Mencintai Gadis Jelek.

Mencintai Gadis Jelek.
Bab 19 ~ Perhatian kecil ~


__ADS_3

Dita menunduk ketakutan saat melihat Aska menegur menejer nya sebenarnya dia tidak enak dengan Anton sang menejer karena bagaimana pun juga pria itu hannya sementara berkunjung ke Restoran sementara Anton akan selalu ada di Restoran.


"Sekarang kamu istrahat di rumah,kembalilah di saat kamu merasa lebih baik." Ucap Aska lembut.Tidak ada seorang pun yang curiga kepada Aska Pratama akan perhatian kecilnya itu karena sesuatu hal yang tidak mungkin saat seorang Aska Pratama mencintai gadis buruk rupa seperti Dita sinaga.


Dita dengan berat hati meninggalkan Restoran,dia merasa sangat tidak enak melihat Anton yang menatapnya dengan penuh tanda tanya.


"Alex..Kamu kembali ke perusahaan hari ini,aku ada urusan mendadak."


"Baik tuan." Alex meninggalkan Aska,dia terpaksa naik taksi online,padahal sebelum berangkat ke Restoran Alex sudah permisi untuk naik mobilnya sendiri.


"Anton aku harap kamu lebih perhatian dengan kariawan lemah jangan terlalu angkuh atau sombong dengan kariawan." Ucap Aksa.Anton hannya mengangguk dia merasa sedikit aneh dengan perubahan pangeran pemilik BMC group ini.


Bagi para kariawan BMC group,baik itu jajaran Staf biasa dan staf penting bertatap muka dengan dengan Aksa adalah kehormatan yang sangat besar.


Selain pemilik beberapa perubahan,Aksa juga pernah menghiasi majalah dan juga model untuk beberapa merek pakaian terkenal itu karena wajahnya yang sangat tampan di dukung dengan tubuhnya yang atletis dan tampan.


"Kemana wanita itu,sepertinya tadi wajahnya tidak suka saat aku memintanya untuk istirahat,dia memang sangat keras kepala padahal aku sengaja memberikan dia istrahat agar dia lebih tenang dan santai." Usianya matanya keliling ke sekitar jalanan mencari keberadaan Dita.


Sementara itu Dita berjalan perlahan,pikirannya melayang jauh,dia takut gajinya akan bermasalah kalau sampai dia libur padahal orang tuanya sudah sibuk menghubunginya beberapa kali menanyakan gajinya bulan ini.


"Kapan ya aku bisa menikmati hidup dengan baik,ini semua karena aku yang sangat jelek,kalau saja aku punya wajah cantik mungkin orang tuaku tidak terlalu menekan ku." Ucapnya dalam hati.


Dita kembali ingat kata-kata ibunya beberapa tahun yang lalu,kata-kata yang membuatnya cukup terluka sampai hari ini.

__ADS_1


" Sudahlah Dita,wajah mu yang jelek ini mungkin tidak ada yang akan menyukainya lebih baik kamu bekerja keras dan membantu adikmu untuk sekolah kelak suatu saat ada yang membantu mu jika kamu sudah tua." Ucap ibunya.Jika ingat kata-kata itu sampai hari ini Dita belum bisa memaafkan ibunya.


Sebagai seorang anak tidak mungkin dia menjadi anak durhaka,dengan terpaksa setiap bulan dia selalu mengirim uangnya kepada orang tuanya untuk kebutuhan mereka di desa.


Mengingat semua itu tiba-tiba Dita menendang sebuah botol hingga mengenai mobil Avanza milik warga hingga membuat mobil itu kotor dan bauk.


Pemilik mobil keluar dari dalam mobil,wajahnya terlihat marah saat melihat mobilnya yang sudah kotor.Dita menghampiri wanita itu dengan penuh ketakutan,apalagi wajah wanita itu sudah memerah melihat mobilnya yang terkena kotoran.


"Hei....Bodoh sini kamu,apa yang kamu lakukan lihat....Lihat mobilku sudah kotor gara-gara wanita bodoh sepertimu dasar gila..." Wanita itu memekik sambil menarik rambut Dita dengan kasar hingga mengudang perhatian beberapa warga.


