
Marsya dan Jason menikmati hari-harinya di bali dengan bahagia,Sementara pak Rey dan bunda Ayu pergi ke Jakarta untuk menemui Haikal dan Laras yang kebetulan juga sedang berada di Jakarta.
Setiap hari Jason tak pernah bosan untuk bermain di tepi pantai saat sore hari,Hal yang tak terduga sosok yang ia rindukan muncul di hadapan nya. Tanpa meminta izin pada mommy nya,Jason pun langsung berlari ke arah Aldy yang sedang duduk di cafe.
Marsya yang sedang memainkan ponselnya pun tiba-tiba terkejut melihat anaknya berlari ke arah cafe.
Jason..kamu mau pergi kemana nak"teriak Marsya yang kemudian menyusulnya.
Daddy... "teriak Jason sambil berlari kearah Aldy.
Jason kenapa kamu ada di sini?" ucap Aldy tak kalah kaget melihat putranya yang kini ada di hadapan nya.
Jason kangen Daddy..."ucapnya lirih sambil memeluk Aldy.
Daddy juga sangat merindukan pangeran Daddy.. "jawab Aldy yang kemudian menggendong nya.
Langkah Marsya terhenti ketika melihat sosok Aldy yang sedang menggendong putra nya dengan mata yang berkaca-kaca.
Apa selama ini Jason sengaja menyembunyikan kerinduannya dariku agar bisa menepati janji nya waktu itu"ucap Marsya dalam hati.
Flashback...
Jason janji gak akan minta pulang ke rumah Daddy agi supaya mommy gak sedih agi"ucap Jason sambil mengusap air mata Marsya.
Semenjak Marsya menjelaskan alasan mengapa Mommy dan Daddy nya berpisah Jason tidak pernah lagi menyebut Ayahnya di hadapan Marsya.
Flashback Off...
Setelah menyadari pengorbanan putranya Marsya pun segera menghampiri mereka berdua.
Jason..."panggil Marsya.
__ADS_1
Aldy pun menoleh kearah Marsya yang tengah menggendong Jason.
Jason pun hanya menunduk karena merasa bersalah tak meminta ijin terlebih dahulu.
Ternyata Jason ngejar kamu,hai Al apa kabar?"sapa Marsya terlebih dahulu.
Aku baik Sya... bagaimana denganmu?ayo duduk. "Ucap Aldy sambil menurunkan Jason.
Aku juga baik. "jawab Marsya.
Bagaimana kalau kita makan malam bersama?" Tanya Aldy lagi.
Dengan terpaksa Marsya pun menyetujui ajakan malam Aldy karena tak mau mengecewakan putranya lagi.
Setelah menikmati makan malam nya Jason yang super aktiv langsung bermain di area cafe, sementara mereka berdua mulai berbincang-bincang membicarakan tumbuh kembangnya putra mereka berdua.
Mommy...ayo kita pulang aku udah ngantuk"rengek Jason tiba-tiba memotong pembicaraan mereka berdua.
Baiklah..ayo pamit dulu sama Daddy"jawab Marsya.
Okeh... Selamat malam pangeran Daddy"jawab Aldy sambil mengecup pipi chuby Jason.
Satu minggu berlalu...
Hari ini Marsya dan Jason tengah menunggu jemputan dari Aldy karena mereka berdua akan ikut bersama Aldy ke jakarta.
Aldy kemana ya kok udah jam segini belum sampai juga?"batin Marsya sambil melirik jam tangan nya.
Mommy Daddy kok lama sih jemput kita"ucap Jason tiba-tiba.
Mommy juga tidak tahu sayang.."jawab Marsya sambil mencoba menghubungi Aldy.
__ADS_1
Permisi..apa benar ini dengan nyonya Marsya? "tanya seorang pria paruh baya.
Iya benar, saya Marsya bapak siapa? " jawab Marsya sedikit bingung.
Saya pak Seto,Tuan Aldy menyuruh saya untuk mendampingi nyonya dan den Jason ke Jakarta hari ini"ucap pria paruh baya itu.
Lalu dimana keberadaan Aldy sekarang pak"Tanya Marsya lagi.
Cerita nya panjang nyonya nanti saya beritahu, Mari kita berangkat sekarang."ajak pak Seto sambil membantu Marsya membawa beberapa koper.
Sesampainya di Jakarta, Marsya dan Jason langsung menuju rumah sakit sementara pak Seto langsung pulang ke rumah kediaman pak Martin dengan beberapa koper milik Marsya.
Karena mendengar pak Martin kritis tanpa berpikir panjang Aldy pun langsung terbang ke Jakarta tanpa mengabari Marsya.
Dan sesampainya di Jakarta dini hari,Aldy menyuruh pak Seto untuk menjemput Marsya dan Jason yang ia tinggal di Bali.
Mommy aku ngantuk"Ucap Jason tiba tiba yang sudah memasuki lorong rumah sakit.
Sabar ya sayang sebentar lagi kita bertemu Kakek dan Daddy,ayo mommy gendong"jawab Marsya sambil sambil meraih tubuh mungil Jason.
Marsya"panggil Aldy yang sudah menunggu nya.
Bagaimana Al kondisi kakek saat ini? "tanya Marsya sambil menggendong Jason.
Sini biar Jason sama aku, kamu lihat saja sendiri kondisi kakek sekarang" jawab Aldy murung.
Marsya pun mengiyakan ucapan Aldy sambil meyerahkan tubuh Jason kepada Ayahnya.
Betapa terkejutnya Marsya melihat kondisi pak Martin yang sedang terbaring lemah dengan rambut yang sudah tak hitam lagi,wajah yang semakin keriput dengan tubuh yang semakin kurus dan di tambah lagi harus bernafas dengan alat bantu.
Kakek.. "lirih Marsya dengan air mata yang sudah basah di pipinya.
__ADS_1
Dulu pas orang yang paling bahagia aku hamil adalah kakek,sejak Jason dalam kandungan kakek yang selalu menemani check up ke dokter dan ikut menjaga kami berdua.
Maafin aku ya kek,karena aku baru bisa melihat kakek sekarang.Semoga kakek bisa cepat pulih dan sadar agar kita bisa lagi bercerita"Ucap Marsya sambil mengusap pelan tangan pak Martin.