Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 29~ Minta maaf ~


__ADS_3

Aksa menghempaskan tangan Jessi dari lengannya,dia sangat marah saat tau orang yang di maki-maki Jessi adalah Dita.


"Kamu memang wanita sialan,dia wanitaku apa yang dia inginkan di toko ini aku mampu membelinya bahkan mall ini pun aku mampu beli untuknya." Ucap Aska.Dia menatap Jessi dengan tatapan membunuh setelah itu dia lari mengejar Dita yang semakin menjauh dari pandangannya.


"Lah...Kena batunya ya kak...Makanya jangan sombong,kamu tidak tau orang seperti apa yang kamu hina itu" Ucap beberapa wanita yang kebetulan lewat dari toko


"Diam kalian sangat menjijikkan." Ucap Jessi dengan wajah malu.Hari ini dia benar-benar sial selain gagal mendapat tas gratis dia juga malu di hadapan umum.


"Aku rasa matanya sudah buta,bagaimana bisa dia pacaran dengan orang jelek seperti itu,tubuh pendek gemuk rambut pendek sudah kayak bola saja seleranya." Sungut Jessi dia meninggalkan toko dengan rasa malu yang cukup tinggi.


Aska berlari mengejar Dita yang sudah keluar dari dalam mall,dia sedang berdiri di depan gerobak bakso,sepertinya dia sedang makan bakso Aksa menemuinya kesana.


"Dita,kita beli apa yang ingin kamu beli barusan!!" Dita menoleh ke asal suara yang mengajaknya bicara,dia sangat cemburu hatinya benar-benar panas melihat Aksa dengan wanita lain tapi dia ingat kembali kalau dia bukan siapa-siapa bagi Aksa.


Dita kemabli menikmati baksonya dan mengabaikan Aksa yang tetap berdiri di belakangnya.Tukang bakso memperhatikan Aksa dari atas kebawah,dari penampilan Aksa semua orang tau kalau dia bukan orang sembarangan.


"Mas kayaknya aku pernah lihat mas,tapi dimana ya?" Tanya bapak-bapak penjual bakso.Dita tidak peduli dengan keberadaan Aska disana dia terus menikmati bakso kesukaannya.


"Dita...." Dita menoleh dan menatap Aksa,saat itu Aksa langsung menunduk dan tidak berani berbicara apa pun lagi kepada Dita.Setelah perutnya kenyang Dita membayar makanannya lalu dia pergi meninggalkan tempat itu.Aksa mengikutinya dan mengabaiakan pertanyaan tukang bakso,dia mengikuti Dita dari belakang lalu menarik tangannya.


Pada saat itu Aurora menyenggol tubuh Dita,hingga membuat barang bawaan Aurora jatuh semua ke tanah.Melihat semua barang-barangnya yang sudah berantakan di tanah Aurora lansung menatap Dita dengan penuh kemarahan.

__ADS_1


Saat dia menegakkan kepalanya kemarahan di hatinya langsung menghilang saat melihat Aska yang ada dibelakang Dita.


"Sayang kamu disini?" Dita bingung,dia menoleh ke belakang dan ternyata Aska di belakanganya.


"Sayang kamu kenapa memblokir nomorku,aku terus menghubungimu bahkan aku ganti nomor tapi kamu tidak meresponnya ada apa sayang?" Dita tertawa kecil mendengar ucapan Aurora,sebenarnya yang membuatnya tertawa bukan ucapan Aurora tapi menertawakan Aska yang memiliki banyak wanita.


Aurora tersinggung mendengar tawa kecil dari Dita,seketika emosinya yang sudah pendam nya langsung naik kembali dan barang-barangnya yang berantakan belum di bereskan nya.


"Kamu menertawakan aku wanita buruk rupa,kamu siapa,berani sekali kamu menertawakan aku,kamu tidak kenal denganku,dasar wanita jelek buruk rupa tidak tau malu kamu." Aurora menarik rambut Dita lalu mendorongnya hingga jatuh ke tanah.