"Aku minta maaf Bu,aku tidak sengaja melakukannya." Ucap Dita dengan wajah yang ketakutan.Dia takut melihat beberapa warga yang sudah mulai ramai mengelilingi mereka.


"Tidak sengaja bagaimana!! Lihat mobilku sampai kotor seperti ini kamu sengaja melakukanya." wanita itu sengaja beberapa mendorong Dita hingga dia hampir terjatuh ke jalanan.Dita sangat takut,sebagai seorang perantau tentu saja dia takut apalagi tidak seorang pun diantara warga yang ada disitu menolongnya mereka hannya menonton sesekali mencibirnya seakan dia sudah melakukan suatu kesalahan besar.


"Laporkan saja,aku mau lihat polisi mana yang menanggapi laporan perempuan sepertimu!!!" Tiba-tiba seorang pria dengan nada tegas sudah berdiri di belakang mereka.Dia menghampiri Dita yang masih berdiri ketakutan di depan wanita angkuh itu.


Para warga yang ada disitu langsung meminggir dan menatap kagum ke arah Aska.Jarang sekali pria setampan Aksa turun dari dalam mobilnya hannya untuk melerai suatu masalah yang mungkin tidak penting untuknya.


"Siapa kamu,tidak usah ikut campur,wanita ini sudah mengotori mobilku,bahkan dia tidak minta maaf sama sekali wajar saja aku marah kepdanya."


"Aku sudah minta maaf tadi Bu,tapi ibu langsung menarik rambutku dan mendorongku dengan kasar." Jawab Dita membela dirinya.


Dia memang merasa bersalah karena sudah membuat keributan dan juga membuat mobil wanita itu kotor tapi dia tidak bisa terima saat wanita itu dengan kasar langsung memakinya dan menganiayanya.

__ADS_1


"Hmm laporkan saja,aku mau lihat sehebat apa kamu!!" Ucap Aska,tatapannya membuat membuat nyali dan keberanian wanita itu hilang begitu saja.


Wanita itu menunduk ketakutan apalagi beberapa warga sudah mulai berbalik mencibirnya,dan ada juga beberapa orang yang sudah pergi meninggakan tempat itu karena tidak ingin ikut campur.


"Sekarang kamu minta maaf atau aku membuat masalah yang besar untukmu,minta maaf kepada wanita ini!!! " Bentak Aska.Wanita itu terlihat ketakutan dia langsung menegakkan kepalnya dan meminta maaf kepada Dita,dia takut membuat masalahnya semakin besar yang membuat suaminya nanti emosi.


"Aku minta untuk Sikap ku barusan,aku akan membersihkan mobilku sendiri." Ucap wanita itu dengan menunduk dia tidak berani menatap Dita dan juga beberapa warga yang sudah menatapnya dengan sinis.


"Enyah dari sini,aku sangat muak melihat orang yang tidak ada apa-apanya, tapi sombongnya selangit sebelum aku benar-benar marah." Ujar Aska dengan tatapan membunuh.


Wanita itu segera masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan tempat itu,dia sudah kehilangan mukanya yang Arongan dan sombong barusan.


"Huu.....Warga meneriakinya sebelum dia pergi dari sana,sementara Dita tetap berdiri di hadapan Aksa,tubuhnya masih trauma dengan kejadian barusan apalagi saat wanita itu menarik rambutnya dengan kasar.


"Kamu tidak papa?"


"Maaf tuan,apa anda seorang model,bisakah kami minta poto dengan mu?" Tanya seorang warga yang datang mendekati Aksa.


"Tidak aku hannya orang biasa,maaf sudah membuat keributan di tempat ini." Jawabnya lalu menarik tangan Dita dan membawanya masuk kedalam mobilnya yang mewah.


"Wah....Beruntung sekali wanita itu di tolong pria tampan seperti itu,padahal dia sangat jelek tapi pria itu tidak malu membawanya pergi." Ucap Beberapa wanita yang kecewa saat Aksa menolak meminta poto dengan mereka.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2