa tidur dengan pria asing di dalam mobil mewah Dita belum bisa melupakan ketampanan wajah Aksa bayangan wajah Aksa menari-nari di pelupuk matanya.


"Dita....Aku bicara kamu kok malah melamun,apakah terjadi sesuatu yang buruk tadi malam?" Tanya Melisa dengan wajah yang bingung.


"Tuhan masih menolong aku mel,kamu tau semalam Arga bajingan itu menjebak ku,di saat dia mau membawa ku ke tempat yang jauh aku melarikan diri dan seseorang membantuku." Ucapnya.


"Syukurlah sepertinya Tuhan masih mencintaimu.Kamu tau seharian ini aku tidak pokus bekerja,aku terus memikirkan mu,dan aku juga takut sesuatu yang buruk terjadi kepada mu." Ucap Melisa.


"Terima kasih mel,kamu memang sahabatku yang paling baik,kamu sudah seperti Kaka bagiku,aku sangat bersyukur memiliki sahabat sepertimu." Ucap Dita lalu memeluk Melisa dengan erat dia sangat terharu mendengar kata-kata Melisa dan ke khawatiran Melisa kepadanya sedangkan keluarganya sendiri tidak peduli kepadanya kecuali disaat mereka menginginkan uang.

__ADS_1


"Sudahlah aku sudah sering mendengar kata-katamu ini,aku sudah lapar akan memesan makanan untukmu." Ucap Melisa lalu mengambil ponselnya dan memesan makanan lewat aplikasi.


****


Aurora baru saja masuk ke sebuah hotel bintang lima,dia baru saja selesai melakukan pemotretan,hari ini dia sudah dua kali melakukan kesalahan hingga atasannya memberikan peringatan pertama.


Dia masuk ke hotel menemui kekasihnya yang lain,moodnya sudah buruk sekali setelah Aksa memutuskan hubungan secara sepihak dia merasa harga dirinya yang sangat mahal di injak-injak oleh Aksa.


"Memangnya apa yang terjadi kepadamu hingga kamu badmood terus,aku juga sangat muak melihatmu kalau wajahmu tidak bahagia seperti itu."Tanya Adam kekasih keduanya.Adam tidak tau kalau Aurora selingkuh di belakangnya,hubungan mereka sudah berjalan dua tahun dan selama itu Aurora selalu selingkuh di belakangnya dan dia tidak pernah tau akan hal itu.


"Sudahlah jangan bahas,hatiku masih belum bisa membaik."Ucapnya dia tidur di samping Adam dan dia juga menolak saat Adam ingin menyentuhnya.


"Jika kamu tidak ingin di sentuh untuk apa kamu memanggilku kemari?" Tanya Adam dia sangat kesal saat Aurora menolaknya.


Aurora baru saja mendapat pesan dari pria suruhannya,dia menyuruh seseorang untuk mencari tau latar belakang kehidupan Aksa,karena baru pacaran dia belum tau apa pun tentang Aksa yang dia tau Aksa memiliki mobil sport yang sangat mewah.


"Anak pejabat dan juga pemilik BMC group!!!pantas saja dia sangat angkuh dan sombong ternyata dia memiliki latar belakang keluarga yang sangat hebat bahkan di usianya yang masih muda dia sudah sangat sukses dan Adam tidak ada apa-apanya di banding Aksa ." Ucapnya dalam hati senyumnya mengembang bibirnya dia sangat bersyukur punya kenalan orang hebat.


Aurora semakin bersemangat untuk mengejar cinta Aksa,selama ini dia belum pernah sama sekali memiliki pacar kaya raya yang masih lajang kalau pun dia punya pacar orang kaya sudah pasti dia suami orang lain dan tentu saja dia hannya pelampiasan.


"Ini kesempatan untukku mendapat pacar orang hebat,dan masih lajang."Ucapnya dalam hati bibirnya tersenyum mengembang.


****

__ADS_1


Pagi-pagi sekali Dita dah melisa buru-buru berangkat ke restoran,Dita sudah tidak sabar untuk bekerja karena dia sudah libur kemarin jadi rencana hari ini dia ingin lembur mengganti waktunya kemarin.


"Mel,nanti sore kamu pulang lebih dulu ya,aku mau lembur untuk membayar waktu ku yang terbuang kemarin." Ucapnya.


"Tidak perlu,semua pekerjaan mu sudah akan kerjakan kemarin dan kamu juga bilang kalau kamu sedang tidak enak badan,jadi gaji mu bulan ini aman sayang." Ucapnya.Dita tersenyum lalu mengapit tangan Melisa dan mereka jalan dengan wajah bahagia.


"Baik sekali teman ku yang satu ini."


"Sudah lah bosan mendengar pujian mu yang selalu kau katakan itu." Jawab Melisa.


Sesampainya di restoran keduanya langsung sibuk mengerjakan bagian masing-masing,tidak lama kemudian beberapa chef juga sudah mulai berdatangan.


"Kenapa wanita jelek ini datang lagi?" Ucap Chef Juna.Dia berhenti di tepat di hadapan Dita yang sedang mengelap semua meja yang penuh dengan minyak.


"Chef jangan terlalu membencinya nanti malah jatuh cinta." Ucap salah satu rekannya sehingga mengundang gelak tawa beberapa chef yang lain.


"Aku jatuh cinta dengan wanita jelek ini,tidak sudi ya lebih baik aku tidak laku sampai tua dari pada punya pasangan jelek seperti dia,tidak bisa kubayangkan aku punya istri seburuk itu,bisa-bisa aku mimpi buruk setiap malam."Ucapnya hingga orang-orang yang disana semakin tertawa keras.


Melisa menghampiri mereka lalu melempar sapu kearah Juna hingga dia sangat kaget sapu itu hampir mengenai wajahnya.


"Dasar orang-orang sampah,bisa-bisanya kalian berkumpul dan tertawa atas kekurangan orang lain.Dimana hati nurani kalian semua?" Melisa meninggikan nada suaranya dia sudah tidak tahan melihat kesombongan Juna dia sudah pasrah kalau menejer akan memecatnya.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2