Mencintai Sepupuku

Mencintai Sepupuku
Eps. 17# Berangkat Bersama


__ADS_3

"Ka...Kak Eza pagi-pagi kok tumben sudah ada di sini?" tanyaku, sedikit gugup.


"Nak Eza kemarin nginep di sini Ca" jawab Mamaku santai.


"Emmmmm, gitu" ucapku, kemudian aku bergabung di meja makan bersama mereka.


"Ca, berangkat bareng aja sama Eza, kan kalian satu sekolahan" seru Papaku.


"Iya gak pa pa Ca kalo kamu mau bareng sama kakak" sahut kak Eza.


"Ya udah lah, aku nebeng ya Kak?" tanyaku memastikan tawaranya.


"Dengan senang hati Ca, tiap hari juga gak pa pa" jawab kak Eza dengan nada datar...


seketika mukaku langsung bersemu merah, namun aku tetap melanjutkan sarapan. Setelah itu kami pergi ke sekolah bareng.


SMK TERATAI


Di halaman sekolah kedua sahabatku dan teman-teman yang lain melihat aku berangkat bareng kak Eza, aku yakin dua R pasti heran dan berpikir yang tidak-tidak kenapa aku bisa berangkat bareng kak Eza karena kemarin mereka tahu aku pulang di jemput sama kak Eza. Dan sekarang kami datang bareng, pasti mereka mikir nya aku gak pulang/nginep di rumah kak Eza. Terlihat jelas wajah mereka yang shock., pasti nya nanti aku di intrograsi lagi, tebak ku sambil menepuk jidat.


Untung saja teman-teman yang lain cuek aja karena mereka sudah tahu kalau aku dan kak Eza sepupuan, jadi wajar kalo kami berangkat bersama.


Sampai di dalam kelas,


"Loe abis dari mana Fel sama Pak Reza?" tanya Rosa


"Jangan-jangan kemarin loe gak pulang ya Fel?" tuduh Revi.


"Loe gak berbuat aneh-aneh kan Fel?" lanjut Rosa.


"Gue gak separah itu guys" protesku,


"Gue emang mau nikah sama kak Eza, tapi bukan berarti gue sama kak Eza berbuat yang melampau batas seperti yang kalian fikirkan," jelasku sedikit kesal.


"Syukurlah Fel, kami berdua legah dengarnya" jawab Rosa dan Revi.


"Dasar kalian ya" cercah ku...sambil geleng-geleng kepala, karena gak habis fikir kenapa mereka bisa berfikir sejauh itu, tapi aku benar-benar sangat bersyukur dan bahagia punya sahabat seperti mereka berdua.

__ADS_1


Jam istirahat pun tiba...


"ke kantin yuk Beb" ajak Revi.


"tunggu, gue ikut" teriak Rosa.


"Ya udah ayow kita ke kantin bareng-bareng" ajak ku.


Setelah tiba di kantin...


"Mau pesen apa Fel?" tanya Rosa.


"sama kaya kamu aja beb" jawabku.


"Ya udah kita tinggal pesen dulu ya" ucap Rosa dan Revi lalu pergi menuju kios yang ada di kantin sekolah.


Aku termenung, mengingat dan membayangkan banyak kejutan yang terjadi akhir-akhir ini, apalagi tiap ingat beberapa hari lagi aku dan kak Eza akan menikah. Membuatku bahagia tapi juga sedih karena takut, aku takut tidak bisa menjadi istri yang baik buat kak Eza, apalagi sifatku juga masih labil.


"Fel, awas kesambet loe. siang-siang udah ngelamun aja" ujar Melly tiba-tiba dan membuyarkan lamunanku.


"Tumben loe sendirian aja Fel, si duo R kemana?" tanya Melly.


"Mereka lagi pesen makanan" jawabku


"Fel, gue mau minta tolong dong sama loe?" mohon Melly.


"Minta tolong apa Mell?" tanyaku sedikit heran. Karena tumben sekali Melly minta tolong, selama ini dia belum pernah minta tolong soalnya. Perasaanku sedikit gak enak, tapi aku berusaha tetap tenang.


"Gini Fel, loe kan sepupuan sama pak Reza" ucap Melly


"Trus??" potong ku, karena reflek setelah mendengar dia menyebut nama kak Eza.


"Gue kayaknya naksir deh sama pak Reza, loe bisa bantuin gak supaya gue bisa deket sama pak Reza?" lanjut Melly mengutarakan maksud nya.


"What? loe suka sama pak Reza?" tanyaku dengan nada yg sedikit meninggi. tapi aku langsung sadar dan menurunkan suaraku, dalam hati aku kesal banget, tapi q masih berusaha menetralkan wajah ku dan sedikit menyunggingkan senyum, takut kalau sampai ketahuan.


"Iya Fel, loe mau bantuin gue gak?" tanya Melly lagi.

__ADS_1


"G..gu...gue... gak janji ya Mell, soal nya kak Eza kayak nya udah punya pacar deh" jawabku asal.


Mendengar kak Eza di sukai wanita lain rasanya seketika darah ku seperti mendidih, tapi aku harus tetap merahasiakan semua ini.


"Gak pa pa Fel, kan baru pacar belum istri, jadi kan sah-sah saja kalo gue suka sama pak Reza." Ucap Melly dengan penuh percaya diri


"Ya udah deh terserah loe aja Mell" jawabku pasrah.


"Gue duluan ya Fel" Ucapnya lalu pergi meninggalkan kantin, dan aku hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.


Andai aja loe tahu kalo yang loe minta'i tolong ini calon istri dari cowok yang loe suka Mell, ucap ku dalam bathin sambil terus menatap kepergian Melly.


"Fel, gue boleh duduk sini gak?" tanya Bayu tiba-tiba, gak tahu sejak kapan dia duduk di depanku.


"Ya elah... Bay kan loe udah duduk di situ, ngapain pake nanya segala? lagian nih kantin bukan punya gue" cerososku panjang lebar tapi Bayu malah cengar-cengir aja.


"Ya udah gue duduk di sini ya?" izin Bayu lagi.


"Terserah loe Bay" jawabku


"Kenapa loe Fel kayak nya lagi kesel gitu?" tanya Bayu lagi.


"Biasa cewek, lagi dapat" ujarku.


"Oow..." jawab Bayu, lalu dia makan makanan yg ia bawa.


Tidak lama kemudian Rosa dan Revi bergabung membawa makanan pesanan ku, dan kami ber empat makan bersama dalam satu meja.


Happy Reading...


Maaf yach Author lama gak Up karena sibuk banget ngurusin kerjaan...πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Makasih sudah setia menantikan kelanjutan Novel ini...πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Kalo kalian suka boleh Like, Komen, dan Vote yach Readers...πŸ₯°πŸ₯°


Terimakasih...πŸ™πŸ»πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2