Mendadak Jadi Pangeran

Mendadak Jadi Pangeran
Episode 101


__ADS_3

Aldy dan Marsya pun segera memasuki kamar yang telah di pesan Aldy sebelumnya.


untuk apa kamu membawaku sampai kesini?"Tanya Marsya tak mengerti.


Kenapa kamu gugup seperti itu?kita itu masih resmi menjadi pasangan suami istri"Jawab Aldy menggoda Marsya.


Tidak..aku biasa saja"Ucap Marsya yang tak bisa menyembunyikan wajahnya yang sudah merah merona.


Kamu mau pergi kemana?apa kamu tidak merindukan suami tampan mu ini?"goda Aldy lagi yang membuat tubuh Marsya bergetar seketika.


Aku ingin pergi ke toilet"Jawab Marsya yang kemudian masuk ke kamar mandi.


Ada apa dengan dia dan kenapa pula tubuhku seakan merespon nya juga"Batin Marsya.


Setelah Marsya keluar dari kamar mandi Aldy pun segera menyerahkan gaun setengah lutut berwarna Navy.


Apa ini?"Tanya Marsya tak mengerti.


Siang ini aku akan bertemu dengan investor dari luar negeri dan aku ingin kau menemaniku untuk makan siang dengannya nanti"jawab Aldy santai.


Kenapa harus aku?bukankah kamu memiliki sekertaris di kantor mu?"Ucap Marsya ketus.


Apa aku salah meminta istriku untuk menemaniku bertemu investor besar?lagian kamu juga menikmati hasilnya"Ucap Aldy sambil mendekat ke tubuh Marsya.


Kapan?"Ucapnya gugup saat tubuh mereka kini sudah saling berdekatan.


Mungkin ini saatnya kamu harus mengetahuinya"Ucap.


Flash back...


Pa bagaimana keadaan Marsya saat ini"Tanya Aldy dari sebrang sana.


sekarang keadaannya semakin membaik tapi terkadang dia sering terisak menangis ketika dia sedang sendirian"Jawab pak Rey lewat sambungan telepon.


Apa sebaiknya aku kesana untuk menemuinya?"Ucap Aldy khawatir.


Papa rasa untuk saat ini kamu yang harus mengalah dulu dy,karena papa takut kalau dia bertemu lagi denganmu nanti akan membuat mentalnya terganggu lagi"Jawab pak Rey.


Ya sudah kalau begitu mungkin untuk saat ini aku titip dulu dia ya pa Maafkan aku yang sudah membuatmu kecewa


tapi aku akan bertanggung jawab untuk memenuhi semua kebutuhan nya


tapi aku mohon sama papa jangan beritahu dia aku takut dia tidak akan mau menerima nya"Ucap Aldy.


Baiklah terserahmu saja"Ucap Pak Rey yang kemudian mengakhiri sambungan telepon nya.

__ADS_1


Sesuai permintaan Aldy pak Rey pun memenuhi semua kebutuhan Marsya meskipun Marsya tak meminta nya.


Papa kok aku di belanjain online terus?lagian juga aku tidak terlalu memerlukan nya"Tanya Marsya lewat sambungan telepon.


Pasti semua barang itu dari Aldy"batin pak Rey.


oh iya kebetulan papa ingin memberimu sedikit kejutan sayang pakailah semua itu lalu pergilah jalan jalan ya sudah papa kerja dulu ya sayang"Jawab pak Rey dari seberang sana.


Hampir setiap minggu Aldy pun memesankan Marsya beberapa baju tas serta kebutuhan lain nya lewat aplikasi belanja online


yang membuat Marsya sedikit curiga pada Ayah nya itu tapi lagi lagi pak Rey pandai menutupi nya hingga pak Rey ingin meyuruh Aldy menyudahi nya.


Kebetulan sekali papa mengajak kita bertemu karena aku ingin menitipkan kunci mobil buat Marsya"Ucap Aldy sambil menyodorkan nya.


Sudahlah dy papa rasa Marsya tidak membutuhkan semua barang pemberian kamu dia kini sudah tidak terpuruk lagi


Maka dari itu saatnya kamu menemui nya lagi papa yakin dia akan memaafkan mu"Ucap pak Rey.


