Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 95


__ADS_3

Ke esokan harinya pak Martin pun berniat untuk mengunjungi Marsya ke rumah kediaman pak Rey karena Aldy tak kunjung berniat menjemputnya.


Falsh backk...


Aldy...mana Marsya?apa kamu tidak menemuinya lagi?"Tanya pak Martin saat Aldy memasuki ruang tamu.


Aku habis dari kantor Kek..lagian juga dia tidak ingin bertemu denganku lagi"jawab Aldy sambil melangkah pergi.


Aldy tunggu..."Teriak pak Martin namun Aldy tidak menghiraukan panggilan dari kakek nya.


Kakek ada apa?"Tanya Nanas menghampiri pak Martin.


Tidak..tidak Nas..kalau begitu Kakek ke kamar dulu"Jawab pak Martin sambil menuju kamarnya.


Kenapa sekarang kakek selalu menghindar dari aku ya?padahal dulu..sudahlah mungkin hanya perasaanku saja"batin Nanas sambil kembali ke kamarnya.


Flash back off....


Ting tong...


Bunyi bell pintu saat pak Martin menekan tombolnya.


iya sebentar.."teriak Asisten rumah tangga pak Rey sambil berlari.


Selamat pagi..apa Marsya ada di rumah"Ucap pak Martin sopan.

__ADS_1


belum sempat menjawab Ucapan pak Martin tiba tiba saja Marsya pun muncul dari balik pintu.


Kakek..apa kabar?ayo masuk"Ucap Marsya sambil menyalami pak Martin.


kabar Kakek baik..bagaimana denganmu?**tanya pak Martin.


aku juga cukup baik Kek..."Ucap Marsya.


Kakek kesini berniat ingin mengajakmu pulang kembali ke rumah"Ucap pak Martin.


maaf Kek..mungkin untuk saat ini aku masih belum bisa kembali pulang ke rumah Kakek


Karena..."Ucapan pak Marsya pun terhenti ketika pak Rey dan Bunda Ayu datang.


Rey..Ayu..Maaf pagi-pagi sekali saya sudah bertamu"Ucap pak Martin sambil menerima salam dari mereka berdua.


Tidak perlu minta maaf pak Martin karena pintu Rumah saya selalu terbuka buat siapa saja"Jawab pak Rey.


Setelah berbincang bincang cukup lama pak Rey dan Bunda Ayu pun berniat untuk meminta Restu dari pak Martin


karena sebentar lagi mereka berdua akan segera melangsungkan pernikahan meski dengan acara yang sederhana.


Saya akan sempatkan waktu dan bersedia menjadi saksi di acara pernikahan kalian berdua


Kalau begitu saya pamit pulang"Ucap pak Martin sambil segera berlalu pergi.

__ADS_1


Semenjak tinggal dirumah AyahnyaMarsya pun kini sering menemani Ayahnya ke kantor


bahkan pernah sesekali menggantikan Ayahnya untuk meeting dengan Klient Ayahnya.


Marsya sini sayang kamu harus segera baca pesan Email dari PT Glowing Care."Panggil pak Rey sambil menahan tawanya.


Ada apa pa?apa aku membuat kesalahan?"Tanya Marsya kaget.


Marsya pun sedikit terkejut setelah membaca isi pesan dari salah satu Klient Ayahnya.


Bagaimana?kamu tertarik?"Ucap pak Rey menggoda putrinya.


Kalau mereka tertarik kenapa aku gak mencobanya pa"Jawab Marsya serius.


Serius?kamu tertarik untuk jadi model produk kecantikan Glowing Care?"Tanya pak Rey Antusias tak percaya.


Aku terima pa...besok temani aku menemui mereka"jawab Marsya sambil berlalu.


Tunggu Marsya...apa kamu serius menerima tawaran dari mereka?


Karena produk yang mereka pasang itu biasanya akan terjalin kontrak selama beberapa tahun ke depan"Tanya pak Rey memastikan.


Akan ku coba pa..karena papa mungkin tau untuk saat ini aku hanya butuh menyibukan diriku sendiri agar aku bisa menerima semuanya dengan lapang dada"Ucap Marsya sendu.


Papa mengerti sayang...tapi papa tidak ingin kamu menyakiti dirimu sendiri hanya karena kamu memaksakan dirimu sendiri"Ucap pak Rey sambil memeluk anaknya.

__ADS_1


__ADS_2