
Hari ini Nissa ingin keluar rumah,berhubung karena dia sudah punya uang dan juga punya kenalan baru dari aplikasi di ponselnya.Pria kenalannya itu mengajaknya malam ini untuk party di sebuah klub malam,mendengar kata klub malam tentu saja Nissa bersorak gembira karena akhirnya ada pria yang mengajaknya masuk ke tempat yang sudah lama dia inginkan.
Setelah pamit kepada kedua orang tuanya Nissa segera berangkat,dan menemui pria kenalannya yang sudah menunggunya di depan gang,dia membuka jaket yang dia sengaja memakai baju sopan dari rumahnya agar tidak ada tetangga-tetangga yang mencurigainya.
Nissa masuk ke dalam mobil yang lumayan mewah,walaupun tidak semewah milik Aska,tapi dia sudah cukup bersyukur mendapatkan pria itu.
"Nissa kamu masih sekolah?" Tanya pria itu,dia terlihat luasnya tampan dan tubuhnya juga tinggi tatapan matanya sangat tajam.
"Masih mas,aku baru kuliah semester pertama." Jawab Nissa pria itu kembali diam dan kehabisan kata-kata karena memang mereka baru saja kenal itu pun lewat dunia Maya.
****
Malam ini Aska rencananya ingin berkunjung ke klub malam langganannya,dia sudah cukup lama tidak berkunjung kesana karena dia selalu sibuk dengan Dita dan juga semua bisnisnya.
Aska yang menolak di temani asistennya berangkat sendirian sudah biasa baginya pergi sendiri jika hannya urusan pribadi karena jika bersama asistennya dia merasa tidak nyaman dan tidak bebas sama sekali.
Mungkin karena malam ini malam Minggu klub sangat ramai hingga temannya yang biasa menemaninya yang juga bekerja disana tidak bisa menemani Aska malam ini dan ujungnya dia hannya duduk sendirian tempatnya.
Melihat Aska duduk dan tidak ada yang menemani,dua orang wanita seksi dan cantik datang menghampirinya,wanita itu langsung duduk di samping Aska dan melingkarkan tangannya di lengan Aska.
"Sendirian saja mas mana temannya?" Melihat Aska dan mobilnya yang mewah wanita itu semakin memepet ke arah Aska hingga membuat Aska sesak karena merasa sempit.
__ADS_1
"Kalian tolong menjauh,aku tidak suka ada yang menggangu,lagian aku sudah ada pasangan jadi aku tidak membutuhkan wanita bayaran." Ucap Aska menolak keduanya dan melepaskan tangan wanita itu dari tubuhnya.
"Jangan hannya makan bayam bang di rumah sesekali makan selada di luar pasti hidup lebih berwarna."Sindir kedua wanita itu semakin menggoda Aska dengan menyentuh paha Aska.
"Untuk apa makan selada busuk kalau ada bayam yang masih segar." Jawab Aksa lagi,kedua wanita merasa tersinggung lalu mereka meninggalkan Aksa ditempatnya.
"Sial malam ini dapat pria yang cuek semua,pada kemana pria-pria kaya ini.Semoga penampilan kita malam ini tidak sia-sia." Ucap mereka lalu pergi mencari mangsa lain.
Malam semakin larut,Aska sudah mulai bosan,pada saat dia hendak ke toilet tiba-tiba matanya tertuju kepada Nissa yang tidak jauh darinya,dia cukup kaget melihat penampilan Nissa malam ini dia hannya memakai bra dan beberapa pria mengelilinginya.
"Luar biasa kalau itu Nissa lebih baik aku kesana memastikan pandangan ku," Aska mendekati mereka semua lalu menatap wajah Nissa dan benar saja itu Nissa adik dari pacarnya.
Aska sebenarnya malas mengurusi anak itu,apalagi sikapnya yang tidak ada bagusnya sama sekali.Perbedaan Nissa dan Dita bagaikan langit dan bumi,Dita memiliki sikap dan pribadi yang sangat baik sementara itu Nissa sikapnya Arongan,murahan dan angkuh itu yang membuat Aska tidak menyukainya.
