
Siang hari itu Shella benar-benar ke luar negeri, tapi bukan Paris tujuanya melainkan Jepang. Alasan ia mengatakan Paris pada Farel supaya Farel tidak bisa menemukanya. Ia memutuskan untuk mulai hidup baru dan Ihlas menerima takdirnya.
"Mami tidak mau tahu kamu harus bertunangan dengan Erik secepatnya" keputusan Mami Shella tidak bisa di ganggu gugat.
"Aku dan Erik tidak saling mencintai Mi walau kita berdua saling kenal. Pernikahan seperti apa nanti yang aku jalani" Shella berusaha menjelaskan pada Maminya berharap sang Mami bisa mengerti keberatanya.
"Kamu mau kuliah dan hidup enak terus kan kedepanya? Hanya keluarga Erik yang mau menyuntikkan dana ke perusahaan kita Shella" ucap Mami Shella tak bisa di bantah.
"Maafkan Papi Shella, tapi papi harap kamu mau berkorban demi perusahaan kita. Belajarlah menerima Erik, apa kurangnya dia? dia tampan, pintar, kaya dan anaknya juga baik setahu Papa" kali ini ganti Papi Shella yang angkat bicara.
Shella menatap satu persatu kedua orang tuanya, melihat raut wajah mereka penuh harap, Shella pun tidak tega untuk tidak mengabulkan permintaan mereka.
__ADS_1
"Baiklah kalau itu bisa buat Papi dan Mami bahagia Shella akan lakukan demi kalian" ucap Shella dengan pasrah.
Ia tidak tahu kedepanya kehidupan seperti apa yang akan ia jalani, yang jelas ia saat ini berfikir harus kuliah dan menyelesaikan pendidikanya dengan baik dulu. Toh cuma tunangan aja sama Erik gak mungkin kan mereka di suruh menikah dalam waktu dekat, Erik sendiri juga masih Kuliah. Begitu monolognya dalam hati, untuk rencana selanjutnya biarlah ia pikirkan nanti.
Kak Farel Maafin aku, aku tidak bermaksud mengingkari ucapanku, tapi aku tidak bisa menolak permintaan Mami dan Papi, aku juga tidak bisa jujur pada kakak saat ini. Aku harap kakak bisa menemukan wanita yang lebih baik dari aku dan melupakan aku, karena aku tidak tahu akan kembali lagi atau tidak.
Dua hari setelah itu acara pertunangan nya dan Erik benar-benar di laksanakan, ia mengira Erik tidak menginginkan pertunangan ini, tapi ternyata ia salah Erik malah yang mengusulkan pertunangan ini karena ia benar-benar menyukai Shella.
Shella seperti hilang di telan Bumi, Farel merasa hari-harinya kosong, bahkan mengirim pesan Whatsapp saja Shella tidak pernah. Akhirnya Farel memutuskan bekerja di kota Lain untuk mengalihkan pikiranya nya pada Shella sampai akhirnya ia bisa sukses membangun perusahaanya sendiri.
Di negara Sakura itu Shella harus berpura-pura menerima pertunanganya dengan Erik karena ia masih ingin lulus kuliah dengan aman syukur-syukur mendapat nilai yang bagus. Shella menengadahkan kepalanya ke atas, ia berfikir dosa apa yang ia perbuat di masa lalu kenapa takdir begitu jahat padanya.
__ADS_1
Berkat bantuan keluarga Erik, Shella akhirnya bisa kuliah di Universitas ternama di Jepang, ia mengambil jurusan Bisnis dan Manajemen karena ia menyukai materi itu. Walau hari-harinya ia lalui dengan berat tapi tetap ia jalani, hanya Impian yang membuatnya semangat.
Bukankah Farel hanya terikat pada ucapan bukan sebuah janji namun kenapa ia merasa ingin menepati ucapanya. Padahal selama Empat Tahun ini Shella tidak pernah menghubungi ataupun melibatkantm dia dalam masalahnya. Farel menyadari selama ini ia seperti orang bodoh yang menunggu sesuatu yang tidak jelas.
Flash Back Off
.
.
#Happy Reading...🥰🥰
__ADS_1