Mencintai Sepupuku

Mencintai Sepupuku
Eps. 28#Bertemu Bayu


__ADS_3

Setelah puas menyantap bakso favoritnya, Fely mengajak Reza jalan-jalan di taman kota. Reza meletak kan tangan Fely di lengan nya, Fely hanya menuruti nya. Mereka sangat menikmati indahnya gemerlapan lampu-lampu taman. Sepanjang menyusuri jalan di taman itu mereka saling bercanda dan mengenang masa kecil mereka. Saat sedang asik tertawa tiba-tiba tidak jauh dari situ ada seseorang yang ia kenal memanggilnya.


"Fel...Fel...Fely, loe di sini juga?" tanya Bayu sambil berjalan menghampiri mereka.


"Kenapa kalian bisa kesini berdua, dan kelihatan sangat mesra banget?" satu pertanyaan belum di jawab tapi Bayu terus saja bertanya seakan memojokkan mereka. Sebenarnya tanpa mereka sadari dari tadi Bayu sudah memperhatikan mereka berdua lumayan lama. Fely hanya diam saja bingung mau menjawab apa membuat suasana sedikit menjadi tegang.


"Kita lagi jalan-jalan di sini, kebetulan orang tuanya Fely lagi ada acara jadi mereka menyuruh saya mengantar Fely" bukan Fely melainkan Reza yang menjawab pertanyaan Bayu.


"Iya Bay, kak Eza cuma nemenin gue jalan-jalan. Loe sendiri sama siapa kesini" Fely berbalik tanya kepada Bayu, karena di belakang Bayu dari tadi ada seorang gadis yang tidak lain adalah adiknya.


"Gue sama adik gue Fel, kenalin ini Sandra adik gue.


San, kenalin itu Fely teman sekelas gue dan itu Pak Reza sepupunya Fely sekaligus guru olahraga di sekolah kami" Bayu kemudian memperkenalkan mereka.


"Hai kak, gue Sandra adiknya kak Bayu" Sandra mengulurkan tanganya dan di sambut oleh Fely. Selanjutnya Sandra memgulurkan tangan nya ke Reza. saat menjabat tangan Reza ia menatap Reza agak lama membuat Fely kesal. Ia merasa sepertinya Sandra menyukai Reza terlihat dari caranya menatap Reza seperti itu.


"Ehemm..ehem..." Fely lalu berdehem padahal dia tidak batuk.


"Maaf" Reza lalu melepaskan jabatan tangan Sandra. Sebenarnya Reza juga risih tapi ia juga tidak enak sama sama Sandra.


"Kalian mau kemana? kenapa gak gabung aja sama kita?" ujar Bayu menawarkan.


"Iya kak gabung aja sama kita pasti bakalan seru" sahut Sandra antusias karena dia masih ingin menatap Reza lebih lama.


"Gak usah Bay bentar lagi gue sama kak Reza juga mau pulang kok" tolak Fely dengan halus.

__ADS_1


"Iya, ini juga sudah malam tadi Paman dan Bibi berpesan supaya tidak pulang malam-malam" Reza berusaha mencari alasan.


"Ya udah Bay kita tinggal dulu ya" ujar Fely berlalu meninggalkan Bayu dan Sandra lalu di ikuti.


Setelah menatap kepergian sepasang suami istri itu Sandra buka suara.


"Kak, kalo Sandra gak salah kakak suka sama Fely ya" tanya Sandra dengan selidik.


"Kamu jangan sok tahu San" Bayu berusaha menyangkal.


"Kakak ngaku aja, kakak gak bisa bohong sama Sandra" Sandra terus menggoda Bayu.


"Apaan sih kamu.. sejak kapan kepoh sama urusan orang" ujar Bayu sambil mengacak rambut adiknya.


"Kak, bantuin gue dong supaya bisa dekat sama kak Reza" lirih Sandra bergelayut manja di lengan Bayu.


"Ya..kakak...pelit banget sama adik sendiri" Sandra mencebik kan bibirnya.


"Sudah ayow kita pulang" ajaknya sambil menarik lengan Sandra.


Sementara di dalam mobil suami istri yang sama-sama terbakar cemburu itu terus berdebat. Keduanya saling menyalahkan sama-sama masih ngotot.


"Kayaknya ada yang seneng banget ya berjabat tangan sampai gak di lepas-lepas" sindir Fely saat mereka sedang duduk dalam mobil.


"Sayang enggak gitu., kamu salah faham" Reza berusaha menjelaskan.

__ADS_1


"Jelas saja gak di lepas, tangan Sandra kan halus" Fely semakin meninggikan suaranya dua oktaf.


"Kamu cemburu ya, nggak gitu aku hanya tidak enak takut d kira sombong" Reza masih terus berusaha meluruskan kesalahpahaman tersebut.


"Idiiihh...siapa juga yang cemburu. Aku hanya risih aja melihatnya" Elak Fely yang tak mau kalah. Fely yang wataknya sedikit keraspun pastinya tidak mau kalah dalam hal berdebat.


"Udah dong jangan di perpanjang, aku gak ada maksut buat genit-genit sama cewek lain. Sandra aja yang gak mau lepasin tangan aku. Kamu maunya gimana?" Tanya Reza halus berusaha mengalah.


"HMmmm..." Fely hanya melenguh pelan dengan wajah yang masih cemberut.


"Please jangan marah dong sayang, aku akan turutin semua permintaan kamu asal kamu tidak marah lagi" Reza terus membujuk istri tercinta nya yang masih merajuk.


"Beneran kak Eza mau nurutin semua yang aku mau?" tanya Fely dengan menaikkan sebelah alisnya.


"Iya apapun yang kamu mau" jawab Reza dengan tegas. "Semoga tidak aneh-aneh permintaan Eca kali ini" gumam Reza dalam hati.


"Aku ingin boneka Teddy Bear yang besar supaya bisa aku peluk saat tidur" Fely mengajukan permintaan dengan manja dan sedikit tersenyum.


"Serius kamu cuma mau Boneka Teddy Bear?" tanya Reza heran dengan mengernyitkan dahi nya. Ia mengira istri nya akan minta yang aneh-aneh tapi ternyata cuma ingin sebuah boneka. Reza hanya menggeleng-gelengkan kepala nya tidak habis fikir ternyata keinginan istrinya cuma sebuah benda yang begitu sederhana.


Reza lalu melajukan mobilnya menuju pulang karena waktu sudah semakin larut tidak baik terlalu malam di luar. Mama Weni dan Papa Bagas ternyata sudah tiba di rumah lebih dulu dan sudah beristirahat, Fely dan Reza pun langsung beristirahat juga di kamar mereka.


Happy Reading yach Dears...🥰🥰


Terimakasih buat yang sudah Like, Coment, dan Vote...🙏🥰

__ADS_1


Semoga kalian semua selalu sehat & Bahagia...🤲🤲


I Love You All...❤️❤️


__ADS_2