
Sudah hampir seminggu berlalu Namun pak Martin tak kunjung sadar dari koma nya tapi Aldy pun tak kenal Lelah untuk menemaninya di rumah sakit.
Haikal pun tiba tiba datang dengan membawa makanan untuk Aldy sahabatnya dan mereka berdua pun menikmati makanan itu di luar Ruangan pak Martin.
dy..."Ucap Haikal.
Hemm..."jawab Aldy Murung.
Apa yang sekarang lo pikirkan?"Tanya Haikal bingung melihat sahabatnya ini kembali murung.
Aku sekarang hanya bingung aja harus bagaimana,karena om Remon terus mendesak aku untuk secepatnya menikahi Nanas di depan Kakek karena Keadaan kakek kini semakin memburuk"Ucap Aldy sendu.
Apa?pak Remon...ingin mempercepat pernikahan kalian?apa gak Waras dia.."Ucap Haikal sedikit emosi.
Apa sebaiknya gue ceritain apa yang kemarin Laras bicarakan sama gue ya?tapi kata Laras ini momen belum tepat untuk membongkar semuanya"Batin Haikal.
Loh..kenapa kamu yang melamun sih?kan gue yang lagi Curhat"Ucap Aldy.
Eh...sorry bro gue terbawa suasana aja,,hehehe"jawab Haikal.
Di tempat Lain kini Nanas sedang pusing atas permintaan papi nya yang menyuruh dia untuk merayu Aldy supaya mau untuk secepatnya menikahinya.
padahal sebelumnya Nanas sudah merencanakan sesuatu untuk Lari dari perjodohan itu..
__ADS_1
Ting....
✉️1Pesan Masuk.
From:Dito
Nas,kita jadikan Dinner malam ini?aku On The Way ke Caffe Favorit duluan ya...
See you😘
Setelah membaca pesan singkat dari Dito Nanas pun mengembangkan senyumannya dan dia pun segera bersiap untuk menemui Dito pujaan hatinya.
Pi...aku keluar sebentar ya mau Hangout bareng teman"Pamit Nanas berbohong.
iya pi..Nanas jaga kok,bye pi"Ucap Nanas sambil berlalu pergi.
Setelah beberapa menit menempuh perjalanan Nanas pun sampai ke tujuan tempat mereka berdua janjian.
Hai..Sayang apa kabar?"sapa Dito sambil merangkul Nanas.
Baik Beb...Liat anak kita gerak tau aja kalau ketemu Ayah"Ucap Nanas sambil membalas pelukan Dito.
Setelah mereka berdua bertegur sapa akhirnya mereka berdua pun menikmati makan malam berdua dengan Romantis pasalnya Dito kini semakin Memanjakan dan mencintai Nanas setelah dia mengetahui Nanas sedang Hamil anaknya.
__ADS_1
Di tempat lain Haikal pun kini sedang menemui Aldy ke rumah kediaman pak Martin Karena Aldy kini sedang Ingin beristirahat dulu di rumahnya.
Dy..."Sapa Haikal.
Hem...tumben lo kesini bukannya super sibuk ya"Sindir Aldy.
Job gue hari ini Free kok makanya gue kesini dan ada sesuatu hal yang perlu gue sampaikan sama kamu Dy.."Ucap Haikal sembari duduk di samping Aldy.
Oh..Apaan emangnya wajahmu kok Seserius itu tumben"Goda Aldy.
Ini Serius dy..ini tentang Nanas dan Om lo.."Ucap Haikal menggantung.
Kenapa dengan Mereka?"Tanya Aldy penasaran.
Haikal pun menceritakan semua tentang Kelicikan Pak Remon dan Nanas terhadap Aldy dari awal sampai pak Martin bisa masuk ke rumah Sakit.
Aldy pun mendengarkan nya dengan seksama dan tanpa memotong obrolan Haikal sampai selesai.
Begitu Dy...tadinya aku gak akan kasih tau kamu sekarang sampai kamu tau sendiri tapi..Laras terus saja membujuk aku supaya secepatnya ngasih tau kamu"UcapHaikal setelah menjelaskan semuanya.
Kenapa gak Laras langsung yang ngasih tau ke Gue?"Tanya Aldy.
Dia gak berani katanya dy...Karena lo kan tau sendiri kalau pak Remon itu Mantan suami Bundanya"Jawab Haikal.
__ADS_1
Setelah berbicara dengan Haikal Aldy pun segera meraih ponselnya dan menelpon seseorang.