
Dita mengabaiakan kata-kata Aska,dia tetap bersiap-siap ingin meninggalkan apertemen milik Aska.Dita sangat malu jika Aska memandangnya seperti tadi bahkan dia salah tingkah jika berdekatan dengan Aska menjauh lebih baik dari pada menjadi wanita pelampiasan pria yang tidak dikenalnya.
"Kamu mendengar apa yang aku katakan barusan?" Aska turun dari atas ranjang mendekati Dita dan hal itu sangat membuat Dita malu karena Aska hannya mengenakan kolor dan kaos oblong dan tentu saja itu membuatnya sangat salah tingkah.
Dita mengambil tas kecilnya,lalu dia keluar dari dalam kamar,Aska mengejar Dita lalu menarik tangannya dan memeluknya dari belakang.
"Aku akan memperkosa mu lagi jika kamu berani melawan kata-kataku." Dita kembali emosi dia langsung melawan Aska dan berusaha melepaskan pelukan Aska dari pelukannya.
"Lepaskan aku,aku tidak mau melakukan apa pun yang kamu katakan,kamu pikir aku ini pelacur,hingga kamu ingin membayar ku dengan barang-barang busuk mu itu aku tidak sudi !!!!" Dita memekik keras membuat Aska kaget.
"Sudah jelek pembangkang lagi terserah kamu saja."Ucap Aska kesabarannya cukup di uji saat melihat sikap Dita yang selalu melawannya.
"Iya aku tau aku memang jelek,aku buruk rupa,aku tidak pantas di cintai." Dita semakin marah.Tiba-tiba perasannya sangat sakit mendengar kata-kata hinaan Aska.
Dita lansung berlari keluar dari apertemen,dia meninggakan apertemen sambil menangis mengingat kata-kata hinaan yang di lontarkan Aska.
Aska melempar pas bunga yang ada di dekatnya,sebenarnya dia hannya ingin bercanda,dia tidak menyangka Dita akan menanggapinya dengan serius.
"Dasar sialan lagi-lagi aku harus kehilangan dia,Dita dia tidak sempat mengejar Dita karena dia hannya memakai kolor saja.
Dita menaiki angkutan umum menuju rumah kontrakannya,dia sangat sakit hati kepada Aska karena kata-kata Aska yang menghinanya dia tidak tau kalau Aska hannya bercanda.
"Bajingan berani sekali dia menghinaku,padahal dia sudah menikmati seluruh tubuh ku,apa dia pikir aku ini pelacur murahan yang bisa dia dapatkan saat dia mengingatkan." Maki Dita dalam hati.Beberapa orang yang ada di dalam angkutan menatap aneh kepadanya tapi dia tidak peduli lagi.
"Kak baru putus cinta ya,kok matanya sembab gitu?" Seorang wanita bertanya kepadanya dan dia hannya tersenyum membalasnya dia cukup malu mendengar pertanyaan wanita itu.
__ADS_1
Dita membayar ongkosnya lalu segera masuk gang dan menuju rumahnya,hari ini lagi-lagi dia merasakan sakit yang luar biasa.
Saat dia sampai di dalam rumah,dia semakin merasa sedih karena tidak menemukan Melisa sahabatnya di rumah.Semenjak pacaran dengan Juan,Melisa memang sangat sibuk dengan kekasihnya itu.
Dita masuk kedalam rumah,dia merasakan hatinya yang kosong rasa sakit akibat kata-kata Aska masih membekas di hatinya dia berdiri di depan cermin sambil menatap wajahnya yang memang dibawah standar.
"Apa wanita sepertiku tidak layak mendapat kebahagiaan,apa mungkin wanita jelek dan miskin sepertiku tidak layak menjadi wanita seperti di luar sana." Ucapnya dalam hati.
Saat memandangi wajahnya yang buruk,timbul dalam pikirannya untuk memakai behel agar giginya yang sedikit mancung ke depan bisa di simpan.
