Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 91


__ADS_3

Waktu jadwal Cek kandungan Marsya pun tiba dan kini dia pun tengah bersiap untuk segera pergi ke rumah sakit dengan rasa senang


karena dia dan Aldy sudah janjian untuk bertemu langsung di rumah sakit.


Marsya beneran Kakek gak perlu ikut buat nemenin kamu?"Tanya pak Martin memastikan.


Tidak usah kek makasih sebelumnya..lagian Aldy juga udah on the way ke rumah sakit pasti dia tepatin janjinya buat nemenin aku cek minggu ini"Jawab Marsya meyakinkan pak Martin.


ya sudah kalau begitu kamu hati hati ya tapi hari ini kamu di temani pak sopir dan satu body guard kakek"Ucap pak Martin sebelum Marsya Memasuki mobilnya.


Marsya pun menganggukan kepalanya sambil tersenyum dan segera bergegas pergi ke rumah sakit.


Sesampai nya di rumah sakit Marsya pun segera menuju lobby dan mencari sosok suaminya dengan di temani satu body guard pak Martin.


Aldy mana ya?apa dia belum sampai?"batin Marsya sambil menghubungi Aldy berkali kali.


kok gak di angkat?a mungkin dia sedang fokus nyetir"Ucap Marsya menenangkan dirinya sendiri.


To: Aldy +62888xxxxxxx


Sayang aku udah sampai duluan kamu masih dimana?aku tunggu di depan ruangan dokter kandungan ya..


Marsya pun segera menuju ruang tunggu setelah mengirimi Aldy pesan singkat.


Setelah mendapat antrian dari dua orang pasien


lain nama dirinya pun di panggil oleh salah satu perawat.


Nyonya Marsya putri Reynaldy istri dari Tuan Aldy Agung Wijaya silahkan masuk"Panggil perawat itu.

__ADS_1


sebelum memasuki ruangan pemeriksaan Marsya pun tak berhenti untuk menoleh ke belakang berharap Aldy segera datang untuk menemani nya.


Silahkan masuk nyonya"Ucap perawat itu lagi.


iya Makasih sus..oh iya nanti kalau suami saya tiba tolong segera suruh masuk ya sus"Ucap Marsya yang kemudian memasuki ruang pemeriksaan seorang diri.


Nyonya Marsya kok hari ini sendirian?"Tanya Dokter Firman.


Nanti suami saya nyusul kok dok.."Jawab Marsya yang mulai gelisah.


ya sudah kita mulai cek darah nya terlebih dahulu ya Nyonya"Ucap Asisten dokter Firman.


Setelah beberapa puluh menit berlalu dan Aldy pun tak kunjung datang hingga pemeriksaan kandungannya pun selesai.


Maaf nyonya sebelumnya dengan hasil pemeriksaan hari ini saya sampaikan bahwa kandungan anda kini semakin menurun perkembangannya


apa anda kurang asupan gizi yang seimbang atau apa banyak pikiran karena itu semua bisa menjadi penyebabnya"Ucap Dokter Firman menjelaskan.


ya sudah saya kasih resep vitamin nya dan di sini saya akan menambahkan catatan supaya suami dan keluarga anda bisa menjaga aktivitas anda"ucap Dokter Firman sambil menyodorkan kertas.


iya terima kasih dok..saya permisi"Ucap Marsya yang masih menahan air matanya.


pak Jon tolong tukar resep vitamin saya ke apoteker saya tunggu di mobil"Ucap Marsya sambil menyerahkan kertas dari dokter.


Siap Nona.."Jawab pak Jon yang langsung menuju apoteker.


Sesampai nya di mobil Marsya pun segera menghubungi Aldy berkali kali namun sayang panggilan telepon nya tak kunjung di jawab oleh nya.


setelah beberapa menit pak Jon pun datang dan segera menyerahkan beberapa vitamin kepada Marsya.

__ADS_1


Makasih pak Jon..ya sudah sekarang kita pergi ke rumah sakit pelita"Ucap Marsya dan pak sopir pun segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit pelita.


Sesampai nya di sana Marsya pun terkejut melihat mobil Aldy sudah terparkir di sana dan ternyata benar dengan apa yang di pikirkan dari tadi.


Kalian tetap di sini saja biar saya sendiri yang masuk"Ucap Marsya sang segera keluar dari mobil.


tapi Nona.."Jawab pak Jon namun Marsya sudah terlanjur masuk ke rumah sakit.


Setelah menanyakan ruangan Nanas dari resepsionis rumah sakit Marsya pun segera menuju ruang inap yang Nanas tempati.


betapa terkejutnya lagi dia saat melihat Aldy kini sedang menyuapi makan wanita lain di depan mata kepalanya sendiri.


jadi ini alasan kamu gak nepati janji kamu untuk kesekian kalinya aku capek dy terus mengalah demi orang lain bahagia"Ucap Marsya yang akan melabrak mereka berdua


namun langkah nya terhenti ketika salah satu perawat menyodorkan bayi untuk di susui oleh Nanas.


Marsya pun segera berbalik arah dan segera pergi untuk segera pulang dengan hati hancur melihat suaminya kini sedang bersama orang lain.


Nona ada apa?"Tanya pak Jon khawatir ketika melihat Marsya terisak.


Tidak papa..oh iya tolong saya minta semua kejadian hari ini jangan sampai Kakek tahu anggap saja tidak ada terjadi dan katakan Tuan muda datang menemani saya cek kandungan"Pinta Marsya sambil menyeka air matanya.


tapi Nona.."Ucap pak Jon namun terhenti oleh ucapan Marsya lagi.


Sudahlah kali ini anda sedikit berbohong dan tolong sekarang antarkan saya ke rumah papa saya


jadi kalian nanti langsung pulang saja karena malam ini saya akan menginap di sana"Ucap Marsya yang kemudian mereka berdua tak banyak bertanya lagi.


Jika pengertian membuatmu akan lupa tentang menghargai satu sama lain mungkin saat itu aku tidak akan memberikan sedikit pengertian ku untukmu

__ADS_1


karena kesabaran yang aku bangun selama ini hancur sudah oleh pengkhiatan janji yang kamu ingkari sendiri


dan sekarang aku hanya mendapatkan sebuah luka yang tak bisa aku utarakan sendiri dengan semua pengorbanan yang telah aku berikan"Ucap batin Marsya sambil tak berhenti terisak yang menumpahkan semua air matanya.


__ADS_2