
beberapa bulan Kemudian.....
Jason tumbuh dengan baik dan aktiv meski sosok ibu belum pernah dia rasakan namun Aldy dengan sigap merawatnya dengan penuh kasih sayang.
Hingga Jason menjadi Anak yang penurut dan tidak pernah rewel bahkan tidak pernah menangis.
Jason..Daddy ingin mengajakmu ke tempat Mommy apa kamu bersedia?"Tanya Aldy pada Anaknya yang sedang menikmati sarapan.
Karena masih kecil Jason pun hanya menikmati makanan yang ada di hadapan nya kini tanpa mempedulikan Ucapan Ayahnya.
Apa kamu yakin akan membawanya ke rumah sakit?"Tanya Pak Martin di sela menikmati sarapan.
Tentu saja Kek mereka harus segera bertemu karena aku yakin mereka berdua memiliki kontak batin meski Marsya masih belum sadarkan diri"Jawab Aldy sambil memandangi Anaknya.
Jason...Grand Fa pergi dulu ya"Pamit pak Martin pada cicitnya.
Apa sebaiknya Aku mengantarmu"Tanya Aldy.
Tidak perlu Kakek cukup di antar sopir saja"Tolak pak Martin yang kemudian segera bergegas pergi.
Setelah menyelesaikan sarapan nya Aldy pun segera berangkat menuju Rumah sakit dimana tempat istrinya di rawat.
Jason lihatlah dia seseorang berhati malaikat yang rela mengorbankan nyawa nya demi melahirkanmu"Ucap Aldy kepada Jason saat melihat istrinya terbaring kaku.
Jason pun hanya melambaikan tangan ke arah kaca sambil tersenyum.
Tuan Aldy apa Kabar?"sapa salah satu Dokter yang menangani Marsya.
Kabar saya Baik bagaimana dengan kabar Dokter?"jawab Aldy.
Kabar saya juga Baik Tuan mari ikut ke ruangan saya"Ajak Dokter Vian.
Aldy pun mengikuti langkah Dokter Vian menuju ruangan nya.
Setelah mereka sampai di ruangan,Dokter Vian pun menjelaskan semua kondisi Marsya yang mulai membaik.
betapa bahagianya Aldy setelah mendengar kabar tersebut yang kemudian langsung memeluk Jason dengan penuh haru.
sebentar lagi kita akan segera berkumpul dengan Mommy sayang"Bisik Aldy kepada Jason yang dari tadi sudah tertidur.
Semoga Nyonya Marsya segera sadar dan pulih ya Tuan"Ucap Dokter Vian mengakhiri percakapan mereka berdua.
Aldy segera bergegas menuju rumah mertuanya untuk berkunjung sambil menyampaikan kabar baik tentang istrinya.
Siang Bun.."sapa Aldy saat dia tiba di rumah pak Rey.
Siang juga..aduh Cucu Oma tidur"Jawab Binda Ayu sambil meraih Jason dari pangkuan Ayahnya.
Ya sudah biar Bunda tidurkan dulu ya dikamar"Ucap Bunda Ayu sambil menuju ke lantai atas.
Iya Bun terima kasih"Jawab Aldy sambil menuju ruang tamu.
Bro.."sapa Haikal yang kemudian menghampirinya.
Tumben jam segini masih dirumah"ledek Aldy.
Gue lagi nikmati jadi pengantin"jawab Haikal.
Mereka berdua pu tertawa bersama.
Haikal dan Laras sudah resmi menjadi pasangan suami istri dengan acara yang sederhana minggu lalu
__ADS_1
Karena bulan depan Haikal sudah di kontrak untuk project barunya di luar negeri.
Akhirnya Haikal pun memutuskan untuk mempercepat pernikahaan nya dengan Laras meski di gelar dengan sederhana.
Kak Aldy apa kabar"Sapa Laras sambil menyodorkan minuman.
Kok kamu tahu kalau ada tamu bukan nya kamu dikamar"Ucap Haikal bingung melihat istrinya yang sudah membawakan minuman untuk Aldy.
Bukan Tamu bang tapi Saudara"Jawab Laras membenarkan ucapan Suaminya.
Haikal pun hanya tersenyum kikuk.
Tadi kebetulan aku ketemu Bunda sama Jason di atas jadi aku sengaja bikin Minuman buat Kak Aldy"Ucap Laras lagi sambil berlalu pergi.
Kabarku baik terima kasih Ras Minuman nya"Ucap Aldy Laras pun hanya tersenyum mendengar Ucapan Aldy tanpa membalasnya.
Ya sudah gue pamit dulu ke Bunda kebetulan siang ini ada jadwal ketemu Klien"Ucap Aldy sambil bangkit dari duduknya.
Baru juga kita bertemu"pinta Haikal.
Nanti malam aja kita lanjut kebetulan malam ini gue sama Jason rencana nginep di sini"Jawab Aldy sambil melangkah ke lantai atas.
