
Semenjak Fely hamil Ferdi semakin possesif saja, seperti hari ini ia melarang Fely untuk memasak dengan alasan ia tidak mau istrinya kecapean. Iya in aja lah daripada berdebat sama suaminya. Mungkin bawaan Bayi yang membuat Ferdi jadi cerewet seperti ini, mungkin saja begitu pikir Fely.
Begitupun ketika berada di kantor, Fely tidak boleh ngapa-ngapain sama Ferdi. Fely hanya di suru duduk-duduk santai saja, huuuuuhhhh...membosankan bukan. Fely nurut aja daripada tidak di perbolehkan bekerja, di rumah malah lebih membosankan lagi.
Para karyawan yang melihat kedekatan Ferdi sama Fely yang awalnya di kira hanya sebatas Bos dan sekretaris sekarang melihat perhatian bosnya yang berlebihan menimbulkan gosip baru, banyak di antara mereka menuduh Fely godain bosnya buat naik jabatan.
Desas-desus kabar tersebut akhirnya terdengar oleh Nella dan Fely, seperti saat ini ketika mereka berdua makan di kantin para karyawan menatapnya sinis, bahkan ada yang dengan terang-terangan mengatakan Fely penggoda bosnya hal itu membuat Nella emosi bisa-bisanya mereka berpikir rendah seperti itu pada Fely, namun Fely tetap santai tidak terpengaruh atau terpancing sedikitpun.
"Fel, loe gak marah di katain seperti itu?" tanya Nella.
"Enggak. Kenapa harus marah?" dengan santainya Fely berkata seperti itu membuat Nella jadi semakin gemas saja.
"Gue yang kesel banget Fel, gak rela gue loe di katain gitu" rengek Nella dengan suara manja nya.
"Wajar lah mereka kan tidak tahu yang sebenarnya" jelas Fely, memang benar sih yang di katakan Fely apalagi melihat possesif Ferdi yang di luar batas kewajaran manusiawi mengingatnya saja membuat Nella bergidik ngeri sendiri, amit-amit cabang bayi jangan sampai nanti suaminya possesif akut seperti Bosnya lirihnya dalam hati.
__ADS_1
"Nel, kenapa loe bengong aja" tanya Fely membuyarkan lamunan Nella.
"Nggak apa-apa Fel, cuma lagi bayangin aja betapa ngerinya loe punya suami seperti pak Ferdi" jawab Nella sambil cengengesan.
"Ada-ada aja loe Nel" Fely hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah shabatnya itu.
"Fel, kenalin gue sama kakak loe dong" Fely yang mendengarnya langsung tersedak, apa? Nella mau minta kenalin sama kak Farel? gak salah nih anak. Bukanya Fely gak mau ngenalin tapi masalahnya kak Farel saat ini sedang menunggu seseorang, permintaan Nella membuat Fely bingung harus menjawab apa.
"What? di antara banyak cowok di dunia ini kenapa loe minta kenalin nya sama kakak gue sih Nel" Fely berusaha bercanda.
"Bukanya gue gak mau kenalin loe sama kakak gue, tapi gue takutnya loe kecewa karena saat ini kakak gue sedang menunggu seseorang menyelesaikan study nya di luar Negeri" jelas Fely, mending jujur di awal daripada sahabatnya makin kecewa karena berharap sama kakaknya. Sebenarnya ada rasa gak enak mengatakanya tapi Fely gak mau bohongi Nella.
"Yah...patah hati dong gue, belum juga ngomong suka" Nella mencebikkan bibirnya.
"Loe itu cantik, baik, pinter, gue yakin loe pasti bisa dapatin yang lebih baik dari kakak gue" Fely berusaha menghibur Nella.
__ADS_1
"Emang...kemana aja loe selama ini baru nyadar Helloow??" timpal Nella dengan bercanda juga.
Begitulah keseharian mereka di kantor, Fely sama Nella memang sama-sama random tidak heran kalo mereka sangat cocok.
.
.
.
#Happy Reading...🥰🥰
#Kalau kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak yach...
#Love You All...❤️❤️
__ADS_1