Maafkan aku pa..karena untuk saat ini aku yang belum siap untuk bertemu dan mengajaknya pulang"jawab Aldy sendu.


Apa alasan nya?"Tanya pak Rey.


Karena saat ini Nanas sudah tinggal di kediaman ku"Jawab Aldy sambil menunduk.


Tapi aku mohon sama papa tolong berikan ini untuk nya dan aku janji suatu saat aku akan menjemput nya"Ucap Aldy meyakinkan pak Rey.


baiklah papa pegang janjimu"Ucap pak Rey sambil menerima kunci mobil pemberian Aldy.


Flash back Off....


Jadi semua barang barang yang aku terima selama adalah pemberian darimu?"Ucap Marsya terkejut.


Aldy pun hanya menganggukan kepala nya sambil tersenyum.


Kamu maukan memaafkan ku?"Ucap Aldy sambil ******* b**** Marsya.


Tubuh Marsya pun bergetar seketika hingga membuatnya merespon serangan dari Aldy.


Setelah Aldy ******* semua B**** Marsya dia pun kini melepaskan B**** nya sendiri hingga nafasnya pun terengah engah.


hingga akhirnya Aldy pun menggendong Marsya ke tempat tidur karena sudah tak menahan hasratnya lagi


Aldy pun segera melucuti pakaian Marsya dan juga dirinya.


Dia pun segera mendekatinya dan mencium semua bagian T**** Marsya hingga Marsya tak bisa menolaknya.

__ADS_1


Setelah cukup lama Aldy pun segera memasukan K******** nya ke dalam V***** Marsya tanpa meminta persetujuan nya.


karena melihat tubuh Marsya yang sudah merespon dirinya membuat Aldy yakin kalau Marsya pun juga menginginkan nya.


Hingga Aldy pun menumpahkan semua cairan S****** kedalam V***** Marsya.


Karena kelelahan mereka berdua pun tertidur dengan saling berpelukan.


Sementara Marsel kini sudah berada di hotel yang sama karena rasa ingin tahu hubungan mereka dia pun memberanikan diri untuk melacak nomor ponsel Marsya lewat Aplikasi.


Apa ada yang bisa saya bantu"Ucap Resepsionis hotel ketika Marsel menghampirinya.


maaf Miss saya ingin bertanya apa Tuan Aldy putra Wijaya sedang berada di sini?"Tanya Marsel.


Namun Resepsionis hotel tidak memberikan informasi apapun tentang rasa pengetahuan Marsel dengan alasan ingin menjaga Privasi Costumer.


Aku yakin mereka ada di sini"Batin Marsel yang kemudian mengirimi Marsya pesan.


Ting....bunyi Nada pesan di ponsel Marsya yang membuatnya terbangun.


Astaga sudah jam berapa ini?"gumam nya sambil meraih ponsel nya.


✉️1Pesan Masuk.


From: (Marsel)+628993xxxxxx


Sya kamu dimana?apa Tuan Aldy tidak berbuat sesuatu padamu?


Bunyi pesan dari Marsel yang membuat Marsya mengernyitkan Alisnya.


Kenapa dia sangat posesif sekali?"batin Marsya tanpa berniat membalasnya.


Ketika dia ingin beranjak tiba tiba saja Aldy pun terbangun sambil bertanya dengan suara seraknya.


Sudah jam berapa sekarang?"Tanya Aldy dengan mata yang belum terbuka.


ini sudah pukul sepuluh lewat ayo bergegas mandi dan bersiap"jawab Marsya sambil melangkah ke arah kamar mandi.


Jadi kamu ingin mengajak ku mandi bersama?"Goda Aldy yang kini sudah beranjak dari tempat tidur.


Aku hanya mengingatkan saja jadi jangan salah paham"Ucap Marsya yang kemudian memasuki kamar Mandi.


Ya sudah aku akan tetap ikut mandi bersama mu meskipun kau tidak mengajak ku"jawab Aldy sambil menyusul istrinya.


Aldy..."Teriak Marsya terkejut karena Aldy yang tiba tiba saja memeluknya dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2