"Aku harus merawat diriku dan mulai hari ini aku akan menjaga pola makan,lelah sekali menjadi orang jelek seperti ku,bulan ini aku tidak akan mengirim uang kepada keluargaku yang tidak pernah mau tau dengan deritaku." Ucapnya dalam hati.
Saat sedang asik memandangi wajahnya yang buruk,sebuah sepeda motor mampir di rumahnya,Dita lansung membuka pintu untuk melihat siapa yang datang.
"Ternyata orang yang kita cari sudah datang sayang!!" Melisa tidak sungkan-sungkan lagi memanggil sayang kepada Juna di hadapan Dita.
"Kamu darimana saja semalam Dita,kenapa ya akhir-akhir ini kamu sering hilang tiba-tiba." Tanya Melisa dia turun dari sepeda motor pacarnya di ikuti oleh Juan.
"Sudahlah aku mau istirahat." Jawab Dita dia langsung masuk kedalam rumah meninggalkan Melisa dan pacarnya duduk di teras rumah.
Melisa mengabaikan sikap Dita,sejak pacaran dengan Juan memang perharinya dengan Dita sudah hilang dia terlalu sibuk dengan pacarnya Juan.
****
Sejak beberapa hari ini, Aska selalu emosi di kantornya bahkan asisten yang sudah mengenali pribadinya saja bingung dengan sikap Aska beberapa hari terakhir ini.
__ADS_1
"Selamat sore tuan,ini berkas yang tuan minta beberapa hari kemarin." Ucap Alex yang baru saja masuk ke ruangan Aska.
Aska langsung mengambil berkas yang ada dimeja lalu mulai memeriksa laporan yang diberikan oleh Alex.
"Brak..." Laporan apa yang kamu berikan kepada ku,kamu sudah lama bekerja denganku,tapi kenapa kwalitas kerjamu masih sangat buruk." Ucap Aska langsung membanting laporan ke atas meja.Alex sangat kaget melihat kemarahan di wajah Aska sudah beberapa hari ini Aska selalu marah tanpa sebab membuatnya sangat kesal.
Alex keluar dari ruangan Aska,dia sangat kesal melihat perubahan bosnya itu.
"Kenapa tuan Aska selalu marah beberapa hari ini,bahkan dia marah kepadaku padahal laporan itu bukan kesalahanku.Sepertinya dia menginginkan wanita muda sudah lama aku tidak melihatnya tidur dengan wanita lain hannya wanita yang bisa meredakan emosinya." Ucap Alex.
Alex mengambil ponsel dari dalam saku celana lalu menghungi seseorang,hari ini dia ingin memberikan kejutan kepada bosnya dengan memberikan wanita muda karena hal seperti ini sudah beberapa kali dia lakukan dan itu mampu membuat mood Aska berubah.
Hari ini Alex ingin membuat trik ini lagi berharap Tuannya kembali seperti semula dia sudah sangat lelah selama beberapa hari ini selalu emosi untuk kesalahan yang tidak dia lakukan sama sekali.
Sore harinya seorang wanita cantik datang ke kantor BMC group,Alex langsung turun dari lantai atas menemui Wanita itu diluar.
"Ikut denganku..." Alex membawa wanita itu menuju ruangan Aska pratama Alex sangat berharap setelah bertemu dengan wanita itu bisa membuat mood tuannya membaik.
"Masuk...." Terdengar suara bariton dari ruangan direktur.Alex dan wanita itu langsung masuk kedalam ruangan.
"Tuan...Aku membawa seseorang untuk menemani harimu yang sedikit membosankan." Ucap Alex penuh percaya diri.Karena wanita yang datang ini cukup cantik dan seksi.
Akasa mendongakkan kepalanya,dia menatap sinis ke arah Alex,rasa kesal di hatinya semakin besar saat melihat wanita itu.
"Bawa pelacur ini keluar dari ruangan ini atau kamu saya pecat sebagai asisten...." Aska berbicara dengan sangat tegas membuat rasa percaya diri Alex hilang seketika.
__ADS_1
πππbersambung πππ