
Setelah sampai di kantor nya pak Rey pun segera mengeluarkan satu amplop cokelat dari dalam laci kerja nya dan kemudian menyerahkan nya kepada Aldy yang kini sudah ada di hadapan nya.
Tanpa bertanya terlebih dahulu Aldy pun segera membuka amplop cokelat itu dan kemudian membacanya dengan seksama.
Tiba-tiba saja dia pun terkejut dan segera mengalihkan pandangan nya ke arah wajah mertuanya itu.
Apa kamu terkejut dengan isi surat itu? "Tanya pak Rey datar.
Apa maksud ini semua Pa? "Ucap Aldy yang malah berbalik bertanya.
Saya hanya menyampaikan nya saja selebihnya itu keputusan mu..." Jawab pak Rey datar.
Tapi pa.. Aldy mohon tolong kasih tahu keberadaan mereka berdua sekarang?"Ucap Aldy yang tak berhenti memohon kepada mertuanya itu.
Mereka berdua berada di tempat yang nyaman dan kamu tidak perlu khawatir karena mereka berdua adalah anak dan cucu saya pasti saya akan melindungi dan menjaga nya"Jawab pak Rey sambil bangun dari tempat duduknya.
Jika kamu sudah tidak mencintai nya dengan sepenuh hati tolong kembali kan dia kepada cinta pertama nya yaitu Ayahnya yang sampai kapanpun tidak akan mengecewakan nya"Ucap pak Rey lagi sampai berlalu pergi meninggalkan Aldy yang masih mematung.
Flashback.
Sayang Papa dan Bunda akan selalu bersama kalian berdua Papa juga yakin kamu wanita yang kuat dan ibu akan menjadi ibu yang hebat untuk Jason"Ucap pak Rey yang masih memeluk putri kesayangan nya itu.
Marsya pun hanya menganggukkan kepalanya sambil tetap memeluk erat tubuh Ayahnya.
__ADS_1
Seminggu kemudian.....
Setelah pertemuan nya dengan Aldy seminggu yang lalu membuat Marsya kini semakin bersemangat dalam bekerja.
terkadang dia pun sering lembur untuk menyelesaikan pekerjaan nya sendiri.
Sementara Jason kini sangatlah bahagia karena Oma dan Opa nya selalu memanjakan dan menemani nya bermain ketika ibu nya sedang sibuk bekerja.
Ting... Tong....
THERE IS A MAIL "teriak tukang pos sambil berlalu pergi.
Bunda Ayu pun segera membuka pintu dan mengambil nya di depan pintu.
oh, ternyata surat untuk Marsya" Ucap Bunda Ayu yang kemudian segera menyimpan nya kedalam laci yang ada ruang tamu dan tanpa membaca pengirimannya.
Selamat sore Bun.."sapa Marsya.
Sore juga sayang... akhirnya kamu pulang juga Bunda dan Papa sengaja menunggu kamu pulang karena kita berencana makan malam di luar.
Apalagi Jason yang dari tadi sudah semangat untuk bersiap pergi, ya sekalian kita jalan-jalan"Jawab Bunda Ayu.
Maaf bun bagaimana kalau kalian bertiga saja yang pergi lagian aku juga belum mandi dan persiapan.. "Ucap Marsya dengan wajah lesu.
__ADS_1
Baiklah kalau begitu.. bunda mengerti pasti kamu sedang butuh istirahat,ya sudah nanti jangan lupa minum vitamin lalu istirahat" Jawab Bunda Ayu sambil mengusap lembut punggung anak sambung nya.
Hore.. Mommy sudah pulang"teriak Jason sambil berlari ke arah Marsya.
Love you sayang"ucap Marsya sambil mencium pipi chubby anaknya.
love you too Mommy.. "Jawab Jason yang langsung memeluk ibunya.
Mommy ayo kita jalan-jalan bareng Oma dan Opa" rengek Jason.
Sayang untuk malam ini kamu jalan-jalan bareng Oma dan Opa dulu ya karena Mommy sedang butuh istirahat "jawab Marsya menjelaskan.
Mom are you okay? " Tanya Jason khawatir dan langsung melepaskan pelukan nya.
Mommy hanya butuh istirahat saja.. karena melihat mu tersenyum mommy akan merasa baik"Jawab Marsya yang kembali memeluk anaknya yang semakin cerdas.
Setelah mereka bertiga pergi untuk jalan-jalan Marsya pun segera membaca surat yang di serahkan Bunda Ayu karena surat itu tertulis untuk dirinya.
From: ibukota Jakarta negara Indonesia.
Deg.. deg.. deg...
betapa terkejut nya Marsya setelah ia mengetahui isi surat tersebut dan pengirim surat tersebut adalah Aldy yang kini menjadi mantan suaminya....
__ADS_1