"Dasar sampah kamu,berani-beraninya kamu menertawakan aku,cepat pungut barang-barang ku,semua barang yang ku beli barusan lebih berharga dari pada semua yang ada di tubuhmu bahkan mungkin dirimu." Maki Aurora.Orang-orang yang ada disana sudah mulai berdatangan melihat keributan itu ada yang menyalahkan Aurora ada juga yang menyalahkan Dita yang terlalu ceroboh.


Mata Dita sudah mulai berkaca-kaca dia sangat malu di rendahkan di hadapan umum terlebih di hadapan Aska yang juga berdiri diantara mereka.


"Kamu juga tidak lebih dari pada sampah,jangan berharap memiliki suami hebat hannya karena kamu memiliki wajah cantik,karena pria hebat juga tidak akan memilih wanita sisa-sisa pria lain." Ucap Aska lalu membawa Dita masuk kedalam mobil sportnya.


Aurora menelan ludah mendengar kata-kata Aska yang sangat menusuk hati,dia seakan tidak percaya dengan pemandangan yang ada di depannya dimana Aska memegang erat tangan Dita.


"Ada apa dengan Aska,siapa wanita itu,tidak mungkin mereka memiliki hubungan." Ucapnya lalu memungut barang-barangnya yang tadi belum sempat di bereskan Dita.


Dita tidak bicara sepatah kata pun di dalam mobil,dia masih ingat kata-kata Aurora yang memakinya di hadapan Aska.

__ADS_1


"Kamu kenapa diam_


"Terus aku harus bicara apa,kamu puas melihatku dimaki pacarmu,aku benci kamu,turunkan aku disini." Dita memekik di dalam mobil,dia melampiaskan semua emosinya kepada Aska yang ada di sampingnya.


"Turunkan aku....Turunkan aku sekarang juga aku sangat membencimu." Ucap Dita.Dia tidak tau apa yang membuatnya begitu kesal melihat Aska saat ini,dia lupa kalau Aska Pratama adalah bos besarnya.Dita terus memaksa Aska menghentikan mobilnya hingga mobilnya berjalan tidak beraturan,mobil yang dibelakang mereka membunyikan klakson peringatan.


"Kamu ada apa sih,kamu jangan memancing kemarahan ku,dari tadi aku diam kamu semakin berlebihan." Aska menghentikan mobilnya dipinggir jalan,dia sudah tidak bisa menahan emosinya.


Seketika Dita diam,lalu menunduk hannya karena cemburu buta nya dia sampai bersikap seperti orang gila di hadapan Aksa.


"Maafkan aku tuan,tidak seharunya aku bersikap seperti itu." Jawab Dita dia tidak berani menatap wajah Aska lawan bicaranya.


"Terus kamu ngapain di mall malam-malam? kamu ke salon malam-malam untuk apa? kamu ingin menemui pria lain?" Tanya Aska.Walaupun Dita tampil cantik malam ini entah kenapa hatinya tidak suka melihat perubahan wajah dan gaya Dita malam ini.


Dita hannya diam, dia bingung mendengar pertanyaan Aska,karena di antara mereka tidak ada hubungan apa pun.


"Tidak papa tuan,aku hannya ingin merubah gaya dan penampilan ku,aku sudah bosan selalu di rendahkan orang lain karena pisik dan penampilanku yang kampungan." Jawab Dita polos.


Aska tersenyum mendengar ucapan Dita,sebenarnya dia senang melihat perubahan Dita,tapi dia bingung hatinya seakan tidak terima kalau Dita berubah dia takut kalau ada pria lain yang menyukainya yang sekarang.


Dita menatap lurus ke depan ada banyak pasangan yang menaiki sepeda motor si wanita memeluk pria dengan erat.Suasana sangat romantis.

__ADS_1


"Dit...Aku minta maaf atas kejadian tadi siang."Aska memecahkan keheningan diantara mereka setelah keduanya kehabisan topik pembicaraan.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2