Mencintai Sepupuku

Mencintai Sepupuku
Eps. 60# Di Jebak


__ADS_3

Fely mengedarkan pandanganya menatap meja yang tidak cukup besar di sebelah ranjangnya, di atasnya ada dua piring makanan dan dua gelas susu yang sudah tersaji, ia kemudian mengernyitkan dahi menatap Ferdi.


"Kamu yang nyiapin ini?" tanya Fely dengan tatapan mengintimidasi seolah Ferdi adalah seorang penjahat.


"Bukan, aku juga baru bangun" jawab Ferdi dengan tetap berusaha terlihat tenang dan sabar.


"Kalau kamu lapar kamu makan duluan saja aku mau mandi dulu" Fely beranjak ke kamar mandi setelah mengambil handuk dan pakaian ganti. Perihal Ferdi di kamarnya Fely tidak perlu mempertanyakanya lagi karena sudah pasti orang tuanya yang menyuruh Ferdi kesini. Inilah tidak enaknya kalau serumah sama orang tua, ketika ada masalah orang tua jadi tahu. Untungnya orang tua Fely orang yang Tegas dan bijak juga adil jadi Fely mencoba bersikap biasa saja.


"Aku nungguin kamu aja kita makan bareng, aku juga belum lapar" jawab Ferdi sambil tersenyum, dalam hati ia merasa lega karena Fely sudah mau bicara denganya tinggal selanjutnya ia harus bisa membuat Fely menerimanya kembali. Fely yang sudah di kamar mandi cukup jelas mendengar walau tadi ia melengos tapi masih melirik Ferdi sedikit.


Di dalam kamar mandi Fely sengaja berlama-lama berharap supaya pas ia selesai mandi Ferdi sudah keluar dari kamarnya tapi ternyata Ferdy masih duduk santai menunggu Fely sambil memainkan ponselnya.


"Kenapa kamu belum makan?" tanya Fely datar.


"Nungguin kamu" jawab Ferdi dengan lembut. Fely sedikit terenyuh dan berpikir apa dia sangat keterlaluan pada Ferdi? tapi ia segera menepis nya. Ini belum seberapa dengan kesedihan yang ia alami selama Empat tahun ini.


"Aku lagi malas makan, aku mau keluar" Fely beranjak berniat akan keluar tapi saat membuka pintunya gagang pintu di depanya tidak mau terbuka.


"Shiiiittt... ini pasti kerjaan Mama dan Papa" umpat Fely dengan kesal. Mau tidak mau malam ini ia terpaksa harus berbagi kamar dengan Ferdi. Walaupun mereka sah sebagai suami istri tapi biar bagaimanapun Fely masih kesal saat ini.


"Kenapa pintunya susah di buka?" Ferdi berniat ingin membantu tapi Fely menatapnya sinis jadi ia urungkan niatnya mendekat ke arah Fely.


"Bukan susah lagi tapi sepertinya ada yang sengaja ngunci kita dari luar huuufff..." Fely membuang nafasnya dengan kasar.

__ADS_1


"Siapa yang melakukan?" tanya Ferdi.


"Mana aku tahu... yang pasti salah satu penghuni rumah ini" jawab Fely kesal.


Tenggorokan Fely sudah terasa kering, akhirnya ia meneguk air yang sudah tersedia di atas nakas sana.


"Ca, ayo makan dulu... kamu dari tadi belum makan, aku gak mau kamu sampai sakit" bujuk Ferdi sambil menyodorkan sebuah piring yang sudah terisi nasi lengkap dengan sayur dan lauk pauknya.


"Eca sudah mati ketika Eza mati... jangan panggil aku Eca lagi" ucap Fely penuh penekanan tapi tanganya tetap terulur menerima makanan yang di berikan Ferdi.


