
Setelah kepulangan Nanas Kakek Martin pun memberikan sebuah Nasihat kecil agar Aldy bisa mengubah sikap juteknya terhadap Nanas.
dy...Kakek rasa kamu terlalu jutek sama Nanas,harusnya kan kamu semakin akrab sama dia lagian bentar lagi dia akan jadi calon istrimu Loh"kata Kakek Martin.
Hemm..aku gak tau Kek karena kalau lagi deket dia rasanya aku kesel banget sama dia.."Jawab Aldy jujur.
jangan gitu dong dy...kamu harus bisa menghargai seorang wanita,rubahlah sedikit demi sedikit sikap tidak baikmu itu.."kata kakek Martin lagi.
Ya udah Kek..aku pamit pergi ke kantor ya.."kata Aldy malas membahas obrolan tentang Nanas.
iya..hati hati..jangan terlalu sibuk ya kerjanya bentar lagikan acara pertunangan kamu akan digelar."kata pak Martin lagi yang tak digubris Aldy setelah mencium tangannya.
Diperjalanan Aldy pun meluapkan kekesalan nya terhadap Nanas dia pun sesekali memukul setirnya sendiri.
tiba tiba handphone nya pun berbunyi tanda ada panggilan masuk dia pun segera mengangkatnya karena sudah menunggu kabar dari orang tersebut.
Hallo..bagaimana apa kamu sudah menemukan kabar soal Dito?"tanya Aldy pada orang suruhan nya.
Setelah mendapat jawaban dari salah satu orang kepercayaan nya dia pun memutuskan sambungan telepon nya.
Aldy pun mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju kantornya.
Ditempat Kediaman keluarga Pak Remon.
Pagi mih..sapa Nanas pada mami nya yang sedang berjemur di depan.
__ADS_1
Oh iya sus,apa papi sudah ke kantor?,"tanya Nanas pada perawat mami nya.
iya Nona..baru saja tuan pergi..,"jawab suster.
Oh..baiklah,kalau gitu Nanas masuk dulu ya mih"sambil mengecup kening mami nya.
Karena tubuh nya masih Kaku bu Siska pun hanya menjawabnya dengan sebuah senyuman.
Nanas pun memasuki kamarnya dan berniat segera Memasuki Kamar Mandi.
Namun langkahnya terhenti karena mengingat sesuatu pada Aldy ketika melihat dirinya di depan Cermin besar.
Al..maafkan aku bukan nya aku ingin memanfaatkan mu akan hal perjodohan ini tapi demi kebaikan calon anakku Nanti...
Aku yakin kamu akan menjadi Ayah yang baik dan mengasihi anak ku kelak ketika dia sudah Lahir ke dunia nanti..,"kata Nanas berbicara sendiri.
Seperti biasa Mobilnya pun diserahkan nya pada satpam di kantor Aldy untuk di parkirkan di tempat parkiran.
Selamat pagi pak.."sapa para karyawan kantornya sambil membungkukan setengah badannya.
Karena terburu buru Aldy pun membalasnya hanya dengan senyuman dan dia pun segera menaiki Lhif menuju ruangan nya.
Sesampainya di ruangan nya Aldy pun segera menelpon Sekretarisnya untuk memanggil Joy orang suruhannya untuk menemui dia diruangannya.
Setelah beberapa menit joy pun muncul di balik pintu dan segera memasuki ruangan Aldy dengan mengetuk pintu.
__ADS_1
Masuk..."kata Aldy.
Selamat pagi Mas..."sapa joy.
Pagi..silahkan duduk,apa kabar yang kamu dapatkan setelah kamu pergi sampai ke Sukabumi?"tanya Aldy tanpa basa basi.
Ternyata mas Dito tidak pulang sama sekali mas,kata ibunya dia masih bekerja di jakarta dan minggu lalu dia juga pernah menghubungi ibunya"jawab Joy.
Lalu apa kamu tau Dito sekarang kerja dimana?"Tanya Aldy seperti sedang mengintrogasi.
Saya sudah menemukan tempat kerja nya dan juga tempat tinggalnya yang baru ini alamatnya sudah saya catat"kata Joy sambil menyodorkan sebuah kertas.
Bagus..saya suka dengan cara kerja kamu Joy.."kata Aldy.
Lalu tugas apa lagi yang harus saya kerjakan berikut nya Mas..?"tanya Joy.
Untuk saat ini tidak ada Joy kamu boleh istirahat dulu saya kasih kamu Cuti 2 hari dan ini Bonus untuk kamu"jawab Aldy sambil menyodorkan amplop berisikan uang.
Terima kasih..banyak Mas,kalau begitu saya permisi"jawab Joy sambil berlalu pergi.
Ternyata orang suruhan Aldy untuk mencari informasi Tentang Dito adalah Karyawan baru dikantornya
Karena saat interview Joy mempunyai pengalaman Semacam Detektif disalah satu perusahaan swasta.
Meskipun Joy kini di tempatkan sebagai salah satu Purchasing di kantornya.
__ADS_1
Tapi Joy di suruh Aldy menjalankan Misinya harus menjadi Rahasia Mereka Berdua.