Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 76


__ADS_3

Ke esokan harinya dirumah kediaman pak Martin kini menjadi ramai karena Nanas beserta Dito menginap di rumah pak Martin.


Laras dan juga Bunda Ayu pun ikut serta untuk menginap dirumah pak Martin karena dia yang memintanya.


Pagi semuanya..."Sapa pak Martin senang melihat orang yang dia sayangi berkumpul meskipun tidak ada hubungan darah di antara mereka.


Pagi kek.."jawab Nanas dan Laras kompak.


Aldy tumben belum turun..Bunda dan suami mu mana Nas Ras.."Tanya pak Martin.


Bunda masih di dapur Kek"jawab Laras.


kalau mas Dito lagi di depan"jawab Nanas.


ya sudah kamu tolong panggilkan Aldy suruh segera turun untuk menikmati sarapan sama-sama"Ucap Pak Martin kepada Laras.


Siap kek..."jawab Laras sambil melangkah ke kamar Aldy.


Laras pun langsung mengetuk pintu kamar Aldy sambil memanggil namanya.


Kak Aldy...ayo kita sarapan"panggil Laras.


Namun tak ada jawaban dari Aldy hingga Laras berniat untuk memasuki kamarnya Aldy tapi sayang nya terkunci.

__ADS_1


Laras pun tidak curiga dengan kamar Aldy yang terkunci dari dalam hingga dia pun kembali ke bawah menemui pak Martin.


Kek..sepertinya kak Aldy masih tidur karena dia gak menjawab panggilan dari Laras"Ucap Laras.


kenapa kamu gak sekalian bangunin dia Ras..lagian juga udah siang gak seperti biasanya dia bangun telat"sahut Nanas.


iya kamu benar yang,gak biasanya mas Aldy bangun kesiangan aku harus mengeceknya"Ucap Dito sambil berlalu pergi menuju kamar Aldy.


Mas...Mas Aldy apa kamu baik baik saja?"Tanya Dito sambil menggedor pintu kamar Aldy.


Karena panik Dito pun segera mendobrak pintu kamar Aldy dan betapa terkejutnya dia setelah pintu kamarnya terbuka.


Astaga..apa yang terjadi kenapa berantakan sekali lalu dimana mas Aldy?"batin Dito sambil memasuki ruang kamar Aldy.


Astaga..Mas Aldy"teriak Dito yang sontak membuat mereka yang di bawah kaget oleh teriakan Dito.


Ada apa dengan Aldy?Ucap pak Martin sambil bergegas ke kamar Aldy.


Kak Aldy...Aldy..Al.."Ucap Laras,Bunda ayu dan Nanas secara bersamaan melihat Aldy yang kini terbaring kaku dengan bersimbah darah.


Ras tolong kamu panggil sopir dan siapkan mobil kita harus secepatnya pergi ke rumah sakit"Ucap Dito pada Laras.


Pak Martin pun kini langsung lemas melihat Cucu semata wayangnya kini terkujur kaku bersimbah darah dan Bunda Ayu pun segera membawa pak Martin ke kamarnya untuk beristirahat.

__ADS_1


Pa tenangin pikiranmu sekarang...papa harus yakin kalau Aldy akan baik baik saja"Ucap Bunda Ayu mencoba menenangkan pak Martin.


Setelah Dito membawa Aldy ke rumah sakit kini Aldy pun memasuki ruang IGD untuk memeriksa nya lebih lanjut.


Nanas dan juga Laras kini ikut mendampingi Dito dengan perasaan panik dan takut akan terjadi sesuatu pada Aldy.


Sayang kamu duduk aja di sana sama Laras biar aku yang nungguin Mas Aldy di sisi"Ucap Dito pada Nanas.


iya sayang..ayo Ras temani aku di sana"ajak Nanas.


Maaf untuk keluarga Mas Aldy Putra Wijaya"Ucap Dokter yang baru saja memeriksa Aldy.


iya saya kerabatnya dok..bagaimana keadaan nya sekarang?"Tanya Dito.


Dia sekarang mengalami kritis karena mengalami banyak kehilangan Darah akibat sayatan pada pergelangan tangannya dan dia kini akan menjalani perawatan yang intensif di ruang Icu


mohon keluarga nya untuk segera mengurus semua keperluan dan mengisi data diri korban ke meja pendaftaran"Ucap Dokter pada Dito menjelaskan.


Baik dok saya akan segera mengurusnya"Jawab Dito.


Aldy pun kini dibawa ke ruang Icu dengan beberapa selang yang sudah terpasang ditubuhnya


Nanas dan Laras pun sangat Syok melihat keadaan Aldy yang berwajah pucat dan lembab akibat kehilangan banyak darah dan menangis semalaman.

__ADS_1


__ADS_2