"Lucu sekali... bilang gak mau aku sakit tapi dia sendiri yang nyakitin... Huuuffff..." sindir Fely, Ferdi hanya bisa mengelus dada menahan dirinya suapaya tidak terpancing amarah, saat ini ia harus menambah stok sabarnya lebih banyak lagi untuk sukarela menerima perlakuan Fely.


"Fel, maafin aku" ucap Ferdi pasrah... Fely hanya melirik sekilas, ia benar-benar Frustasi tidak tahu harus gimana lagi mengambil hati dan Cinta Fely kembali.


Mereka menghabiskan makanan mereka setelah itu mereka sibuk dengan kegiatanya masing-masing. Fely sibuk main game Online nya sementara Ferdi sibuk memeriksa berkas yang di kirim sekretarisnya lewat Email.


Fely mulai merasa ngantuk akhirnya tidak tahan untuk tidak memejamkan mata, ruang kamarnya saat ini entah kenapa suhu udaranya terasa lebih panas dari sebelumnya. Ferdi juga sudah menyudahi pekerjaanya, ia merasa sudah lelah lalu ia memutuskan berbaring di sebelah Fely.


Baru saja Ferdi akan memejamkan mata tiba-tiba Fely merasa tubuhnya semakin panas. Ia gerakkan ke samping kanan dan kiri mencari posisi yang nyaman tapi tetap saja rasanya semakin panas.


Ada apa ini dengan tubuhku tidak seperti biasanya, sepertinya ada yang memasukkan sesuatu di minuman itu, Fely merasa kepalanya berputar-putar tapi ia masih cukup sadar dan menebak-nebak pasti ini kerjaan orang tuanya. "Siaall" desisnya dalam hati.


Ferdi yang merasa terganggu dengan pergerakan Fely akhirnya bangun kembali lalu memeriksa keadaan Fely. Mata Ferdi melotot karena melihat dua kancing Piyama Fely bagian atas terbuka, sebagai lelaki normal ia tidak tahan untuk tidak menelan ludah.

__ADS_1


"Sayang, kamu kenapa?" tanya Ferdi sedikit khawatir karena Fely terus-terusan teriak kepanasan membuat Ferdi semakin bingung.


"Sayang, tidak mungkin kan ada yang sengaja masukin sesuatu di minuman kamu?" Ferdi mencoba menerka takutnya salah karena ia juga baru kali ini menghadapi wanita dalam kondisi seperti ini.


"Tolong aku...tolong... rasanya panas sekali" rancau Fely yang mulai tidak bisa mengandalikan dirinya sendiri.


"Sayang, kamu tenang ya ada aku di sini" Ferdi langsung merengkuh Fely dengan cepat berusaha memberikan ketenangan, namun Fely masih berusaha memberontak.


"Aku gak kuat lagi... tolong aku gak tahan" rancau Fely lagi. Ferdi menjadi semakin bingung ia tidak mau di kira mengambil kesempatan dalam kesempitan. Fely semakin agresif menyerang Ferdi membuat Ferdi kuwalahan, "kamu sendiri yah yang minta, jangan salahin aku setelah sadar dan jangan menyesal" Ferdi pun mengikuti permainan Fely dan akhirnya terjadilah apa yang seharusnya terjadi.


Sementara di kamar lain sepasang suami istri sedang merasakan kebahagiaan. "Mama yakin pasti besok pagi mereka baikan" ucap mama Weni dengan percaya diri.


"Mama ini ada-ada aja...anak sendiri di kerjain" papa Bagas hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah istrinya itu.


"Biarin pa, mama sudah pengen menimang Cucu. Memangnya papa nggak pengen?" balas mama Weni.


"Ya sudah terserah mama saja, yang penting mama senang." jawab papa bagas pasrah. Karena percuma saja kalo mau ngeyel karena wanita selalu benar.


.


.


#Happy_Reading...🥰🥰

__ADS_1


#Jangan lupa tinggalkan jejak yach Readers...🙏🥰


__ADS_2