
Laras pun tiba tiba muncul yang membuat Marsya terkejut sendiri.
Astaga Ras...kamu bikin aku kaget saja"Ucap Marsya.
Ada Kak?sampai terkejut begitu melihat aku"Ucap Laras bingung.
Sini deh aku mau cerita sama kamu..."Jawab Marsya sambil menarik tangan Adik sambungnya itu ke kamarnya.
Marsya pun menceritakan semua kejadian tentang hari ini termasuk bertemu dengan Aldy secara tidak sengaja dan juga tingkah Marsel yang membuat dirinya kadang Risih.
Apa jangan-jangan Kak Marsel suka lagi sama kamu Kak.."Ucap Laras sambil tertawa.
Gak mungkinlah secara aku ini sudah menikah,"Jawab Marsya.
Bukan nya kamu tidak memberitahu mereka tentang status kamu yang sebenarnya"Ucap Laras mantap.
Benar juga kamu Ras...terus aku harus bagaimana?"Ucap Marsya lagi.
Laras pun hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
Beberapa Hari kemudian.
Selamat pagi kedua putri papa..."sapa pak Rey yang baru saja tiba dari luar kota.
__ADS_1
Pagi juga pa..."Jawab mereka berdua.
Bunda aku selalu merindukan mu..."Ucap Laras sambil memeluk Ibunya.
dasar kamu baru saja tiga hari Bunda tinggal apalagi kalau kamu sudah menikah nanti"Jawab Bunda Ayu.
Semua orang pun tertawa riang mendengar guyonan Bunda Ayu dan Laras.
Oh iya pa...jadwal hari ini ada pertemuan dengan Sutradara Wiji Apa papa bisa menemuinya hari ini"Tanya Marsya di sela membicaraan.
Baiklah nanti Papa menemuinya"Jawab pak Rey.
Kalau begitu Marsya pamit dulu ya Bun..Pa.."Pamit Marsya.
Maaf ya Bun..soalnya hari ini ada jadwal pemotretan pagi"Jawab Marsya sambil berpamitan.
Biarkan saja dia Bun...mungkin sedikit demi sedikit dia bisa melupakan semua kejadian pahit di hidupnya dulu"Ucap pak Rey sendu.
Sesampainya di Lokasi pemotretan Marsya pun di kagetkan dengan sosok Marsel yang sudah menunggu kehadirannya.
Pagi Sya..."sapa Marsel.
Pagi juga Sel...kok kamu masih di sini?"jawab Marsya sambil menghampirinya.
__ADS_1
Aku nungguin kamu kitakan satu partner..lagian pemotretan nya juga tidak akan di mulai sebelum kamu hadir"Ucap Marsel sambil menggandeng tangan Marsya.
Ya sudah ayo kita segera Masuk Manager Kim mungkin sudah menunggu kita"ajak Marsel lagi.
Dengan terpaksa Marsya pun hanya menganggukan kepalanya sambil mengikuti Langkah Marsel.
Dari semalam Aldy pun tidak bisa memejamkan mata nya hingga ke esokan pagi perasaannya pun kini kian gelisah
setelah dia bertemu kembali dengan istrinya namun dengan melihat penampilan istrinya kini yang berprofesi sebagai Model
membuat dia semakin tidak tenang dan mempunyai rasa Cemburu pada pria lain.
Sepertinya aku harus menemui nya lagi"Batin Aldy sambil merapihkan pakaiannya.
Kek..aku pergi dulu ya"Pamit Aldy pada Kakeknta yang sedang menikmati sarapan.
Tumben..apa tidak terlalu kepagian lagian kamu tidak sarapan dulu?"Ucap Pak Martin ketus.
Sebelum ke kantor aku berniat menemui Marsya karena saat ini dia bekerja di Perusahaan tempat kita menunda Saham"Jawab Aldy sambil berlalu.
Pak Martin pun hanya mengembangkan senyumannya setelah mendengar Aldy sudah kembali peduli pada Istrinya lagi.
Nanas pun hanya tersentak mendengar Ucapan Aldy barusan karena dia sangat berharap bahwa hubungan Aldy dan Marsya tidak bersatu kembali.
__ADS_1
Ya sudah Kek...aku pamit ke kamar dulu takutnya Dita sudah bangun"Ucap Nanas dengan perasaan kecewa.