Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 118


__ADS_3

Pukul 19:45 Wib Aldy tiba di rumah Kakeknya dia sudah menghubungi Marsya dan meminta izin untuk pulang kesana.


Malam semuanya"sapa Aldy saat memasuki rumah kakeknya.


Aldy akhirnya pulang juga kamu"Ucap Remon yang membuat Aldy tak ingin menggubrisnya.


Bagaimana keadaan istrimu"Tanya pak Martin saat Aldy mendekatinya.


Dia baik kalau begitu aku ke kamar dulu ya Kek,Om"Ucap Aldy sambil menuju kamarnya.


Aldy kamu pulang juga akhirnya"Ucap Nanas saat mereka berpapasan di atas.


iya Nas mungkin aku hanya satu malam saja disini",Jawab Aldy.


Kalau begitu aku masuk dulu ya"Ucap Aldy lagi Nanas pun hanya bisa mematung melihat ketampanan Aldy lagi.


Kenapa aku melakukan nya"Ucap Aldy pelan saat melihat dirinya di cermin.


Flash Back...


Karena hujan tak kunjung reda membuat Aldy terpaksa harus tetap tinggal di kamar Monika yang berada di atas Caffe.


Al..aku takut"Ucap Monika yang kini masih merangkul tubuh Aldy.


Tenang ada aku yang menjagamu"Jawab Aldy sa


yang masih merangkul tubuh langsing Monika.


Tiba tiba saja Lampu pun terang membuat mereka berdua saling berhadapan sambil mendekatkan wajahnya.


Karena Aldy seorang pria normal membuatnya kini terpancing hasrat kejantanan nya untuk menyentuk wanita yang kini ada dihadapan nya.

__ADS_1


Monika pun tak menolak serangan Aldy namun di sesekali membalasnya dan membuat Aldy tak bisa lagi menahan nya.


Aldy segera melucuti pakaian Monika dengan lembut yang membuat Monika terbuai akan pesona temannya saat itu.


Setelah mereka bertelanjang Aldy langsung memasukan P****nya ke dalam lubang V***** dengan pelan tanpa membuat Monika kesakitan.


Monika pun hanya memandang wajah Aldy saat teman nya sedang melakukan gerakan yang selama ini tidak bisa menikmatinya.


Aldy pun tiba tiba meringis dan segera mencabut benda nya keluar dari dalam V**** Monika.


Kenapa keluar di dalam?"Ucap Monika Setelah melihat Aldy mengeluarkan cairan S**** nya diluar.


Aku tidak ingin menyakitimu lebih jauh lagi"jawab Aldy dengan rasa menyesalnya.


Monika hanya menundukan kepalanya yang membuat Aldy merasa bersalah atas perbuatan nya.


Maafkan aku seharusnya aku tidak melakukan ini kepadamu karena semenjak istriku hamil aku tidak bisa lagi menyentuhnya"Ucap Aldy sambil menundukan wajahnya.


Aldy pun membalas pelukan Monika dengan perasaan lega namun tiba tiba saja teringat akan istrinya di rumah.


Sebaiknya aku pulang sekarang..besok aku akan menemuimu lagi"Ucap Aldy sambil meraih pakaian nya yang tergeletak di lantai.


Monika pun hanya menganggukan kepalanya.


Flash Back Off...


Apa yang harus aku katakan pada Marsya"Batin Aldy sambil mengguyur tubuhnya dengan Shower.


Ke esokan harinya.


Setelah menikmati sarapan Aldy pun pamit untuk segera pergi ke kantor.

__ADS_1


Kek aku jalan dulu ya ke kantor"Ucap Aldy sambil menyalami Kakeknya.


Nanti malam kamu pulang kesini lagikan Al"Tanya Nanas sambil menghampiri mereka di meja makan.


Sepertinya tidak aku langsung pulang ke rumah Papa Rey"Jawab Aldy sambil bangkit dari duduknya.


Kenapa sih kamu tidak tinggal lagi di sini?karena sudah sepantasnya kamu menemani Kakekmu meskipun kamu sudah berkeluarga"Ucap pak Remon.


Sudahlah biarkan dia menentukan untuk tinggal dimana pun mereka inginkan"Ucap pak Martin membela cucunya.


Bukan nya begitu Pa karena seorang istri itu harus ikut kemana suaminya pergi bukan istri yang menentukan"Ucap pak Remon lagi yang menbuat Aldy menghentikan langkahnya.


Aku sangat mencintai istriku karena itu aku tidak ingin membuatnya tertekan karena tinggal disini


Saya mengetahui kalau Anda setiap hari sering membuatnya sakit hati dengan perkataan Anda


Dan seolah olah dendam padanya karena papanya telah menikahi Bunda Ayu"Jawab Aldy yang membuat pak Remon tak berkutik.


Apa benar itu Mon?",Ucap pak Martin terkejut setelah mendengar ucapan Aldy.


Aldy pun segera bergegas ke kantor tanpa mempedulikan lagi jawaban pak Remon.


Bukan begitu pa aku tidak bermaksud seperti itu"Jawab pak Remon gugup.


Pak Martin pun bangkit dan berdiri makan dia pun segera melangkahkan kakinya meninggalkan meja makan.


Pak Remon menyesali atas ucapannya pada Aldy.


Sial..."Ucapnya sambil memukul meja makan.


Papa apaan sih"Ucap Nanas pelan.

__ADS_1


__ADS_2