Yess.."Ucap sumringah Haikal.
Setelah menitipkan Jason Aldy pun segera bergegas ke restoran tempat dimana dia bertemu dengan Klien.
Karena masih setengah jam lagi untuk menunggu dia pun memutuskan untuk menikmati makan siang terlebih dahulu.
Saat dia sedang menikmati makanan nya tiba tiba saja dia melihat sosok yang selama ini dia cari setelah berbulan bulan tidak bertemu.
Monika"Ucapnya dalam hati.
Setelah melihatnya dengan seksama Aldy pun memberanikan diri untuk menghampirinya dengan hati hati.
Iya.."Jawab Monika sambil membalikan tubuhnya.
Aldy???"Ucapnya pelan.
Kemana saja kamu selama ini?"Tanya Aldy sambil menahan lengan Monika karena takut monika akan menghindarinya lagi.
Aku.,."Jawab Monika terpotong oleh Nada dering telepon dari ponsel Aldy.
Aldy pun segera menjawab panggilan nya tanpa melepaskan lengan Monika.
Monika hanya pasrah dengan kekangan dari Aldy karena dia sudah tidak ingin pergi untuk menghindarinya lagi.
Flash back.
Sayang kamu jadikan antar aku chek up ke Dokter kandungan hari ini"Ucap Marsya di sela menikmati sarapan nya.
Iya jadilah.."Jawab Aldy sedikit gugup.
Setelah kejadian dengan Monika hari itu membuat Aldy sering tak banyak bicara saat bersama istrinya.
Karena dia merasa bersalah kepada dua wanita sekaligus Monika dan juga Marsya.
Apalagi semenjak kejadian itu terjadi Monika sering menghindarinya padahal Aldy berniat untuk bertanggung jawab atas perbuatan nya.
Selamat ya Tuan Baby nya adalah Baby Boy"Ucap Dokter Vian setelah mengechek jenis kelamin dalam kandungan Marsya.
Sayang apa kamu tidak senang dengan Baby Boy?"Ucap Marsya yang membuat Aldy tersadar dari lamunan nya.
__ADS_1
Aku senang sekali sayang..Terima kasih dok"Jawab Aldy.
Hingga di Usia kehamilan menginjak bulan ke delapan Marsya pun belum mengetahui penyebab Aldy yang sering diam.
Marsya pun tak berniat bertanya kepada suaminya dan dia memilih fokus untuk menjaga kandungan nya karena tidak ingin menambah beban pikirannya.
Ting......
✉️1Pesan Masuk.
Tapi rasa penasaran nya mulai muncul setelah beberapa pesan masuk ke ponsel suami nya.
Dia pun memberanikan diri untuk membuka pesan tersebut karena Aldy sedang berada di kamar mandi.
From: Monika +625780xxxxxx
(Aldy)⤵️
Aku minta maaf atas kejadian kemarin dan jujur aja saja aku tidak berniat melakukan nya tapi aku janji akan bertanggung jawab dan memberitahu istriku.
(Monika)⤵️
Kamu tidak perlu merasa bersalah Al kejadian kemarin bukan sepenuhnya salah kamu karena aku juga tidak bisa menjaga diri aku jadi kamu tidak perlu bertanggung jawab.
2hari yang lalu......
3panggilan di tolak.
(Monika)⤵️
Al aku mohon sama kamu tolong jangan cari keberadaanku lagi karena aku tidak ingin mempermasalahkan nya lagi.
10jam yang lalu...
(Aldy)⤵️
Tolong temui aku sebentar karena ada yang perlu kita bicarakan aku sudah sampai Caffe.
Monik aku mohon...
5jam yang lalu......
(Monika)⤵️
Maaf Al aku sudah pergi jauh dari Indonesia jadi tolong jangan hubungi aku lagi...
5Menit yang lalu....
Deg.......Deg....Deg.....
Jantung Marsya pun tiba tiba tak karuan setelah membaca pesan percakapan mereka berdua yang perlahan lahan air mata nya mulai turun.
Sya Are you okey?"Tanya Aldy yang tiba tiba sudah ada di hadapan nya.
Marsya pun tak menghiraukan pertanyaan suaminya dan segera menyerahkan ponsel yang ada di tangan nya.
Aldy pun tanpa berpikir segera meraih ponsel yang ada di tangan istrinya dan betapa terkejutnya dia setelah membaca pesan masuk yang ternyata dari Monika.
Sya aku bisa jelasin..."Ucap Aldy sambil memohon kepada istrinya.
Oke aku akan mendengarkan nya"Jawab Marsya yang masih meneteskan air matanya.
__ADS_1
Setelah Aldy menceritakan semua kejadian hari itu dengan Monika Marsya pun menangis sejadi jadinya.
Tanpa berani mengeluarkan Sepatah kata apapun lagi.