Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 43 ~ Kamu hebat ~


__ADS_3

Nisa duduk di hadapan Aska,dia begitu bangga hari ini bisa duduk berdampingan dengan pria tampan seperti Aska dan tentunya bisa makan apa pun yang diinginkannya.


"Katakan apa yang ingin kamu sampaikan aku sibuk tidak ada waktu." Ucap Aska dengan wajah datar,dan itu membuat Nissa semakin penasaran.


"Sabar kenapa sih mas,memangnya kamu ada urusan apa? tanya Nissa dengan senyum menggoda dan sikapnya itu membuat Aska geli dan risih.


"Dita tinggal dimana sekarang mas,ibuku terus mencarinya aku juga heran dengan orang seperti dia bagaimana bisa dia tega membiarkan kami hidup melarat sementara dia bisa menikmati hidup yang nyaman,sifatnya sama jeleknya dengan wajahnya." Ucap Nissa.Aska menelan ludah dari bahas Nissa dia sudah tau kalau Nissa bukan orang yang baik atau saudara yang baik,sekarang dia baru sadar kenapa dari dulu Dita sering marah-marah tidak jelas saat bersamanya.


Bahkan Dita beberapa kali malas pulang ke kontarakan nya ternyata semua itu karena adiknya manusia yang sangat bebal.


"Aku tidak tau,kamu tanya saja sendiri,jika tidak ada lagi yang penting aku pergi dulu,aku akan bayar semua makanan ini."Ucap Aska.Aska beranjak dari tempat duduknya niatnya dia ingin pergi tapi Nissa dengan sigap menarik tangan Aska.


"Mas..Kenapa sih terlalu buru-buru,bawa aku napa sih mas jalan-jalan,aku pening di rumah."Ucap Nissa.Aska langsung menghempaskan tangan Nissa dengan kasar kalau menatapnya dengan sinis.


"Aku bukan laki-laki pengangguran,jadi tolong jaga sikap mu,mungkin kamu bisa berbuat demikian kepada pria lain tapi tidak dengan diriku." Ucap Aska lalu dia segera masuk ke dalam Mall dan meninggalkan Nissa.


Setelah berhasil pergi meninggalkan Nissa,Aska menghela napas lega,walau hannya sebentar bersama dengan Nissa tapi wanita mampu membuatnya hampir emosi.


"Dasar wanita sialan,aku tau alasan Dita menghindar dari keluarganya,mungkin karena keluarganya yang terlalu arongan dan sombong seperti adiknya.


Aska melanjutkan kegiatannya yang tertunda tadi,dia berjalan ke menuju toko perhiasan yang ada di sana lalu memilih perhiasan untuk Dita,entah kenapa hari ini dia ingin sekali menghadiahkan sesuatu yang indah untuk Dita.


Matanya tertuju dengan kalung emas putih dengan liontin berlian,kalung itu terlihat sederhana tapi cukup elegan,dia memilih perhiasan itu serta sepasang anting yang sangat indah.

__ADS_1


Walaupun barangnya kecil harga kalung dan Anting itu mencapai seratus lima puluh juta dan Aska tidak keberatan untuk membayar itu karena baginya uang segitu tuan seberapa dibanding kebahagiannya selama ini.


Sementara itu Nissa yang mengintip Aska dari kejauhan sangat cemburu saat melihat Aska memegang kalung berlian itu,dia ingin sekali memiliki kalung dan anting itu.


"Kakak,berapa harga kalung yang dibeli pria barusan?"


"Memangnya ada apa kakak,itu kalung dan sepasang anting edisi terbatas harganya mencapai seratus lima puluh juta,ada apa kakak?" Nissa membelalakkan matanya,dia cukup kaget mendengar ucapan wanita itu,hingga dia tidak sadar kalau Aska sudah meninggalkan dia jauh padahal rencana dia ingin mengikuti Aska agar dia tau dimana alamat Dita.


