Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 51


__ADS_3

Setelah acara pertunangan nya berjalan dengan Lancar Aldy pun masih menunjukan wajah masamnya.


berbeda dengan Nanas yang menunjukan wajah gembiranya saat menyambut para tamu dari perusahaan keluarganya.


dari kejauhan Dito pun memperhatikan acara pertunangan Aldy dan Nanas dengan wajah yang tak bisa di artikan.


tiba tiba Laras dan Haikal pun menghampiri Aldy yang sedang kurang bersemangat.


hey..bro melamun aja harus nya kamu itu senang kan bentar lagi bakal maried?"goda Haikal.


hmm..."jawab Aldy.


Kak,Aldy kenapa sih kok wajahnya murung begitu?kakak sakit apa?"tanya Laras yang bingung dengan tingkah Aldy.


enggak papa kok Ras,aku baik baik aja cuman lagi kurang enak badan aja"jawab Aldy singkat.


hem..giliran Laras yang ngomong di sahutin tapu giliran gue aja cuman berdehem aja"protes Haikal.


belum Aldy menjawab ocehan Haikal tiba tiba pembawa acara memanggilnya untuk tampil di acara pertunangan Aldy dan Nanas.


ini dia penampilan Haikal untuk sang sahabat yang kini sedang berbahagia akan membawakan Lagu akustiknya"ucap pembawa acara tersebut.

__ADS_1


yang di sambut tepuk tangan meriah oleh tamu undangan Haikal pun segera menaiki panggung dan bersiap menyanyikan Lagu khusus untuk Aldy.


ketika Aldy sedang memperhatikan penampilan Haikal tiba tiba ada yang menepuk punggungnya dan memanggilnya.


Aldy..."kata pak Rey.


eh..pak Rey apa kabar?"tanya Aldy sambil menyambut pelukan pak Rey.


baik baik saya dy...Selamat ya atas pertunangan kamu dengan putrinya pak Remon"jawab pak Rey.


iya pak Gak papa...makasih juga udah nyempetin datang"kata Aldy.


eh Al..Selamat ya atas pertunangan nya dan mohon maaf atas insiden kejadian kemarin pasti sangat mengganggu persiapan kamu"sapa Marsya sambil mengulurkan tangan nya.


dari kejauhan Nanas pun memperhatikan keakraban Aldy dan Marsya saat mereka sedang mengobrol.


Dan Nanas pun berniat ingin menghampiri mereka berdua namun tiba tiba tangan nya ada yang menyeretnya kebelakang gedung.


ih tolong..ini apa apaan sih kamu siapa"teriak Nanas.


orang itu pun segera menutup mulut Nanas dengan tangannya karena orang orang sedang fokus dan terpukau akan penampilan Haikal

__ADS_1


jadi mereka tidak mendengar teriakan Nanas saat itu setelah sampai dibelakang gedung laki laki itu pun melepaskan dekapan tangannya.


Siapa kamu?yang sudah berani menculik ku?"tanya Nanas dengan emosi.


Laki laki itu pun tiba tiba membuka topi yang menutup Wajahnya dan langsung memandang wajah Nanas.


Di..Dito?apa maksudnya?"tanya Nanas kaget.


Maafin Aku Nas...seharusnya aku gak berbuat seperti itu barusan tapi aku pengen bicara sama kamu?kasih aku kesempatan?"kata Dito.


menurutku udah gak ada yang perlu dibicarakan lagi...dan aku udah bisa lupain kamu dan lihat sekarang aku udah di ikat janji


oleh laki laki yang bisa menerima aku apa adanya dan dia tidak akan pernah ninggalin aku tanpa alasan"ketus Nanas.


Maafin aku Nas...iya aku yang salah kamu pantas mukul aku kalau perlu kamu laporin aku ke polisi biar aku bisa menebus kesalahan aku sama kamu Nas"jawab Dito sambil bersujud di kaki Nanas dan meneteskan air matanya.


Dito..kamu gak perlu kaya gini aku udah maafin kamu kok dan sekarang kamu harus pergi sana jangan ganggu kebahagiaan aku Lagi"kata Nanas sambil berkaca kaca.


gak Nas...sebenarnya aku masih sayang sama kamu kasih aku kesempatan lagi untuk memperbaiki kesalahan aku"jawab Dito yang masih bersujud dikaki Nanas.


dari kejauhan Laras pun tak sengaja sedang memperhatikan dan mendengarkan Mereka berdua.

__ADS_1


itukan Mas Dito?kok kenal sama mba Nanas?"batin Laras.


__ADS_2