Mencintai Sepupuku

Mencintai Sepupuku
Eps. 08# Tidak Percaya


__ADS_3

Setelah menatap kepergian Kak Eza, aku mengambil Deary-ku dan menjatuhkan tubuhku di atas kasur sambil menuliskan sepenggal puisi.


.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Cintaku padamu tak terbatas


Antara ruang dan waktu


Mungkin ini salahku


Mencintai orang yang


Cuek orangnya,


Diam keseharianya,


Tertutup sifatnya,


Dan menyendiri kebiasaanya

__ADS_1


Namun apa hendak di kata


Aku sudah terlanjur cinta


Walau demikian itu sifatnya,


Aku tetap mencinta


Walau sampai menutup mata


Memang cinta itu buta,


Tak perduli benar atau salah


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


.


Butiran bening itu kembali menetes membasahi pipiku, aku berusaha mencoba setegar mungkin tapi kenyataanya aku tak setegar itu, aku sangat rapuh, tubuhku kembali lunglai dan melemah, tanpa sadar aku tertidur sambil terus sesengguk an.


Malam Harinya

__ADS_1


Seperti biasa Mama membangunkan aku makan malam sambil berteriak, sontak saja aku sangat kaget, dengan cepat aku ambil cermin, terlihat jelas wajahku masih sembab langsung saja aku lari ke kamar mandi mencuci muka setelah itu aku keluar menuju meja makan.


Suasana nampak hening, kami bertiga makan malam tanpa bersuara, hanya suara sendok dan garpu yang terdengar. selesai makan aku langsung berdiri berniat kembali ke kamar tapi mama menghentikanku,


"Tunggu dulu Ca" akhirnya aku kembali duduk.


"Ada apa ma?" tanyaku heran, karena mamaku terlihat serius. Sepertinya ada hal penting yang mau beliau sampaikan, sementara Papaku mengelus lembut puncak kepalaku sambil berkedip dan mengangguk mengisyaratkan supaya aku mendengarkan mama dulu.


"Begini Ca, mama berniat untuk menikahkan kamu dengan Eza, apa kamu mau? ini wasiat terakhir Bude dan Pakde kamu" perkataan mama benar-benar sangat mengejutkanku.


Bude dan Pakdeku sudah meninggal Satu tahun yang lalu karena kecelakaan mobil saat mereka berangkat ke luar kota untuk mengurus bisnisnya. Sejak saat itu kak Eza pindah kuliah ke kota ini, sampai pada akhirnya kemarin melamar kerja di sekolahku. Dan untuk sementara bisnis keluarga mereka di kelola oleh saudaranya alm. Pakde.


"A..a..a..apa ma, itu tidak mungkin, bukanya Kak Eza sudah punya pacar? mama jangan bercanda, ini sangat tidak lucu ma" tanpa sadar kata-kata itu keluar dari mulutku dengan nada yang sedikit meninggi.


aku masih tidak percaya, dalam hatiku memang bahagia tapi di sisi lain aku masih terluka, karena...


Maaf yach kak baru bisa lanjutin ceritanya lagi...🙏🥰


Soalnya kemarin2 masih sibuk...😍😍


Terimakasih banyak buat yang sudah Like dan komen...🙏🥰

__ADS_1


Author jadi lebih semangat melanjutkan cerita ini...🥰🥰


Happy Reading...


__ADS_2