"Sial...Aku ketinggalan,aku terlalu kepo menanyakan harga kalung itu hingga aku kehilangan mereka." Sungutnya.Matanya mengelilingi tempat itu,dan memandangi orang-orang yang lalu lalang tapi dia tidak menemukannya.


Nissa memaki berkali-kali bahkan menendang dinding saking emosinya hingga dia merasa kesakitan sendiri.


"Aska menemui Dita yang masih sibuk melayani para pelanggan,hari ini dia bertugas sebagai pelayan,karena ada pegawai baru yang bekerja sebagai kasir.


"Tuan ada yang bisa kami bantu." Tanya seorang pelayan dia sedikit menggoda Aska berharap Aska tertarik dengannya.


"Suruh Dita melayaniku dan pergi dari hadapanku."Ucap Aska dengan nada sinis.Kedua wanita itu segera pergi dengan wajah malu Dita yang melihat kejadian itu langsung tersenyum dan menghampiri Aska.


"Apa yang kamu lakukan kepada kedua temanku itu kamu jahat sekali!!"


"Aku tidak butuh dengan wanita-wanita genit seperti itu,kamu jangan sampai bersikap seperti mereka,aku sangat benci dengan wanita murahan seperti itu." Ucap Aska dengan wajah datar tampa ekspresi.


Dita tersenyum kecil,dia merasa bersyukur bisa dekat dengan Aska yang tidak pernah malu berbicara dengannya di depan umum sementara dia sangat tampan dan menggoda sangat jauh perbedaan mereka berdua ibarat langit dan bumi.

__ADS_1


"Kamu belum pulang ya,aku menunggu mu ya?"


"Hmm ya,memangnya kamu bisa sabar menunggu ku,aku masih bekerja sampai jam lima sore nanti!!"


"Tidak masalah aku akan menunggu mu." Jawab Aska.Dita kembali bekerja setelah dia melayani Aska dan memberikan pesannya,sebenarnya kalau saja pelanggan tidak banyak hari ini mungkin dia akan menemani Aska tapi berhubung sore ini pengunjung begitu banyak terpaksa dia harus meninggalkan Aska sendirian.


Sepanjang Aska duduk disana banyak sekali wanita-wanita cantik yang menggoda Aska,bahkan ada beberapa yang nekat menghampiri Aska dan mengajaknya mengobrol membuat Dita cemburu luar biasa.


Dita mengelilingi semua meja mengambil piring-piring kotor dan juga melayani para tamu yang baru datang,melihat Aska mengobrol dengan wanita membuat hati Dita memanas hingga dia kehilangan konsentrasi dalam bekerja hingga dia menabrak seorang wanita cantik dan seksi.


"Brang.....Semua minuman dan makanan yang ada di tangan Dita jatuh ke bawah saat dia menabrak wanita itu hingga semua gelas jatuh ke lantai dan mengotori pakaian wanita itu.


"Dasar wanita sialan....Bisa-bisanya kamu menabrak aku dan mengotori pakaian mahal ku,dimana kamu meletakkan mata mu saat kamu sedang bekerja,kamu bodoh,tolol dan jelek dasar babu kamu sialan." Wanita itu memaki Dita habis-habisan bahkan memukul wajah Dita dengan kasar.


"Plak....." Saat wanita itu menampar wajah Dita,sudut bibir Dita mengeluarkan darah.Aska berdiri dan menghampiri mereka semua orang menatap ke arah mereka bahkan menejer datang melerai keributan itu.


"Nyonya maafkan atas kesalahan yang di lakukan kariawan saya,aku akan membayar semua kerugian yang nyonya alami." Ucap Menejer dengan bijak.


Wanita itu terlihat mendengus sombong,bahkan dia membuang wajahnya kearah lain seakan dia mahluk paling sempurna di muka bumi ini.


"Makanya kalau kamu sebagai Menejer kamu harus bisa mendidik semua kariawan mu,lagian untuk apa kamu memakai wanita tidak berguna ini sebagai pelayan aku rasa sebentar lagi cafe ini akan bangkrut karena aku akan viral kan cafe jelek mu ini." Ucap wanita itu angkuh.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2