Lama sekali Aska menunggu di tempat itu,dia takut terjadi sesuatu yang buruk kepada Nissa dan ujung-ujungnya Dita Juga yang pusing nantinya dan itulah sebabnya Aska tidak tega membiarkannya.
Malam semakin larut,Aska sudah tidak sabar saat ada beberapa pria yang melecehkannya,Nissa memang terlihat menolak tapi ke empat pria itu semakin melecehkannya bahkan menarik celananya yang masih dia pakai.
Aska menghampiri mereka bahkan mendorong seorang pria hingga jatuh kelantai lalu Aska menarik tangan Nissa lalu mereka keluar dari dalam klub malam.Keempat pria itu langsung mengikuti Aska dan Nissa tapi saat mereka melihat mobil yang bawa Aska seketika keempat pria itu langsung tidak berkutik dan meminggir saat Aksa melewati mereka.
"Mas...terima kasih banyak ya sudah membawa ku keluar dari sana." Ucap Nissa.Dia merasa aksi Aska barusan cukup keren,membuatnya semakin menyukai pria itu.
__ADS_1
Aska mengabaiakan kata-kata Nissa,dia membawa mobil dengan kecepatan tinggi,walaupun dia tidak tau harus mengantar Nissa kemana karena yang jelas tidak mungkin ke rumah Dita karena diantara mereka berdua tidak pernah cocok sama sekali.
"Kamu pulang kemana?"
"Aku ingin ke rumah Dita saja mas,aku sudah lama tidak bertemu dengannya ibu juga ingin bertemu dengannya." Ucap Nissa padahal dia hannya ingin tau tentang Aksa saja.
"Maaf Dita sudah tinggal bersama ku di apertemen ku,dan aku tidak mengijinkan ada orang asing yang tinggal bersama kami."
"Apertemen!!!" Nissa mengulangi kata-kata Aska,dia sangat iri dengan kehidupan Dita yang memiliki pacar kaya raya dan juga memiliki mobil mewah.
"Tunggu mas tiba-tiba kepalaku pusing,aku ingin istirahat sebentar aku ingin membeli minuman dari mini market itu dulu." Nissa menunjukkan sebuah mini market yang sudah sepi tapi masih buka.
Nissa pergi ke mini market setelah itu dia membeli dua botol minuman,setelah membayar Nissa keluar dari dalam mini market lalu masuk ke dalam toilet disana dia memasukkan serbuk obat tidur.
Setelah memasukkan serbuk itu dia keluar dari kamar mandi lalu kembali ke dalam mobil dan menyerahkan satu botol minuman untuk Aska.
"Mas minum dulu,setelah itu antar aku ke rumah ku." Ucap Nissa,dia sangat berharap Aska mau menghabiskan minuman yang dia berikan dan benar saja dalam sekali teguk Aska menghabiskan minuman itu.
Setelah beberapa saat,Aska mulai merasa pusing,dan matanya sangat berat,dia mencoba memaksa untuk tetap melek tapi hasilnya dia malah semakin mengantuk hingga dia tidak tahan dan tidur di stang mobilnya.
"Bagus anak manis,akhirnya aku ada kesempatan untuk mendapatkan kamu,ayo kita ke penginapan rendahan itu tidak papa kalau kita tidur di tempat seperti ini."Ucap Nissa dengan senyum puas.
__ADS_1
Nissa memesan satu kamar,setelan mendapat kunci kamarnya,dia pergi keluar dan menarik Aksa keluar dari mobil dan dibawanya ke dalam kamar.Dia sengaja memesan kamar yang tidak jauh dari pintu keluar,di bantu beberapa pria mereka berhasil mendorong mobilnya sampai ke halaman penginapan dan juga Aska sampai di kamar yang dia pesan barusan.
πππbersambung πππ