Mencintai Sepupuku

Mencintai Sepupuku
Eps. 70# Cerita Farel


__ADS_3

"Dek, kamu udah isi berapa bulan? gimana gak rewel debay nya, jangan capek-capek loh" tanya Farel penuh perhatian pada adik kesayanganya itu.


"Aku masih belum periksa bang, tapi kayaknya udah dua bulanan usianya. Lusa kaya nya mau cek kandungan" jawab Fely.


"Oh iya, apa mama sama papa sudah tahu?" tanya Farel lagi.


"Belum gue kasih tahu rencananya mau ke dokter dulu buat masti'in baru kasih tahu mereka" begitu pikir Fely, takut nanti mama Weni nanya yang tidak-tidak Fely tidak bisa menjawab.


"Tumben-tumbenya loe main kesini, apa ada hal yang ingin loe bicarakan?" tebak Farel. Karena biasanya kalau adiknya main ke Apartemennya pasti ingin cerita atau membahas sesuatu, memang jarang sekali Fely main paling pas ia mendengar kabar Farel sakit. Farel sendiri juga jarang di Apartemen karena sering ada proyek ke luar kota.


"Iya, ini soal loe" ucap Fely To The Point.


"Loe masih nungguin dia?" tanya Fely dengan tatapan sendu. Yang di maksud Fely adalah wanita yang di sukai oleh Farel.

__ADS_1


"Iya, gue udah janji sama dia, gue akan nunggu dia sampai kembali" jawab Farel dengan tatapan nanar yang tidak terbaca.


"Apa selama ini dia hubungi loe bang?" tanya Fely lagi.


"Gak pernah, sejak dia pergi gue gak tahu lagi kabarnya, seperti apa sekarang wajahnya gue juga gak tahu" Farel merasa bodoh dengan dirinya sendiri kenapa sampai sekarang dia masih menunggu seseorang yang tidak pasti.


"Bang, gue mohon loe jangan seperti ini terus. Banyak cewek yang lebih baik dari dia yang menyukai loe... Plis coba buka hati loe buat orang lain" Fely mengusap tangan Farel dengan pelan.


"Gue sudah berusaha tapi belum ada yang bisa membuat gue melupakan dia, belum ada yang bisa nengalihkan perhatian gue." Belum selesai Farel berbicara Fely langsung menyahuti lagi.


Bukan tanpa alasan Fely tidak menyukai wanita itu, tapi karena suatu ketika Fely pernah melihat wanita itu di rangkul oleh pria lain, hanya saja Fely tidak tega menceritakan pada kakaknya. Biarlah kakaknya suatu hari nanti melihatnya sendiri begitu pikirnya. Tapi ternyata Farel masih saja seperti orang bodoh yang menunggu wanita tidak pasti itu yang bahkan di luar sana mungkin sedang bermesraan dengan pria lain.


Padahal selama ini Farel fokus kerja keras membangun perusahaan nya supaya punya tabungan yang cukup banyak agar ketika wanita itu kembali ia bisa memantaskan diri bersanding dan mewujudkan pernikahan yang di impikanya. Entahlah... melihat Farel berjuang seperti itu membuat Fely tidak tega kalau terus di bodohi wanita tidak tahu diri itu.

__ADS_1


Mendengar ceramah adiknya hari ini pikiran Farel sedikit terbuka, mungkin ia masih berat membuka hati buat orang lain tapi ia ingin memantapkan hatinya untuk membahagiakan keluarganya. Semoga saja ada perempuan lain yang mau menerima ia apa adanya, itulah harapan Farel saat ini.


Nella... itu nama yang bisa di ingat Farel saat ini. Tidak tahu kenapa wajahnya yang malu-malu meong terlihat begitu menggemaskan ketika pertama kali mereka bertemu. Ada apa dengan dirinya saat ini, kenapa ia merasa Nella memang paling berbeda diantara perempuan lain yang pernah ia temui, Farel saat ini benar-benar bingung dengan perasaanya. entahlah...hanya Author yang tahu cerita selanjutnya.


.


.


.


.


#See You Next...🥰🥰

__ADS_1


#Happy Reading...❤️❤️


__ADS_2