
Setelah Vian menjelaskan fakta yang sebenarnya di hadapan Aldy Vian pun kini memutuskan segera kembali ke Paris
dia pun kini merasa bahagia karena bisa menyatukan Cinta Marsya dan Aldy kembali meskipun dirinya sudah menyukai Marsya.
Hari bahagia pun kini telah tiba dimana Aldy dan Marsya akan mengikat Cinta suci mereka berdua karena para keluarga sudah memberikan banyak Restu.
Meskipun persiapan acaranya serba mendadak namun semuanya di susun sangatlah mewah karena pak Martin yang mengaturnya sendiri.
Para tamu undangan dan para kerabat pun kini telah hadir yang akan menjadi saksi di pernikahan Aldy dan Marsya.
Setelah Pembawa acara berbasa basi akhirnya acara inti mereka pun akan segera di langsungkan.
Aldy pun kini sudah duduk berhadapan dengan pak Rey Wali dari Marsya dan juga pak Martin Wali dari dirinya.
Setelah Aldy mengucap Ikrar cinta mereka berdua Marsya pun Muncul yang di apit oleh Laras dengan gaun yang nampak elegan.
Para tamu undangan pun tak henti hentinya memuji kecantikan Marsya sambil bertepuk tangan.
Hingga Aldy mengulurkan tangannya untuk menyambut Marsya ke hadapannya dengan senyuman.
Kini mereka berdua pun di puji bak Putri dan Pangeran karena ketampanan Aldy dan juga kecantikan Marsya.
Di atas podium yang sudah disediakan mereka berdua pun akan segera mengucapkan sumpah serta janji pernikahan mereka yang menjadi tradisi pernikahan.
Saya Aldy Agung Wijaya berjanji akan mencintai,melindungi serta mengasihi istri saya yang bernama Masya putri Reynata dan menerima segela kekurangan dan kelebihannya"Ucap Aldy mengucap janji di hadapan para tamu.
Dan saya Marsya Putri Reynata berjanji akan menghormati,mencintai serta berbakti kepada suami saya yang bernama Aldy Agung Wijaya dengan segala kekurangannya"Ucap Marsya juga di hadapan para tamu undangan.
__ADS_1
Prok..prok..prok para tamu undangan pun bertepuk tangan sambil tak melepaskan senyuman pada mereka berdua
karena semua para tamu juga merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan kini hingga mereka melakukan tradisi saling mencium bibir.
Dari kejauhan pak Remon pun sedang memperhatikan acara yang sedang berlangsung tanpa berniat mendekat ke tempat acara.
Papi.."Sapa Nanas yang membuatnya kaget.
Nanas?..kamu ngapain di sini?"tanya pak Remon
bukannya Nanas yang harus bertanya itu pada papi"Ucap Nanas malah bertanya.
Sudahlah terserah kamu.."jawab pak Remon sambil berlalu pergi meninggalkan Hotel.
Setelah selesai melangsungkan acara ikrar suci mereka berdua pun kini berniat beristirahat sejenak
Aldy...makasih ya karena kamu sudah menepati janji kamu"Ucap Marsya saat Aldy memasuki kamar Hotel yang sudah di sediakan.
Hemm...semoga hanya maut yang bisa memisahkan kita.."Jawab Aldy sambil mengecup kening Marsya.
Malam Resepsi pernikahan Aldy dan Marsya pun tiba kini Aldy dan Marsya pun tengah menikmati pesta mereka berdua.
Selamat ya bro semoga kalian menjadi pasangan yang bahagia dan takan terpisahkan...akhirnya lo yang duluan ke pelaminan"Ucap Haikal sambil memeluk Aldy.
Thanks ya bro..semoga kalian juga cepat nyusul ya"Jawab Aldy saat menyalami Laras.
Mereka berempat pun mengabadikan momen di atas pelaminan Aldy dan Marsya.
__ADS_1
Happy Wedding semoga kalian menjadi pasangan yang selalu bahagia ya"Ucap Nanas sambil menyalami mereka berdua.
iya makasih Nas..kamu juga semoga Lancar ya persalinan nya nanti"jawab Marsya sambil berpelukan.
Selamat ya Mas...akhirnya kalian bersatu juga"Ucap Dito yang di sambut pelukan oleh Aldy.
iya Makasih atas semua nya To...kamu adalah orang yang paling berjasa dalam hidup saya"jawab Aldy sambil berpelukan.
Setelah Aldy dan Marsya menggelar acara Resepsi yang cukup mewah dan akhirnya acara itu pun selesai yang membuat mereka berdua lega.
Akhirnya selesai juga ya dy..aku capek banget hari ini"keluh Marsya saat mereka berdua memasuki kamar Hotel.
iya sama aku juga...kamu tiduran aja dulu sana kalau aku udah gerah kepenge mandi "Ucap Aldy sambil memasuki kamar mandi.
Marsya pun hanya menganggukan kepalanya sambil menuju lemari untuk mengganti gaun nya.
Sya..."teriak Aldy dalam kamar mandi.
Iya..ada apa"sahut Marsya sambil membenarkan baju tidur yang baru saja dia kenakan.
Gimana aku mau mandi semua ruangan mandi nya kebanyakan taburan bunga"gerutu Aldy yang sudah mengenakan kaos dan boxer nya.
Ya ampun sayang kirain ada apa..ya nggak papa kita itukan pengantin baru harus wangi makanya di kasih taburan bunga"jawab Marsya menjelaskan.
Aku gak suka yang..mendingan aku mandi di kamarnya kakek aja"Ucap Aldy sambil berlalu menuju kamarnya Pak Martin.
Marsya pun hanya terdiam seolah sedang memahami sifat Aldy yang baru dia ketahui.
__ADS_1