
" Pak, perkenalkan nama saya Fely. Mulai hari ini saya yang akan menjadi Asisten bapak " ucap Fely singkat dan jelas.
" Iya saya tahu, kamu bisa panggil saya Ferdi " titah Ferdi. " Maafin saya Fel, saya belum bisa jujur sama kamu untuk saat ini. Saya tidak mau kamu terluka lagi, nanti ketika saatnya tepat saya pasti jujur sama kamu. " Lirih Reza dalam hati.
" Benar-benar mirip sama kak Eza kalo di lihat dari dekat seperti ini. Tapi kalo kak Eza kenapa dia gak ngenali aku " ucap Fely dalam hati. Mereka berdua sibuk dengan perasaan masing-masing sampai suara ketukan pintu seorang Cleaning Service membuyarkan lamunan mereka.
" Pak, maaf saya mau mengantarkan kopi buat bapak " ucap karyawan Cleaning Service itu sopan. Reza hanya mengangguk, setelah menaruh kopi di atas meja Bos nya Office Boy itu pergi.
" Maaf Pak, apa ada yang bisa saya bantu? " tanya Fely.
" Ada. Tolong antar berkas-berkas ini ke ruang sekretaris Nela " titah Ferdi.
" Baik Pak. kalau begitu saya permisi " ucap Fely berniat keluar sambil membawa berkas-berkas tersebut.
" Tunggu sebentar. " Suara Ferdi menghentikan langkah Fely. Fely menautkan kedua alisnya seolah bertanya.
" Nanti siang temani saya makan di sini " ujar Ferdi.
" Baik Pak " Fely hanya mengiyakan tanpa membantah walaupun sebenarnya dia masih belum nyaman karena belum terbiasa. Sementara setelah kepergian Fely Ferdi terus senyum-senyum sendiri.
Jam makan siang pun tiba, Fely mengetuk pintu atasanya, tak lama ia lalu di persilahkan masuk. Dan ternyata beberapa macam makanan sudah tersaji di atas meja atasanya.
" Fely, apa kamu suka makananya? kalau tidak suka biar saya pesankan lagi. " tanya Ferdi.
" Jangan... saya suka kok. malah Ini semua makanan Favorit saya Pak. " jawab Fely keceplosan, Ferdi hanya mengulum bibirnya menahan untuk tidak tertawa.
" Wah kebetulan sekali " ucap Ferdi.
__ADS_1
" Kamu tinggal di mana Fel? " lanjutnya kemudian.
" Saya tinggal di Apartemen dekat sini Pak " jawab Fely.
" Sepertinya mulai saat ini saya akan sering-sering merepotkan kamu, bagaimana kalau kamu tinggal di rumah saya saja supaya kamu tidak capek bolak balik " tawar Ferdi. Fely nampak ragu dan berpikir.
" Gak apa-apa pak itu sudah menjadi tugas saya. Saya tidak ingin merepotkan bapak, juga tidak enak sama tetangga " jawab Fely.
" Di rumah ada Dua pekerja kok, Satu asisten rumah tangga dan Satu Satpam. " Jelas Ferdi, ia tidak ingin Fely salah faham.
" Emmm... tetap saja saya takut merepotkan bapak " jawab Fely.
" Saya malah lebih merepotkan kamu " ucap Ferdi.
" Tapi itu memang pekerjaan saya Pak " jawab Fely.
" Siapa di sini yang Bosnya? " tanya Ferdi.
" Itu artinya? " tanya Ferdi lagi.
" Saya harus patuh pada perintah Bapak " jawab Fely.
" Bagus... anak pintar " puji Ferdi sambil tersenyum. Fely hanya menghela nafas kasar menyadari kalau ia terjebak dengan pertanyaan atasanya.
" Dasar Bos Crazy, kenapa tadi bertanya segala kalo akhirnya saya di suruh menuruti kemauan nya " gerutu Fely dalam hati.
" Kalo begitu, mulai hari ini kamu harus tinggal di rumah saya, biar nanti saya suruh orang untuk memindahkan barang-barang kamu " ucap Ferdi yang tidak mau ada penolakan.
__ADS_1
" Baik. Terserah Bapak saja. " jawab Fely. Ferdi tersenyum penuh kemenangan, akhirnya dia bisa membujuk Fely tinggal bersamanya walau terkesan memaksa. Untuk selanjutnya gimana biarlah nanti dia pikirkan lagi.
" Gitu dong... kalo kamu dari tadi nurut kan gak perlu banyak omong saya..." Ferdi berdiri sambil melipat kedua tangan nya.
" Dan...tolong siapkan semua keperluan saya kalo saya di rumah " lanjut Ferdi.
" Keperluan apa lagi maksud Bapak? " tanya Fely sedikit protes.
" Keperluan saya sehari-hari seperti baju, makan, dan yang lain nya " jawab Ferdy.
" Jangan bercanda Pak, saya asisten bukan istri bapak. Yang benar saja...lagian bapak bukan bayi " ucap Fely.
" Tidak ada penolakan. Pintu keluarnya sebelah sana " ucap Ferdi.
" Dasar Bos sinting. Bisa setres gue lama-lama kalo deket dia terus " gumam Fely sambil berjalan keluar namun masih terdengar oleh Ferdi. Ferdi hanya senyum melihat tingkah Fely.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
#Happy Reading All
#Semoga Menghibur