Mencintai Sepupuku

Mencintai Sepupuku
Eps. 41# Meeting


__ADS_3

Dua orang lelaki tampan sudah tiba di luar kota. Dua orang tersebut yang tidak lain Reza dan om nya Johan segera memasuki Hotel untuk beristirahat melepas penat dahulu karena beberapa jam lagi mereka harus menghadiri rapat penting.


Beberapa jam berlalu saatnya menghadiri rapat. Reza sudah berpenampilan rapi begitupun dengan om Johan.


"Za, kamu sudah siap?" tanya om Johan sambil mengetuk pintu kamar sang keponakan karena mereka berdua Cek-In di kamar berbeda supaya lebih leluasa, masuk akal bukan.


"Sudah om, kita berangkat sekarang" Reza pun keluar dan merangkul om Johan. Mereka berdua lalu berjalan beriringan masuk ruang Meeting.


"Za, hati-hati karena yang om dengar Susan sekretaris pak Nathan itu sangat ganjen


dan suka menggoda pengusaha muda seperti kamu." Bisik om Johan mengingatkan Reza, karena om Johan sendiri tidak menyukai perempuan yang ganjen. Pak Nathan adalah rekan bisnis mereka.


"Iya om tenang aja, Reza sudah tahu cara menghadapi perempuan seperti itu" jawab Reza santai.


Tak lama kemudian masuklah pak Nathan bersama Susan sekretarisnya. Benar saja Susan saat ini berpakaian sangat sexsi dan berjalan berlenggak lenggok bak model, kalau itu sekretaris Reza mungkin sudah di pecat olehnya, makanya selama ini ia hanya memperkerjakan sekretaris laki-laki. Bukanya apa-apa ia ingin menjaga perasaan sang istri, dan juga menurutnya sekretaris laki-laki pasti lebih profesional dan lebih bisa di andalkan dalam segala hal.


"Selamat sore pak Reza dan pak Johan, maaf sudah membuat anda menunggu" ujar pak Nathan menyalami Reza dan om Johan.


"Perkenalkan ini sekretaris saya Susan" lanjut pak Nathan memperkenalkan sekretarisnya. Susan pun ikut menyalami mereka berdua, saat menyalami Reza ia mengelustangan Reza sedikit lebih lama dan itu membuat Reza tidak nyaman.


"Hemmmm..." Reza berdehem membuat Susan melepaskan tanganya dengan buru-buru.


Mereka berempat pun melanjutkan membahas kerja sama mereka, setelah sudah mencapai kesepakatan Reza dan om Johan pun berpamitan pergi kembali ke Hotel karena besok masih ada pertemuan penting lagi dengan rekan bisnis mereka yang lain nya.


"Kenapa melihatnya sebegitunya? kamu menyukai pak Reza?" tanya pak Nathan yang sudah hafal dengan gerak gerik Sekretarisnya itu, karena ini bukan yang pertama kali Susan bersikap seperti itu.


"Pak Nathan kayak gak pernah muda aja" jawab Susan sambil terus menatap punggung Reza, pak Nathan hanya menggeleng gelengkan kepalanya tidak habis fikir dengan sekretarisnya itu.

__ADS_1


"Aku harus bisa mendapatkan pak Reza, karena dia adalah tipe yang selama ini aku cari" ucap Susan sambil senyum-senyum menatap kepergian Reza. Tidak banyak orang yang tahu dengan pernikahan Reza, makanya banyak rekan bisnis nya yang berusaha mendekati Reza karena berfikir Reza masih lajang. Bukanya Reza tidak mau mempublikasikan hubunganya dengan Fely, hanya saja ia ingin melindungi Fely karena dunia bisnis itu kadang kejam. Dan lagi ia juga ingin menjalani kehidupan pernikahanya sewajarnya dan senormal mungkin karena hubungan mereka bukan untuk konsumsi publik.


Sementara di tempat lain om Johan menggoda Reza. Ia suka sekali menggoda sang keponakan apalagi mereka sudah lama tidak pergi berdua seperti ini.


"Za, Susan sepertinya menyukai kamu" ujar om Johan terus menggoda sang keponakan.


"Biarin aja lah om yang penting kan aku tidak memberi harapan apa-apa sama dia" jawab Reza.


"Tapi orang seperti Susan itu biasanya menghalalkan segala cara demi tujuanya loh Za" imbuh om Johan mengompori, karena ia suka melihat Reza kesal. Menurutnya sangat lucu ekpresi keponakannya itu kalau sedang kesal.


"Om apa-apaan sih suka ngawur kalo ngomong. Kenapa gak buat om aja, kan om jones(jomblo ngenes)" balas Reza meledek om nya.


"Enak aja gini-gini om banyak yang naksir" dengus om Johan gak mau kalah.


"Udah om ngapain sih ngikutin aku ke kamar, sana kembali ke kamar om sendiri" usir Reza membuat om Johan terkekeh karena dia berhasil menggoda keponakanya itu.


Setelah om Johan keluar dari kamarnya Reza pun langsung bergegas mengirim pesan pada istrinya.


To My **Wife: Sayang maaf aku baru ngabarin kamu, kamu lagi ngapain?


To My Husband: Gak pa pa suamiku sayang, gimana kerjaanya lancar?


To My Wife: Iya Alhamdulillah lancar semua sayang, kamu do'akan kerjaanku cepat selesai supaya aku bisa cepat pulang**.


To My **Husband: Pasti kak. Do'a terbaik selalu buat kakak


To My Wife: Makasih sayang...❤️❤️ kamu sudah makan?

__ADS_1


To My Husband: Udah kok kak, kakak sendiri?


To My Wife: Belum. pengen makan kamu...😅😅


To My Husband: Dasar mesum...udah ah aku mau istirahat..😘😘


To My Wife: Gak pa pa kan mesum sama istri sendiri...😅😅 Ya udah kamu istirahat udah malam...❤️❤️


To My Husband: Siap bos...😍😍**


Mereka berduapun istirahat bersama di tempat berbeda, tak lama setelah itu mereka terlelap dalam mimpi indahnya masing-masing.


.


.


.


.


.


Happy Reading All....❤️❤️


Terimakasih banyak buat yang udah support...🙏🥰


I Love You...❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2