Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 73


__ADS_3

Setelah memutuskan pergi dari rumah orang tuanya Nanas dan Dito pun kini sedang mempersiapkan kelahiran calon buah hati mereka.


Karena dua bulan lagi Nanas akan segera melahirkan dan Dito pun kini kembali lagi bekerja dengan Aldy.


Sayang...Ayah kerja dulu ya kamu dan ibu baik baik ya di Rumah"Pamit Dito sambil mengelus perut Nanas yang kian membesar.


Iya Ayah...hati hati dijalan awas jaga matanya dari pandangan cewek lain karena dirumah ada Ibu dan dede yang selalu menunggu kepulangan ayah"Jawab Nanas sambil menirukan suara anak kecil.


HaHaHa..pasti nya sayang aku berangkat ya"Ucap Dito sambil mengecup kening Nanas.


Nanas pun hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.


Sesampainya di Kantor PT Adi Wijaya Dito pun langsung menemui Aldy untuk menanyakan posisi bagian dia bekerja.


Tok..Tok..Tok..


Masuk.."Ucap Aldy.


Permisi mas..Saya mau menanyakan Posisi bagian Saya bekerja"Tanya Dito.


Duduk..."Jawab Aldy serius.


Untuk saat ini Kamu saya tugaskan dibagian Sekretaris saya Karena Dita saya geser dibagian Marketing,"Ucap Aldy lagi.


Tapi Mas....kalau bisa Saya di tugaskn dibagian bawah saja"Tolak Dito.

__ADS_1


No..No..kamu tidak bisa menolaknya dan jika itu keberatan untukmu silahkan cari kerja ditempat lain"Ancam Aldy.


Iya Mas saya bersedia.."Jawab Dito tak enak.


Dito..Dito..kamu jangan Merasa bersalah terus karena kecerobohan kamu karena saya juga sudah memaafkan kamu..


Lagian Anggap saja itu Rezeki untuk masa depan Anakmu kelak karena Saya dan Nanas masih Bersaudara"Ucap Aldy.


iya Mas..Terima Kasih banyak"Jawab Dito.


Setelah kepergian Dito dari Ruangannya Aldy pun kembali memandang Foto Marsya yang terpajang di meja kerjanya.


Sudah hampir satu bulan aku masih belum menemukan keberadaan mu?apa kamu baik baik saja di sana?


apa mungkin kamu sudah menemukan pria yang bisa membahagiakan mu?"Ucap Aldy sambil mengusap Fotonya bersama Marsya.


Suprise...."Teriak Laras dan Haikal saat Aldy memasuki Ruang tamu.


Apaan sih kalian ngagetin aja"Ucap Aldy sedikit kaget.


Ha..Ha..Ha..Sorry bro"jawab Haikal.


Tumben kalian kompak Main kemari?"Tanya Aldy sambil duduk di Ruang tamu.


Kita?perasaan kita mah selalu kompak ya Ras"jawab Haikal sambil memandang Laras.

__ADS_1


ih Apaan sih Mas Haikal"Jawab Laras Malu.


Aldy...kamu baru pulang tumben telat?"Tanya Kakek turun dari tangga.


iya Kek..Aldy sengaja lembur biar besok Aldy mau ngambil Cuti tiga hari"jawab Aldy.


Tumben..?"Ucap Kakek heran.


gak papa Kek..lagian aku juga lagi kosong gimana kalau kita mantai aja bro iya gak Ras?"Ucap Haikal nimrung.


Gue gak bisa..Karena gue juga ada perlu"jawab Aldy serius.


ada Perlu?huh kerja terus..kapan dapet Bini nya?"Ucap Haikal polos.


Emang lo udah punya calon?sama-sama jomblo aja ngeledek"jawab Aldy sedikit emosi.


Eh bro..sorry ya karena Minggu depan gue dan Laras akan melangsungkan Lamaran makanya kita berdua kesini bareng karena mau mengundang Kakek dan Aldy"Ucap Haikal tersenyum bahagia.


Oh baguslah kalau begitu..Tapi Ras kamu perlu berpikir ulang ya takutnya nyesel lagi nanti?"goda Aldy sambil berlalu pergi.


Kenapa Kak?"Jawab Laras tak mengerti.


Ah sialan Lo bro...bilang aja lo sirik"Teriak Haikal.


Pak Martin dan Laras pun hanya tertawa melihat tingkah mereka berdua.

__ADS_1


Aduh..kalian ini bikin Kakek ketawa terus"Ucap Pak Martin.


__ADS_2